Sabtu, Juli 29

Kenapa Bisnis Pengusahan Cina Selalu Sukses?

@E34-Ahmad

Pedagang

Sekarang jika kita mendengar kata pedagang pasti yg terlintas dipikiran kita adalah orang cina. Kenapa karena hampir 70% pasar di indonesia dikuasai oleh orang2 keturunan cina sedangkan warga pribumi hanya 30% nya saja .
Sebagai Negara yg tingkat kosumsi masyarakatnya yg tinggi , seharusnya kita pun sebagai warga pribumi harus mencoba menjadi produsen, maka dari itu kita harus banyak2 belajar dari orang Cina. (Carilah Ilmu sampai ke Negeri Cina) yah benar pepatah tersebut sudah kita dengar dari jaman dahulu bahwa negara cina kaya akan ilmu pengetahuannya banyak barang yg kita gunakan adalah made in cina, bukan kita tidak bisa membuatnya namun ketidakmauan lah yg membuat produsen2 cina berkembang biak di indonesia. Dalam menjalankan bisnis banyak cara tidak formal dan tidak birokratis apapun akan dibuat semudah mungkin dan orang cina adalah orang yang sangat bekerja keras walaupun mereka sudah sukses namun kerja keraa itu menjadi dasar penting dlm berusaha orang cina. Mereka bukan penggila kerja tetapi mereka adalah pekerja keras jadi wajar apa yg meraka raih sebanding dengan usahanya filsafah bisnis orang cina “Pedagang yg jatuh akan merasa sakit namun rasa sakit itulah yg membuatnya bangkit”
Pada falsafah ini mengajarkan bahwa kita tidak mudah berputus asa
Apabila orang cina mengatakan berdagang ,mereka tidak akan berfikir panjang untuk melakukannya pengalaman dan kemahiran tidak penting karena semua itu dapat dipelajari. Mereka yakin bahwa selalu ada kesempatan di setiap rintangan kata gagal sepertinya sudah dihapus dalam kamus hidup mereka.orang cina melibatkan keluarga sejak dini adalah hal biasa. Bila seorang ayah membuka rumah makan, maka anak-anaknya ditugaskan menjadi pelayan, sedangkan istri menjadi kasir. Begitu anak beranjak dewasa, mereka sudah menguasai seluk-beluk bisnis di luar kepala dan menjalankannya tanpa canggung.Sebelum bisnis benar-benar sukses (dengan kata lain sudah kaya raya), orang Tionghoa terbiasa hidup sederhana, yaitu dengan cara menggunakan hanya 20 persen dari penghasilan mereka. Bila punya pendapatan Rp 10 juta, maka yang digunakan untuk biaya hidup hanya Rp 2 juta saja dan sisanya ditabung atau diinvestasikan. Orang cina pandai menjaga hubungan dengan pelanggannya. Hal sederhana yang acap dilakukan adalah memberikan hadiah kepada pelanggan. Meski tak selalu berharga mahal, namun tetap akan meninggalkan kesan baik bagi pelanggannya, sehinga mereka ingin selalu kembali ke toko tersebut.

Sumber     : http://www.pekalongankab.go.id/fasilitas-web/artikel/ekonomi/5009-menerapkan-rahasia-pengusaha-tionghoa.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar