Jumat, April 7

Mari berkolaborasi, Bukan berkompetisi

@C17-Rifka


Dalam seminar yang dilaksanakan di Auaditorium Tower lantai 7 Universitas Mercu Muana pada 30 Maret 2017 lalu yang bertemakan Stop Competition, Start Colaboration, PT FBI (Formula Bisnis Indonesia) berbagi kepada Mahasiswa Universitas Mercu Buana kiat kiat yang menginspirasi dan mewujudkan ide kreatif menjadi bisnis yang sukses.

Sebagai sebuah perusahaan yang telah berdiri selama 8 tahun dan membantu memperkerjakan sebanyak 500 Orang, PT FBI mengajarkan kepada kami mengenai program kolaborasi Mercu Buana x PT FBI dari kutipan Chinese Proverb yaitu “Give a man a fish and you feed him for a day. Teach a man to fish and you feed him for a lifetime” yang memiliki arti “Memberi seseorang seekor ikan dan kamu memberinya makan untuk sehari. Ajari seseorang untuk mendapatkan ikan dan kamu memberinya kehidupan”. Dari kutipan tersebut PT FBI menjelaskan beberapa step program kolaborasi yaitu Train “How to fish”, Guide “Where to get the fish”, dan Accompany you “Until you get a fish” yang berarti PT FBI bukan hanya memberi ikan dan kail, namun juga melatih dan mengajarkan sampai kita bisa mendapatkan ikan sendiri.

Lalu apakah itu bisnis?
Bisnis adalah sebuah badan usaha komersil yang kegiatannya menghasilkan laba setinggi-tingginya, secara terus menerus dan tumbuh berkesinambungan. Sebuah bisnis pasti menghasilkan keuntungan. Jika tidak menghasilkan keuntungan maka tidak dapat disebut sebuah bisnis.

Time is money?
Sebenarnya lebih penting waktu daripada uang. Mengapa? Karena jika kita mempunyai waktu, kita bisa menghasilkan uang. Sedangkan jika kita mempunyai uang, kita tidak bisa mengembalikan waktu. Jika kalian dapat mengendalikan diri kalian maka kalian dapat mengefektifkan waktu kalian tula. Orang sukses dan gagal itu tergantung dari bagaimana cara kita memanage waktu.

Apa yang terjadi jika pondasi tidak kuat?
Jika pondasi tidak kuat maka akan menjadi rapuh dan rentan untuk hancur. Seperti sebuah perusahaan yang fundamentalnya rapuh, maka saat krisis sedikit perusahaan tersebut akan hancur.

Sebuah kutipan dari Seth Godin “Don’t find customers for your products, find products for your customers” yang memiliki arti “Jangan mencari pembeli untuk produkmu, carilah produk un tuk para pembelimu”. Jadi seorang pebisnis luar biasa selalu melihat keinginan marketnya terdahulu baru menciptakan produk. Bukan membuat produk lalu mencari pembeli yang ingin membeli produk tersebut.



Dari seminar yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam tersebut. Maka saya mendapat ilmu baru untuk bagaimana cara saya mewujudkan bisnis yang saya rencanakan sebelumnya yaitu “RUMAH KEJU”. Dari bagaimana langkah yang perlu dilakukan untuk menjadikan bisnis yang ideal, bagaimana menjadi leadership dari teori give a fish, teach how to fish, hingga kutipan terakhir mengenai kita sebagai pelaku bisnis harus melihat pasar dahulu keinginan market seperti apa. Semua materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan kerap akan saya terapkan saat memulai bisnis “RUMAH KEJU” yang saya rencanakan sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.