Sabtu, Agustus 19

Strategi Pengembangan Bisnis

http://www.astamediagroup.com/blog/5
Strategi pengembangan Bisnis
-Mengelola keuangan
Ada beberapa tips tentang cara mengatur keuangan dalam berwirausaha, terutama bagi mereka yang baru saja berposisi sebagai calon pengusaha atau pengusaha baru.

1. Memisahkan uang bisnis dan uang pribadi
Pemilik usaha juga berperan sebagai pekerja dalam usaha yang dijalankan. Oleh karena itu, pemilik usaha tetap harus memberikan alokasi keuntungan untuk menggaji dirinya sendiri.
2. Membuat rencana penggunaan uang
Modal bisa berupa uang atau selain uang. Untuk memulai usaha, ketersediaan modal memang sangat diperlukan. Modal uang biasanya digunakan untuk membeli bahan baku dan peralatan yang dibutuhkan untuk berjalannya usaha.
Saat telah mendapatkan keuntungan, penggunaan uang juga harus diperhitungkan meskipun untuk pengeluaran usaha.
Perencanaan penggunaan uang dilakukan untuk menghindari situasi kekurangan dana. Jangan menghamburkan uang meskipun posisi saldo kas berlebih.
3. Buku pencatatan keuangan
Sangat penting untuk punya rencana keuangan sehingga tidak kehabisan uang tunai dan harus menutup bisnis. Catatan keluar masuk uang secara riil. Isinya hanya catatan uang keluar dan masuk dari berbagai pos.

Strategi pengembangan Bisnis
-Mengelola keuangan
Ada beberapa tips tentang cara mengatur keuangan dalam berwirausaha, terutama bagi mereka yang baru saja berposisi sebagai calon pengusaha atau pengusaha baru.
1. Memisahkan uang bisnis dan uang pribadi
Pemilik usaha juga berperan sebagai pekerja dalam usaha yang dijalankan. Oleh karena itu, pemilik usaha tetap harus memberikan alokasi keuntungan untuk menggaji dirinya sendiri.
2. Membuat rencana penggunaan uang
Modal bisa berupa uang atau selain uang. Untuk memulai usaha, ketersediaan modal memang sangat diperlukan. Modal uang biasanya digunakan untuk membeli bahan baku dan peralatan yang dibutuhkan untuk berjalannya usaha.
Saat telah mendapatkan keuntungan, penggunaan uang juga harus diperhitungkan meskipun untuk pengeluaran usaha.
Perencanaan penggunaan uang dilakukan untuk menghindari situasi kekurangan dana. Jangan menghamburkan uang meskipun posisi saldo kas berlebih.
3. Buku pencatatan keuangan
Sangat penting untuk punya rencana keuangan sehingga tidak kehabisan uang tunai dan harus menutup bisnis. Catatan keluar masuk uang secara riil. Isinya hanya catatan uang keluar dan masuk dari berbagai pos.
4. Mengelola arus kas
Dalam sistem wirausaha, akan lebih bijak jika menjalankan usaha tidak hanya berpusat pada keuntungan semata. Pengelolaan dan manajemen keuangan meliputi pengelolaan uang modal, utang, piutang dan persediaan.
Agar usaha lebih berjalan sehingga arus kas terus bisa berputar, maka sistem penjualan lebih digenjot.
5. Mengontrol dan mengecek harta, utang dan modal
Pengecekan keuangan perlu dilakukan untuk mengatahui stok barang yang akan dijual kepada konsumen. Selain itu, perlu pula mengecek tagihan dari para supplier dan piutang dari para pembeli. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi tagihan macet atau pembayaran dobel.
Komitmen dan disiplin

Jika semuanya bisa dilakukan, maka pengelolaan keuangan berarti bisa berjalan sebagaimana mestinya. Meskipun bukan jaminan utama bisnis akan sukses dan berhasil, namun setidaknya sudah dikelola dengan baik, demi berjalannya usaha menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.
Hal penting agar usaha dan mengelola keuangan tersebut bisa berjalan adalah komitmen dan disiplin. Hal ini berhubungan dengan etos kerja, dan komitmen dalam menjalankan konsep keuangan usaha.

Sumber
Kompas.com


Dalam menjalankan usaha, ada hal yang lebih penting dibanding menciptakan produk, yaitu pemasaran produk dan jasa yang dilakukan dengan handal.
Bisa dikatakan, strategi pemasaran merupakan kunci berhasilnya penjualan suatu produk. Akan tetapi kualitas produk juga tetap perlu diperhatikan karena menjadi poin penting dalam pemasaran tersebut.
Setelah anda memastikan produk anda memiliki kualitas yang baik, ciptakanlah strategi pemasaran yang baik dan efektif agar prosesnya dapat berjalan dinamis dan terkontrol.

Strategi Pemasaran

Mengenali Pelanggan
Lakukan identifikasi terhadap target pasar anda. Misalnya, jika usaha anda bergerak dalam pemasaran fashion Korea, anda bisa membidik kalangan remaja yang identik dengan demam Korea.
Jika usaha anda bergerak dalam pemasaran sepatu wedges, anda bisa membidik para wanita dengan rentang umur 20-35 tahun. Identifikasi yang tepat dapat mempermudah anda dalam menyusun strategi pemasaran yang efektif dan menghindarkan anda dari pembuangan biaya dan waktu yang sia-sia.
Melakukan Promosi
Lakukan pengenalan produk/promosi kepada konsumen dengan cara yang kreatif. Sebisa mungkin, anda harus melakukan promosi yang konsisten dan terus-menerus.
Misalnya setiap kali anda bepergian, anda bisa membawa brosur dan pamflet berisi produk usaha anda untuk dibagikan kepada orang yang dituju, keluarga, rekan kerja, ataupun disebarkan di tempat-tempat umum. Bisa juga dengan membuat status mengenai produk usaha anda di sosial media.
Selain itu, amatilah bagaimana promosi yang diterapkan oleh para kompetitor. Jika promosi anda lebih menarik, silahkan melanjutkan. Namun jika promosi kompetitor jauh lebih menarik, segera siapkan promosi yang lebih unik, kreatif, dan menarik.
Satu lagi cara promosi yang dapat anda lakukan adalah dengan berpromosi dari mulut ke mulut. Tak dapat dipungkiri bahwasannya cara ini dapat menjaring pelanggan jauh lebih banyak. Dengan berbagai cara ini, anda dapat menemukan pelanggan dengan sendirinya.
Memilih Lokasi yang Strategis
Hal penting lainnya yang harus diperhatikan ialah pemilihan lokasi usaha. Anda bisa melihat contohnya lewat berbagai Bakery yang berdiri di sepanjang jalan yang sibuk dan dilalui oleh banyak orang.
Pemilihan lokasi tersebut merupakan salah satu strategi mereka untuk menjaring pelanggan. Karena itu, pilihlah lokasi usaha yang strategis dan tepat agar usaha anda dapat dijangkau oleh pelanggan.
Menggunakan Internet Marketing
Salah satu strategi pemasaran yang sedang gencar dilakukan ialah internet marketing. Dengan menampilkan produk usaha anda pada situs jejaring sosial, maka anda dapat mengetahui bagaimana selera konsumen dan apa yang mereka butuhkan. Semakin hari aktivitas jual beli melalui online shop semakin marak dilakukan.
Para konsumen cenderung ingin berbelanja dalam ruang yang lebih privat dan terhindar dari keramaian. Internet membuka pintu yang lebar bagi anda untuk berinovasi.
Anda dapat menampilkan produk usaha anda pada website, blog, facebook, dan situs lainnya, dengan memasang foto-foto yang sekiranya dapat menarik konsumen. Dengan menggunakan internet marketing da juga dapat berinteraksi secara langsung dengan konsumen tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Menjalin Hubungan yang Baik dengan Konsumen
Konsumen ialah raja. Slogan satu ini patut dipertahankan guna menjaga kelangsungan suatu usaha. Jalinlah hubungan yang baik dengan konsumen. Hubungi mereka untuk sekadar menanyakan testimoni mengenai produk usaha anda ataupun  menginfomasikan produk yang baru anda keluarkan, dan promo yang sedang berjalan.
Konsumen membutuhkan produk dan anda membutuhkan konsumen untuk orientasi keuntungan. Maka itu, terapkanlah simbiosis mutualisme dalam hal berbisnis.
Menjalin hubungan yang baik dengan konsumen merupakan kunci terakhir yang harus anda pegang untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis.

Sumber
http://www.astamediagroup.com/blog/5-strategi-pemasaran-untuk-meningkatkan-penjualan.html

Kewirausahaan dan lingkungan

Kewirausahaan dan Lingkungan Global
Perubahan lingkungan bisnis akan terjadi setiap saat, umumnya berupa gerak perubahan dari salah satu atau gabungan faktor-faktor lingkungan perusahaan, baik dalam skala nasional, regional maupun global. Sebagai dampaknya ada peluang bisnis baru, tetapi tidak menutup kemungkinan akan menjadi ancaman bagi beberapa bisnis yang sudah ada. Sebagai contoh, kasus teknologi SMS dapat mengancam/menghancurkan perusahaan POS.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh wirausahawan, baik yang bergerak dalam aktivitas lokal maupun global adalah terjadinya berbagai perubahan yang dipicu oleh perkembangan teknologi yang mencakup hal-hal sebagai berikut:
1. Produk-produk baru yang dilempar ke pasar oleh pesaing,
2. Perkembangan teknologi komputer dan informasi
3. Perkembangan teknologi barang substitusi
4. Berbagai penemuan baru
5. Adaptasi teknologi yang siap pakai
6. Strategi perkembangan teknologi nasional
7. Pengeluaran biaya R&D oleh perusahaan pesaing atau perusahaan-perusahaan di dalam satu industri
8. Siklus hidup suatu produk (product life cycle)
9. Terobosan-terobosan yang dapat meningkatkan produktivitas yang lebih baik di bidang input, pengolahan dan pemasaran
10. Berbagai ramalan pengembangan teknologi di masa depan

Beberapa hal tersebut di atas, dapat dipandang sebagai tantangan sekaligus dapat dijadikan kesempatan untuk membuktikan dirinya apakah mampu bersaing dengan kemampuan dan kapabilitas yang dimilikinya.

Sumber

 http://belajarkomunikasilagi.blogspot.co.id/2012/02/kewirausahaan-dan-lingkungan.html?m=1
4. Mengelola arus kas
Dalam sistem wirausaha, akan lebih bijak jika menjalankan usaha tidak hanya berpusat pada keuntungan semata. Pengelolaan dan manajemen keuangan meliputi pengelolaan uang modal, utang, piutang dan persediaan.
Agar usaha lebih berjalan sehingga arus kas terus bisa berputar, maka sistem penjualan lebih digenjot.
5. Mengontrol dan mengecek harta, utang dan modal
Pengecekan keuangan perlu dilakukan untuk mengatahui stok barang yang akan dijual kepada konsumen. Selain itu, perlu pula mengecek tagihan dari para supplier dan piutang dari para pembeli. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi tagihan macet atau pembayaran dobel.
Komitmen dan disiplin

Jika semuanya bisa dilakukan, maka pengelolaan keuangan berarti bisa berjalan sebagaimana mestinya. Meskipun bukan jaminan utama bisnis akan sukses dan berhasil, namun setidaknya sudah dikelola dengan baik, demi berjalannya usaha menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.
Hal penting agar usaha dan mengelola keuangan tersebut bisa berjalan adalah komitmen dan disiplin. Hal ini berhubungan dengan etos kerja, dan komitmen dalam menjalankan konsep keuangan usaha.

Sumber
Kompas.com


Dalam menjalankan usaha, ada hal yang lebih penting dibanding menciptakan produk, yaitu pemasaran produk dan jasa yang dilakukan dengan handal.
Bisa dikatakan, strategi pemasaran merupakan kunci berhasilnya penjualan suatu produk. Akan tetapi kualitas produk juga tetap perlu diperhatikan karena menjadi poin penting dalam pemasaran tersebut.
Setelah anda memastikan produk anda memiliki kualitas yang baik, ciptakanlah strategi pemasaran yang baik dan efektif agar prosesnya dapat berjalan dinamis dan terkontrol.

Strategi Pemasaran

Mengenali Pelanggan
Lakukan identifikasi terhadap target pasar anda. Misalnya, jika usaha anda bergerak dalam pemasaran fashion Korea, anda bisa membidik kalangan remaja yang identik dengan demam Korea.
Jika usaha anda bergerak dalam pemasaran sepatu wedges, anda bisa membidik para wanita dengan rentang umur 20-35 tahun. Identifikasi yang tepat dapat mempermudah anda dalam menyusun strategi pemasaran yang efektif dan menghindarkan anda dari pembuangan biaya dan waktu yang sia-sia.
Melakukan Promosi
Lakukan pengenalan produk/promosi kepada konsumen dengan cara yang kreatif. Sebisa mungkin, anda harus melakukan promosi yang konsisten dan terus-menerus.
Misalnya setiap kali anda bepergian, anda bisa membawa brosur dan pamflet berisi produk usaha anda untuk dibagikan kepada orang yang dituju, keluarga, rekan kerja, ataupun disebarkan di tempat-tempat umum. Bisa juga dengan membuat status mengenai produk usaha anda di sosial media.
Selain itu, amatilah bagaimana promosi yang diterapkan oleh para kompetitor. Jika promosi anda lebih menarik, silahkan melanjutkan. Namun jika promosi kompetitor jauh lebih menarik, segera siapkan promosi yang lebih unik, kreatif, dan menarik.
Satu lagi cara promosi yang dapat anda lakukan adalah dengan berpromosi dari mulut ke mulut. Tak dapat dipungkiri bahwasannya cara ini dapat menjaring pelanggan jauh lebih banyak. Dengan berbagai cara ini, anda dapat menemukan pelanggan dengan sendirinya.
Memilih Lokasi yang Strategis
Hal penting lainnya yang harus diperhatikan ialah pemilihan lokasi usaha. Anda bisa melihat contohnya lewat berbagai Bakery yang berdiri di sepanjang jalan yang sibuk dan dilalui oleh banyak orang.
Pemilihan lokasi tersebut merupakan salah satu strategi mereka untuk menjaring pelanggan. Karena itu, pilihlah lokasi usaha yang strategis dan tepat agar usaha anda dapat dijangkau oleh pelanggan.
Menggunakan Internet Marketing
Salah satu strategi pemasaran yang sedang gencar dilakukan ialah internet marketing. Dengan menampilkan produk usaha anda pada situs jejaring sosial, maka anda dapat mengetahui bagaimana selera konsumen dan apa yang mereka butuhkan. Semakin hari aktivitas jual beli melalui online shop semakin marak dilakukan.
Para konsumen cenderung ingin berbelanja dalam ruang yang lebih privat dan terhindar dari keramaian. Internet membuka pintu yang lebar bagi anda untuk berinovasi.
Anda dapat menampilkan produk usaha anda pada website, blog, facebook, dan situs lainnya, dengan memasang foto-foto yang sekiranya dapat menarik konsumen. Dengan menggunakan internet marketing da juga dapat berinteraksi secara langsung dengan konsumen tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Menjalin Hubungan yang Baik dengan Konsumen
Konsumen ialah raja. Slogan satu ini patut dipertahankan guna menjaga kelangsungan suatu usaha. Jalinlah hubungan yang baik dengan konsumen. Hubungi mereka untuk sekadar menanyakan testimoni mengenai produk usaha anda ataupun  menginfomasikan produk yang baru anda keluarkan, dan promo yang sedang berjalan.
Konsumen membutuhkan produk dan anda membutuhkan konsumen untuk orientasi keuntungan. Maka itu, terapkanlah simbiosis mutualisme dalam hal berbisnis.
Menjalin hubungan yang baik dengan konsumen merupakan kunci terakhir yang harus anda pegang untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis.

Sumber
http://www.astamediagroup.com/blog/5-strategi-pemasaran-untuk-meningkatkan-penjualan.html

Kewirausahaan dan lingkungan

Kewirausahaan dan Lingkungan Global
Perubahan lingkungan bisnis akan terjadi setiap saat, umumnya berupa gerak perubahan dari salah satu atau gabungan faktor-faktor lingkungan perusahaan, baik dalam skala nasional, regional maupun global. Sebagai dampaknya ada peluang bisnis baru, tetapi tidak menutup kemungkinan akan menjadi ancaman bagi beberapa bisnis yang sudah ada. Sebagai contoh, kasus teknologi SMS dapat mengancam/menghancurkan perusahaan POS.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh wirausahawan, baik yang bergerak dalam aktivitas lokal maupun global adalah terjadinya berbagai perubahan yang dipicu oleh perkembangan teknologi yang mencakup hal-hal sebagai berikut:
1. Produk-produk baru yang dilempar ke pasar oleh pesaing,
2. Perkembangan teknologi komputer dan informasi
3. Perkembangan teknologi barang substitusi
4. Berbagai penemuan baru
5. Adaptasi teknologi yang siap pakai
6. Strategi perkembangan teknologi nasional
7. Pengeluaran biaya R&D oleh perusahaan pesaing atau perusahaan-perusahaan di dalam satu industri
8. Siklus hidup suatu produk (product life cycle)
9. Terobosan-terobosan yang dapat meningkatkan produktivitas yang lebih baik di bidang input, pengolahan dan pemasaran
10. Berbagai ramalan pengembangan teknologi di masa depan

Beberapa hal tersebut di atas, dapat dipandang sebagai tantangan sekaligus dapat dijadikan kesempatan untuk membuktikan dirinya apakah mampu bersaing dengan kemampuan dan kapabilitas yang dimilikinya.

Sumber

 http://belajarkomunikasilagi.blogspot.co.id/2012/02/kewirausahaan-dan-lingkungan.html?m=1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar