Maret 20, 2016

Mengungkap Rahasia Sukses Bisnis Keturunan Cina


Oleh : Yuliani Mardikawati Yang perlu diketahui dari ras cina, mereka gigih sekali kalau sudah berurusan dengan pekerjaan yang menyagkut bisnis berbeda sekali dengan ''Maaf'' Negara kita yang sedikit - sedikti selalu mengeluh baru sebentar bekerja sudah cape.
Kalau china mereka sangat gigih sekali dalam pekerjaan , Mereka pun dengan senang hati jika disuruh lembur kerja tanpa rasa keluh dan lelah.


Ada cerita lain mereka juga tidak suka hidup bermewah - mewahan karena itu juga sama dengan pemborosan.Pakaian yang mereka gunakan pun sederhana saja walapun pakain yang dipakai sudah kumuh dan merumur tua mereka tetap masih mengenakanyanya.Kalau kita warga indonesia baju seperti itu pasti sudah dijadikan lap meja atau alas keset untuk kaki.

16 PELAJARAN BISNIS
Tidak seperti 12 prinsip bisnis dan 12 pantangan bisnis, ke-16 pelajaran bisnis ini ditulis dalam tulisan Cina modern.Sama seperti keduabelas pantangan bisnis, keenambelas pelajaran bisnis ini bertindak mendukung 12 prinsip bisnis Tao Zhu-gong . pelajaran tersebut adalah sebagai berikut:
Pelajaran bisnis pertama: Dalam mengelola bisnis, diperlukan kerajinan, kemalasan akan menghancurkan segalanya. (sheng yi yao qin jin, lan duo ze bai shi fei)
Pelajaran bisnis kedua : Orang harus di hadapi dengan rasa hormat; temperamen pemarah dan sikap yang buruk akan benar-benar menghilangkan penjualan.
Pelajaran bisnis ketiga: Harga produk harus ditampilkan dengan jelas, harga yang samar akan menyebabkan perdebatan dan perselisihan (yi jia yao ding ming, han hu ze zheng zhi duo)
Pelajaran bisnis ini berhubungan dengan prinsip bisnis ke-4, kemampuan untuk mengorganisasikan (neng zheng dun)
Pelajaran bisnis keempat: Rekening harus di cek dengan teliti  dan dimonitor, kecerobohan dan kesilapan akan membuat modal tak bergerak (zhang mu yao ji cha, dai ze zi ben zhi)
Pelajaran bisnis ini berhubungan dengan prinsip bisnis ke-6, kemampuan menagih pembayaran (neng tao zhang). 
Pelajaran bisnis kelima: Produk harus ditata dan dipajang dengan baik, ketidakrapian akan menimbulkan kesan kadaluarsa dan rongsokan (huo wu yao zheng li, san man ze bi fei can)
Seperti pelajaran bisnis ke-3, pelajaran bisnis in juga berhubungan dengan prinsip bisnis ke-4, kemampuan mengorganisasikan (neng zheng dun)
Pelajaran bisnis ketujuh: Pembayaran harus dilakukan pada waktu yang sudah disepakati, penundaan akan menyebabkan hilangnya kredibilitas (qi yin yao yue ding, yan chi ze shi xin yong shi)
Pelajaran bisnis kedelapan: Kejadian yang tidak diharapkan harus dihadapi dengan tanggung jawab; mengabaikannya hanya akan mendatangkan lebih banyak kerugian (lin shi yao ze ren, fang qi ze shou hai da)
Pelajaran bisnis kesembilan: Sumber daya harus digunakan secara cermat; pemborosan akan mengikis kekayaan. (yong du yao jie jian, she chi ze yong tu jie)
Pelajaran bisnis kesepuluh: Penjualan harus dilakukan setiap saat; penundaan akan menyebabkan hilangnya peluang (mai mai yao  sui shi, ai yan ze ji hui shi)
Pelajaran bisnis kesebelas: Debitur harus benar-benar dicermati, memberi pinjaman tanpa seleksi akan mengakibatkan pengikisan modal (she qian yao shi ren, lan chu ze xue ben kui)
Pelajaran bisnis keduabelas: Yang baik dan buruk harus dapat dibedakan dengan jelas, kelalaian akan menyebabkan kekacauan dan kebingungan. (you lie yao fen qing, gou qie ze bi hu tu)
Pelajaran bisnis ketigabelas: Karyawan harus jujur dan tulus, karyawan yang licik dan tidak jujur akan menyusahkan pimpinan. (yong ren yao fang zheng, gui jue ze shou qi lei)
Pelajaran bisnis keempatbelas:  Barang-barang harus diteliti dengan baik; membeli dengan serampangan dan tidak berhati-hati akan menyebabkan harga menjadi turun. (huo wu yao mian yan, lan shou ze shou jia di)
Pelajaran bisnis ini jelas memiliki hubungnan dengan prinsip bisnis ke-9, kemampuan unggul dalam pembelian.
Pelajaran bisnis kelimabelas: Masalah keuangan harus diatur dengan bijaksana, kecerobohan akan menyebabkan masalah dan kesusahan ( qian cai yao qing chu,  hu tu ze bi dou sheng )
Pelajaran bisnis ini berhubungan dengan prinsip bisis ke-6, kemampuan menagih pembayaran (neng tao zhang). Kemampuan mengutip pembayaran baru merupakan salah satu bagian dari manajemen keuangan yang seimbang, sedangkan bagian lainnya adalah belajar mengendalikan dana secara bijaksana.
Pelajaran bisnis keenambelas: Pemimpin harus mantap dan tenang; kesembronoan dan ketergesa-gesaan akan menyebabkan kesilapan dan kesalahan (zhu xin yao zen ding, wang zuo ze wu shi duo).
Kisah contoh salah satu penguaha indonesia yang berasal dari Tiong Hoa yakni bapak Eka Tjibta Widjaja. Pada tahun 2011, menurut Forbes, ia menduduki peringkat ke-3 orang terkaya di Indonesia, dengan total kekayaan US$ 8 miliar, beliau merupakan pendiri sekaligus pemilik dari Sinar Mas Group, Bisnis utamanya adalah pulp dan kertas, agribisnis, properti dan jasa keuangan. Nama asli Eka Tjipta Widjaja adalah Oei Ek Tjhong, beliau dilahirkan pada tanggal 3 Oktober 1923 di China, Ia terlahir dari keluarga yang amat miskin. Ia pindah ke Indonesia saat umurnya masih sangat muda yaitu umur 9 tahun. Tepatnya pada tahun 1932, Eka Tjipta Widjaya yang saat itu masih dipanggil Oei Ek Tjhong akhirnya pindah ke kota Makassar
Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar