Sabtu, Agustus 5

Hijab Designer Kreatif dan Inovatif

@E12-Adik
@Proyek C02 

            Kreativitas dan Inovasi merupakan hal yang sangat berkaitan dengan seorang wirausaha. Bahkan dapat dikatakan bahwa salah satu modal utama wirausaha adalah kreatif dan inovatif.
Mungkin muncul suatu pertanyaan di benak pembaca sekalian tentang perbedaan dari kreativitas dan inovasi. Dua hal tersebut memang sering digunakan bersama, dan bisa dikatakan bahwa kreatif merupakan partner dari inovatif.
Meskipun sering digunakan bersama, tetapi sebenarnya kreativitas dan inovasi memiliki perbedaan. Sebelum membahas perbedaan kreativitas dan inovasi, kita bahas terlebih dahulu tentang definisi dari dua hal tersebut.

Kreativitas
Menurut Zimmerer dalam Buchari Alma (2010) creativity is the ability to develop new ideas and to discover new ways of looking at p
roblems and opportunities. Sedangkan menurut Buchari Alma (2010) sendiri kreativitas adalah menghadirkan suatu gagasan baru bagi anda.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa kreativitas merupakan suatu gagasan / ide / pemikiran seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru.

Inovasi
Innovation is the ability to apply creative solutions to those problems and opportunities to enhance or to enrich people’s lives (Buchari Alma, 2010). Sedangkan menurut Carol Kinsey Goman dalam Buchari Alma (2010) inovasi adalah penerapan secara praktis gagasan yang kreatif.

Berdasarkan pengertian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa inovasi merupakan tindak lanjut kreativitas. Inovasi merupakan kemampuan untuk menerapkan atau mengimplementasikan sesuatu yang baru dan berbeda.

Beberapa tahun terakhir, jilbab atau hijab menjadi sesuatu yang kembali ngetren di Indonesia. Tadinya model jilbab itu biasa saja, sekarang kita bisa melihat semakin banyak wanita mengenakan pakaian muslimah yang tertutup sopan dengan warna dan model yang sangat fashionable. Semakin populernya hijab di industri fashion Indonesia salah satunya di pelopori oleh hijab designer Nanida Jenahara Nasution bersama komunitas Hijabers Community.

Jehan, panggilan akrabnya, mendirikan Hijabers Community (HC) pada 27 November 2010 yang memiliki berbagai kegiatan bagi muslimah dari pengajian, sharing, kegiatan sosial hingga hijab style. Selain itu, HC ingin membuka wawasan banyak orang mengenai hijab karena selama ini banyak yang menganggap hijab itu kuno dan membatasi penggunanya.

Wanita kelahiran 27 Agustus 1980 ini mewarisi darah desain pakaian dari bundanya, Ida Royani, yang juga merupakan artis terkenal. Sejak kecil, Jehan dikenalkan dengan berbagai jenis bahan kain, model pakaian dan diajak ke penjahit oleh bundanya. Desainer pakaian pun menjadi cita citanya. Lulus SMA, Jehan memulai cita citanya dengan mengambil kursus di Patter Design Esmond, lalu belajar di Susan BudiharjoFashion Design School. Awalnya Jehan ragu untuk memfokuskan diri pada desain pakaian muslimah apalagi untuk anak muda, karena saat itu, jilbab identik dengan ibu ibu. Seiring berjalannya waktu, Jehan pun mantap terjun ke fashion muslimah dengan gaya yang unik bagi muslimah muda.


Karya karya Jehan ditampilkan dan dijual di blognya jenahara-shop.blogspot.com dan jenahara.com, sehingga pasarnya sangat luas dari seluruh Indonesia. Kini Jehan memiliki berbagai butik di Jakarta, Cirebon, Surabaya, Samarinda, Padang, Makassar, bahkan sampai Malaysia dan Singapura. Tidak hanya di tanah air, karya kaya Jehan diapresiasi di Hongkong Fashion Week 2012, menjadi satu satunya busana muslimah yang ditampilkan di sana. Fashion muslimah tanah ai kini dikenal internasional, membawa wajah Islam yang semakin dapat diterima masyarakat.

Daftar Pustaka :
Buchari Alma. 2010. Kewirausahaan: untuk Mahasiswa dan Umum. Bandung: Alfabeta.
Mahendra Wisnu.2014.Pengusaha Muda Kreatif.jakarta
http://jenahara.blogspot.co.id/ diakses pada 05 agustus 2017
http://hijaberscommunity.blogspot.co.id/  diakses pada 05 agustus 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar