Jumat, Mei 20

Meniti Usaha From Zero to Hero

Meniti Usaha From Zero to Hero



Dewasa ini, adanya kemajuan di bidang teknologi hal apapun dapat diakses dengan mudahnya dengan internet, tidak menutup kemungkinan segala hal dapat kita lihat dan cari  baik mengenai riwayat hidup seseorang bahkan kisah sukses dibalik pengusaha-pengusaha yang banyak bermunculan saat ini. Dari pengalaman mereka kita bisa mempelajari langkah-langkah yang telah mereka ambil hingga sukses seperti sekarang ini, salahsatunya adalah Putri (25) yang memiliki usaha kopi Luwak Lanang. Pada awalnya ia bekerja dengan orang orang lain yang bekerja di bagian marketing, dan pergi ke kabupaten ke kabupaten untuk menawarkan produk perusahaannya. Kemudian disana ia melihat adanya peluang untuk membuka usaha kopi karena banyaknya warung kopi di setiap celah jalan Pulau Jawa terkhusus Jawa Timur dan rata-rata masyarakat Indonesia merupakan peminat dan penikmat kopi.

Sejak kecil, insting bisnisnya sudah kuat dan menyenangi dunia bisnis yang mana sejak TK sudah menyisihkan uang saku untuk ditabung. Ketika SMP pun berjualan gorengan pisang, berjualan snack, fashion, sepatu yang ditawarkan ke teman-teman kelas, bahkan tak jarang mendapatkan cemooh dan ejekan tetapi ia tetap berjualan dan tidak malu atas ejekan tersebut.

Untuk memulai usaha kopinya, Putri tidak memiliki banyak modal atau bisa dikatakan dengan modal seadanya, membuat bubuk kopi dengan system pinjem kopi yang kemudian ditawarkan ke warung-warung tempat sebelumnya ia menawarkan produk perusahaan sebelumnya, semakin banyak peminat kopi tersebut sehingga usaha nya pun semakin berkembang hingga saat ini. Usaha yang dijalani Putri tidak selalu berjalan mulus, ia pernah tertipu ratusan juta, tetapi ia tidak menyerah dan tetap melanjutkan usahanya, dan dijadikan sebagai pelajaran untuk kedepannya. Dari hal ini dapat kita lihat bahwa kerugian merupakan bagian dari dunia bisnis yang mana bisnis tidak selalu merasakan manisnya saja tetapi pahitnya juga.

Jadi, dalam melihat peluang dan jenis usaha, kita dapat mengenali kebutuhan pasar. Seperti halnya Putri yang melihat banyaknya warung kopi, sehingga ia berfikir untuk membuka usaha kopi namun yang berbeda dari yang umumnya, ia menjual kopi dari fermentasi kotoran luwak, dan dari beberapa merk kopinya memiliki jenis biji yang berbeda-beda, sehingga konsumen dapat memilih jenis kopi yang disukai dari pilihan yang ada. Konsumen nya pun tidak hanya lokal, tetapi juga sampai mancanegara, dan kini omset nya pun sampai ratusan juta per bulan.

4 komentar:

  1. Keren,kabar yg menarik untuk yg pengen jdi pengusaha muda.

    BalasHapus
  2. Terima kasihh, ini sangat membuat saya berfikir untuk jadi pengusaha.. bagus tulisannya

    BalasHapus