Kamis, Januari 12

BUSSINESS PLAN

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Saat ini banyak jenis makanan yang tersedia. Dari yang murah sampai yang mahal. Selera              masyarakat saat ini pun berbeda, masyarakat lebih memilih makanan yang cenderung unik dan        berbeda tetapi tetap menomor satukan rasa. Saya bisa mengembangkan bisnis La’Kue ini karena awalnya saya sangat menyukai makanan jenis kue dan saya juga sangat senang membuat kue dengan berbagai macam rasa dan bentuk. Kue tentu sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat umum. Kue makanan ringan yang biasa dimakan atau disajikan jika ada tamu, dari sinilah saya melihat peluang baik untuk berjualan kue. Harganya yang murah dan rasanya enak membuat kue memiliki banyak peminat. Belum lagi bentuk-bentuknya yang unik membuat kue semakin digemari. Selain itu kue juga bisa diinovasikan dengan campuran rasa-rasa adonan yang berbeda-beda seperti green tea, red velvet, blueberry, dan lain-lain. Dan juga varian toping yang banyak seperti oreo, kitkat,  astor, dan masih banyak lagi.                
Dengan landasan tersebut saya berniat untuk merintis usaha kue dan usaha   tersebut saya beri nama, yaitu: La’Kue. Dengan harapan masyarakat akan tertarik untuk membeli kue buatan saya dan mereka ketagihan untuk membelinya lagi, lagi, dan lagi.       

1.2.TUJUAN
·         Membangun usaha kue dengan berbagai varian rasa dan topping yang berbeda dan enak.
·         Memperoleh keuntungan dari penjualan kue.
.         Mengenalkan masyarakat akan kue dengan rasa yang enak dan berkualitas
1.3. VISI
Membuat masyarakat mencicipi kue yang enak dan berkualitas, serta berkesan di hati mereka.        
1.4.MISI
Meningkatkan rasa kue dari hari ke hari, sampai membuka toko kue yang terkenal dengan harga dan rasa yang semua kalangan bisa membeli.

BAB II
RINGKASAN BISNIS

2.1. PROFIL USAHA
                Nama usaha  : La’Kue
                Jenis usaha : kuliner
                Yang Dijual : berbagai macam jenis kue

2.2.  GAMBARAN AWAL USAHA

        Bisnis kue dengan varian rasa dan topping masih jarang ditemui di lingkungan masyarakat. Sehingga masih sedikit jumlah pesaing yang ada tetapi walaupun begitu saya akan tetap mementingkan kualitas dari kue saya agar nantinya para pelanggan saya tidak lari kepada           penjual kue yang lain karena ini juga merupakan bisnis pertama saya. Saya juga akan menjual kue dengan harga terjangkau yang nantinya semua kalangan masyarakat bisa menikmatinya.
 2.3.  GAMBARAN PRODUK

        Kue tidak memerlukan banyak bahan. Semua bahannya pun mudah di dapat dan harganya  terjangkau. Saya juga tidak akan menambahkan bahan-bahan yang memang tidak baik bagi       kesehatan dan dilarang. Saya akan membuat kue dengan adonan yang berkualitas tinggi sehingga bentuk dan rasa yang dihasilkan akan menarik dan enak untuk dinikmati. Saya pun memberikan inovasi dengan membuat kue berbagai varian rasa dan topping sehingga konsumen bisa merasakan kue berbeda dan konsumen tidak akan bosan. Selain itu konsumen juga bisa membeli varian rasa dan topping yang berbeda dalam satu loyang  cetakan.


2.4. GAMBARAN PERSAINGAN
        Bisnis kue masih sedikit pesaing di daerah saya. Namun saya juga tetap mengantisipasi adanya lonjakan   penjual-penjual kue. Tetap menomor satukan rasa agar konsumen tidak berlain hati ke penjual kue yang lain.


2.5. GAMBARAN PENJUALAN
        Saya akan menjual kue ini di depan rumah saya karena rumah saya tempat yang sangat strategis karena tempatnya yang ramai yang sering dilewati oleh masyarakat umum. Dari mulai anak-anak sekolah sampai karyawan-karyawan pabrik. Selain itu, saya juga akan mempromosikan bisnis saya ini memalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Path, dan Instagram yang saya miliki. Dan dapat melalui mulut ke mulut.



BAB III
ANGGARAN

3.1 PERENCANAAN KEUANGAN
        Modal awal keseluruhan Rp. 50.000.000,- namun modal ini sebenarnya lebih dari cukup. Saya akan menggunakannya sesuai kebutuhan dan sisanya akan saya gunakan kembali untuk modal berikutnya. Berikut adalah anggarang yg saya gunakan:

NO.
BAHAN DAN PERALATAN
JUMLAH
HARGA
1
Gerobak
1
Rp. 5.000.000,-
2
Bahan Baku Membuat Kue
Rp. 700.000,-
3
Loyang Cetakan Kue
2
Rp. 200.000,-
4
Panci Besar
1
Rp. 100.000,-
5
Mixer
1
Rp. 600.000,-
6
Kompor Gas
1
Rp. 400.000,-
7
Peralatan Lain-lain
Rp. 500.000,-
Total
Rp. 7.500.000,-

               3.2 PERKIRAAN KEUNTUNGAN       

        Usaha kue saya diperkirakan akan memperoleh keuntungan sebesar :
        Penjualan awal sebanyak 100 porsi dengan rata-rata penjualan Rp. 12.000,-/porsi
        100 x Rp. 12.000,- = Rp. 1.200.000,-
        Keuntungan : Pendapatan - Biaya produksi
        Rp. 1.200.000,-  -  Rp. 800.000,- = Rp. 500.000,-
        Pengembalian modal : Total biaya produksi : Laba usaha
        Rp. 7.500.00,- : Rp. 500.000,- = 15 kali produksi
        Jadi modal akan mengalami pengembalian modal pada saat produksi ke 15
BAB IV
PENUTUP
4.1 ANTISIPASI MASA DEPAN
        Sebagai pebisnis pemula saya harus selalu mengantisipasi hal-hal yang tudak diinginkan terjadi nantinya seperti penjual-penjual kue musiman. Saya harus memiliki strategi yang inovatif dan berbeda dari yang lainnya. Saya akan selalu mengembangkan keahlian saya dan memperbaiki cita rasa kue saya agar para konsumen selalu puas dengan kue saya. Saya juga akan selalu memperhatikan saran dan  kritik yang konsumen berikan.

 4.2 KESIMPULAN
        Demikianlah proposal usaha yang telah saya buat. Semoga proposal usaha ini dapat diterima dengan baik dan bermanfaat kedepannya. saya pun dapat segera mewujudkan usaha kue saya dan berharap usaha kue ini sebagai usaha awal saya dalam memulai suatu bisnis yang dapat meraih kesuksesan di masa depan.
        Kritik dan saran yang membangun selalu saya harapkan yang nanti dapat menjadi pedoman bagi saya dalam berbisnis kue. Karena saya tahu proposal ini masih jauh dari kata sempurna. Atas segala segala perhatiannya saya ucapkan terima kasih.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.