Sabtu, Agustus 5

Kreatifitas dan Inovasi Berwirausaha

Oleh E14-Donni

Manusia adalah mahluk pilihan Tuhan yang memiliki potensi dan kemampuan yang begitu besar. Kekuatan nalar manusia merupakan salah satu keistimewaan yang membedakan manusia dengan mahluk lainnya. Karena dengan kekuatan nalarnya itu, ia bisa menemukan dan menciptakan hal-hal baru serta memperbaiki taraf hidupnya. Sejatinya, jika manusia memanfaatkan akal dan pengalamannya secara maksimal dan pantang menyerah, niscaya ia
mampu meraih kemajuan yang menakjubkan. Dalam kondisi semacam itu, kekuatan inovasi dan kreatifitas memiliki andil yang begitu strategis dalam mengubah kualitas hidup dan mewujudkan masyarakat yang dinamis.
Meski demikian, perlu kita ketahui pula bahwa inovasi dan kreatifitas tidak hanya terbatas pada persoalan sains dan teknologi. Ada banyak orang yang berhasil menciptakan inovasi baru dalam menyelesaikan persoalan pribadi dan kehidupan sehari-harinya. Kreatifitas semacam itu, sebenarnya bisa menjadi inspirasi dan ditularkan kepada orang lain. Selain itu, inovasi juga bisa dikembangkan untuk menyelesaikan persoalan di bidang kultural, sosial, ekonomi, dan politik. Sejumlah aktifis dan ilmuan dunia menjadi sukses lantaran berusaha mencari dan menerapkan metode baru untuk menyelesaikan problem ekonomi dan sosial yang mereka hadapi. Mereka lebih memilih mencari gagasan dan cara-cara baru ketimbang memanfaatkan metode konvensional yang telah ada, yang kadang tak begitu efektif menyelesaikan persoalan.

Hambatan dan Teknik Meningkatkan Kreativitas
dalam proses kreativitas terdapat hal-hal yang menghambat ataupun mendukung dalam diri seseorang.

1.         Hambatan kreativitas
Secara rinci, hambatan-hambatan kreativitas dapat dijelaskan sebagai berikut:
Ø    Hambatan psikologis
Hambatan ini membuat seseorang menjadi tidak bebas dalam mengeksploitasi dan mengubah gagasan, mengalami halangan dalam mengekspresikan kemampuan konseptual, dan kurang mampu berkomunikasi dengan baik
Ø  Hambatan budaya
Hambatan dalam hal budaya adalah adanya keseragaman berpikir atau “pemujaan” terhadap cara berpikir logis dan rasional. Hal ini akan menghambat penyelesaian yang bersifat intuitif atau menggunakan perasaan.
Ø  Hambatan lingkungan
Lingkungan sosial seperti sekolah, dimana guru-guru sangat khawatir untuk mencoba gagasan baru, akan menghambat kreativitas. Lingkongan fisik misalnya tata letak ruang kerja dapat diatur sedemikian rupa agar dapat mendukung suasana kerja yang produktif dan kreatif.
Ø  Hambatan bahasa berpikir
Kemampuan untuk memilih bahasa berpikir yang paling tepat untuk memecahkan masalah akan dapat menghasilkan pemecahan masalah yang amat kreatif.
Ø  Hambatan keterpakuan fungsional
Hambatan ini bersumber pada kebiasaan kita untuk memfungsikan peralatan, orang, ataupun teknologi hanya dengan satu cara
Ø  Hambatan kebiasaan memandang
Kebiasaan memandang suatu benda atau alat adalah suatu penghambat kreativitas.

2.      Teknik meningkatkan kreativitas
Cara-cara meningkatkan kreativitas dalam proses pemecahan masalah :
Ø  Perumusan masalah secara kreatif
Adalah usaha yang dilakukan untuk menghindar dari perumusan masalah yang sudah jelas. Dengan berpikir secara divergen dan bukan convergen dengan melontarkan pertanyaan baru maupun mencoba melihat dari sudut pandang yang berbeda agar memperoleh kemungkinan baru.
Ø  Bertanya dan bertanya
Jadi untuk membangkitkan kembali sikap bertanya adalah dengan melontarkan pertanyaan, tanpa perlu khawatir apakah pertanyaan yang kita ajukan salah satu karena pertanyaan tersebut orang lain menganggap kita bodoh.
Ø  Curah gagasan
Biasanya dipakai untuk memecahkan masalah yang kompleks oleh kelompok yang terdiri atas dua sampai tujuh orang.
Ø  Orang aneh
Maksudnya adalah memasukkan orang lain yang tidak begitu tahu tentang bidang pekerjaan atau bidang pengetahuan yang sedang dipecahkan masalahnya. Kehadiran orang aneh ini dapat memperluas kreativitas, karena ia akan memberikan perspektif dari sudut pandang yang unik atau tidak lazim.
Ø  Iklim kreatif
Pedoman utamanya adalah menciptakan suasana yang kondusif. Ini berati harus membuang semua hambatan terjadinya kreativitas, sekaligus menciptakan lingkungan fisik, psikologis, dan sosial yang kondusif untuk kreatif.

3.      Peranan Kreatifitas dalam Wirausaha

Mayoritas orang mengabaikan kreativitas karena dia tidak mengetahui manfaat kreativitas tersebut. Ada beberapa contoh pentingnya kreativitas yaitu: 
1. Dalam hidup ini tidak selalu mulus, kita terkadang berbenturan dengan masalah, namun kita harus cepat tanggap seberapa besar kemampuan kita untuk memecahkan masalah tersebut , dengan cara berfikir kreatif untuk mencari ide atau jalan keluar untuk memecahkan masalah tersebut . 
2. Dalam dunia bisnis persaingan adalah tantangan utama yang harus di hadapi , Untuk menghadapi persaingan dibutuhkan kreatifitas untuk menghasilkan ide - ide dan produk yang unggul dibandingkan pesaing kita . 
3. Kreativitas dalam mencari solusi, menghasil ide-ide terobosan, dan dalam menjalankan tugas .
4. Orang kreatif tidak pernah menyerah dan selalu memiliki alternatif ide  untuk masalah - masalahnya 
Arti Penting Inovasi dalam Kewirausahaan

 Ada lima jenis inovasi yang penting dilakukan pengusaha, yaitu :
1.      Pengenalan barang baru atau perbaikan barang yang sudah ada
2.      Pengenalan metode produksi baru.
3.      Pembukaan pasar baru, khususnya pasar ekspor atau daerah yang baru.
4.      Penciptaan/pengadaan persediaan (supply) bahan mentah atau setengah jadi baru.
5.      Penciptaan suatu bentuk organisasi industri baru.

Fungsi inovasi dari seorang pengusaha tentu saja dapat mengubah pasar dan “aturan main” yang sudah ada. Pengusaha yang dapat menciptakan jenis barang baru akan memberikan keuntungan bagi pasar sehingga lebih banyak terdapat pilihan bagi konsumen.
1. Menciptakan citra produk bisnis Anda
Faktanya, citra dalam bisnis bisa saja tercipta dari hal unik yang tak pernah terduga sebelumnya. Untuk itu, Anda dapat coba menampilkan hal unik di dalam produk bisnis Anda. Hal ini sangat ampuh untuk membuat produk bisnis Anda mudah dikenal dan semakin populer.
2. Konsumen dapat dengan mudah mengingat produk Anda
Dengan memberikan diferensiasi pada produk Anda, tentu bukan hal yang mustahil bila produk yang Anda tawarkan lebih mudah diingat oleh konsumen Anda. Perumpamaannya persis seperti saat Anda melihat fisik seseorang. Konsumen juga tentunya akan memberikan perhatian penuh pada sesuatu yang dapat menarik perhatiannya.

3. Harga produk yang ditawarkan dapat menjadi lebih tinggi
Dengan bermodalkan diferensiasi yang Anda tawarkan pada produk Anda. Konsumen tentu dengan senang hati tak akan keberatan bila harga produk yang Anda tawarkan menjadi lebih tinggi. Pasalnya, diferensiansi produk menciptakan nilai tambah bagi produk yang Anda tawarkan pada konsumen.
4. Produk yang ditawarkan lebih mudah bersaing di pasaran
Pembeda atau diferensiasi yang Anda ciptakan tentu otomatis memberikan keunggulan bagi produk Anda dibanding dengan produk lain. Maka dari itu, kehadiran diferensiasi tentu menjadi sebuah keharusan bagi setiap pebisnis. Hal ini tentu akan berujung pada kemudahan produk saat bersaing di pasaran.
5. Mengatasi pasar bisnis yang berada di dalam titik jenuh
Saat keadaan pasar berada dalam titik jenuh, tentu kehadiran inovasi berupa diferensiasi terhadap produk dapat kembali membangkitkan pasar yang tengah berada di dalam titik jenuhnya. Usahakan Anda melakukan pembaharuan terhadap produk bisnis yang Anda tawarkan dalam kurun waktu tertentu agar dapat mencegah kejenuhan di dunia bisnis. Adapun beberapa tahap dalam proses inovasi adalah sebagai berikut:
–          Melihat peluang. Peluang muncul ketika ada persoalan yang muncul atau dipersepsikan sebagai suatu kesenjangan antara yang seharusnya dan realitanya. Oleh karenanya, perilaku inovatif dimulai dari ketrampilan melihat peluang.
–          Mengeluarkan ide. Ketika dihadapkan suatu masalah atau dipersepsikan sebagai masalah maka gaya berfikir konvergen yang digunakan yaitu mengeluarkan ide yang sebanyak-banyaknya terhadap masalah yang ada. Dalam tahap ini kreativitas sangat diperlukan.
–          Mengkaji ide. Tidak Semua ide dapat dipakai, maka dilakukan kajian terhadap ide yang muncul. Gaya berfikir divergen atau mengerucut mulai diterapkan. Salah satu dasar pertimbangan adalah seberapa besar ide tersebut mendatangkan kerugian dan keuntungan. Ide yang realistic yang diterima, sementara ide yang kurang realistic dibuang. Kajian dilakukan terus menerus sampai ditemukan alternative yang paling mempunyai probabilitas sukses yang paling besar.
–          Implementasi. Dalam tahap ini, keberanian mengambil resiko sangat diperlukan. Resiko berkaitan dengan probabilitas  kesuksesan dan kegagalan, oleh karenanya David Mc Clelland menyarankan pengambilan resiko sebaiknya dalam taraf sedang. Hal ini berakaitan dengan probabilitas untuk sukses yang disebabkan oleh kemampuan pengontrolan perilaku untuk mencapai tujuan atau berinovasi.
Daftar Pustaka

http://sboplaza.com/5-alasan-pentingnya-melakukan-inovasi-dalam-berbisnis/ 5 Alasan Pentingnya Melakukan Inovasi Dalam Berbisnis ( Diakses 5 – 8 – 2017 )

http://ririe-ritonga.blogspot.co.id/2010/10/kreativitas-dan-inovasi-dalan-berwira.html KREATIVITAS DAN INOVASI DALAM BERWIRA USAHA ( Diakses 5 – 8 – 2017 )

BAB II: MEMBANGUN KREATIVITAS DAN INOVASI https://muhamadramadhan10.wordpress.com/2012/05/10/bab-ii-membangun-kreativitas-dan-inovasi/ ( Diakses 5 – 8 – 2017 )


Tidak ada komentar:

Posting Komentar