Sabtu, Agustus 5

Inovasi dan kreatifitas menuju kesuksesan

Menurut Van de Ven, Andrew H., pengertian inovasi adalah pengembangan dan implementasi gagasan-gagasan baru oleh orang dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan dengan berbagai aktivitas transaksi di dalam tatanan organisasi tertentu. inovasi dalam berusaha diperlukan banyak inovasi inovasi yang membantu para pengusaha atau wirausaha dalam menjalankan sebuah perusahaan yang dijalani. Perusahaan-perusahaan saat ini banyak berlomba-lomba membuat inovasi yang dilakukan dari hasil riset riset atau survei terhadap pelanggan yang mana riset tersebut dilakukan dengan cara kuesioner atau survei dari para konsumen produk yang dibuat. Inovasi terdiri dari empat jenis, diantaranya penemuan, pengembangan, duplikasi dan sintesis.
Daya cipta atau kreativitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau anggitan (concept) baru, atau hubungan baru antara gagasan dan anggitan yang sudah ada. Kreativitas juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi Bagaimana suatu perusahaan dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.
Kreativitas dan inovasi sangat dituntut oleh perusahaan-perusahaan besar dalam produk yang diproduksi. Dalam berwirausaha juga diperlukan kreativitas dan inovasi untuk mengembangkan dan meningkatkan produk demi bersaing dengan para kompetitor yang juga melakukan atau menambahkan ide-ide kreatif bagi produknya. Inovasi yang dihasilkan harus dapat memenuhi ekspektasi pelanggan sehingga muncul rasa puas dari pelanggan yang menyebabkan pelanggan menjadi memilih produk kita. Kreativitas juga perlu ditambahkan dalam produk untuk menarik minat pelanggan kreativitas tersebut dapat berupa fisik maupun jasa yang berguna dan menarik perhatian pelanggan.
Dalam berbagai studi (misalnya Ghiselin, 1983) proses kreatif lebih ditempatkan sebagai salah satu aspek dari orang kreatif, dan bukan kriteria yang berdiri sendiri. Dimensi person sebagai criteria kreativitas seringkali kurang jelas rumusannya. Amabile (1983) mengatakan bahwa pengertian person sebagai kriteria kreativitas identik dengan apa yang oleh Guilford (1950) disebut kepribadian kreatif (Creative personality), yaitu “those patterns of traits that are characteristics of creative persons”.
Kepribadian kreatif menurut Guilford meliputi dimensi kognitif (yaitu bakat) dan dimensi non kognitif (yaitu mind, sikap, dan kualitas temperamental). Menurut teori ini, orang-orang kreatif memiliki ciri-ciri kepribadian yang secara signifikan berbeda dengan orang-orang yang kurang kreatif.
Ada beberapa ciri ciri yang perlu orang terapkan untuk menjadi seorang yang kreatif, antara lain: selalu memiliki pembaruan, memiliki suatu yang khas, apa yang dilakukan terencana, dan memiliki tujuan sehingga orang-orang yang memiliki jiwa kreatif akan mampu membuat produk yang dipasarkan laku.
menurut Prawirokusumo wirausaha adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumber daya untuk menemukan peluang (opportunity) dan perbaikan (preparation) hidup. Senada dengan  pendapat di atas, menurut Suryana, enterpreneur atau wirausaha adalah  seseorang yang memiliki kombinasi unsur-unsur (elemen-elemen) internal yang meliputi kombinasi motivasi diri, visi, komunikasi, optimisme, dorongan semangat, dan kemampuan untuk memanfaatkan peluang usaha.
Dalam konteks manajemen, peran fungsi kreativitas dalam proses inovasi merupakan pembangkitan ide yang menghasilkan penyempurnaan efektivitas dan efisiensi pada suatu sistem. Aspek penting dalam kreativitas adalah proses dan manusia. Proses berorientasi pada tujuan yang di desain untuk mencapai solusi suatu problem. Manusia merupakan sumber daya yang menetukan solusi.
Ada 2 sumber kreatifitas diantaranya :
1.         Imajinasi dan ide
Berdasarkan fungsinya, kapasitas mental manusia dapat di kelompokkan menjadi empat bagian, yaitu absortive, retentive, reasoning, creative. Imajinasi yang kreatif merupakan kekuatan yang tidak terbatas, misalnya meskipun seseorang yang hampir tidak pernah keluar rumah tetapi dengan menggunakan imajinasinya ia dapat melalang buana ke dunia sekitar. Imajinasi jauh lebih penting dari pada ilmu pengetahuan dan kekuatan murni dari pikiran manusia.

2.         Sifat Proses kreatif
Kreativitas adalah suatu proses yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan. Setiap orang Kreatif pada tingkat tertentu. Orang mempunyai kemampuan dan bakat dalam bidang tertentu dapat lebih kreatif dari pada orang lain. Hal yang sama juga dialami oleh orang yang dilatih dan dikembangkan dalam suatu lingkungan yang mendukung pengembangan kreativitas, mereka diajari untuk berfikir dan bertindak secara kreatif . Bagi pihak lain proses kreatif lebih sukar karena tidak dikembangkan secara positif dan jika mereka inginmenjadi kreatif, mereka harus belajar cara mengimplementasikan proses kreatif.
Sahlan Sulaiman, Wasman, Multi, 1998 Dimensi Sumber Kreatifitas Manusia. Bandung ,Sinar Baru .
Wikipedi.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar