Senin, Agustus 21

Go-Jek



E20-Lina
Dibuat Oleh: Marselina Umasugi

Di Ibukota Jakarta saat ini sedang dijejali dengan pengendara motor yang menggunakan jaket berwarna hijau.
Mungkin hampir setiap jalan pasti ada satu atau dua orang yang menggunakan jaket dan helm hijau tersebut. Pengendara motor yang menggunakan jaket dan helm hijau tersebut adalah para driver gojek.

Apa sih GOJEK itu???

GOJEK adalah Perusahaan teknologi asal Indonesia yang menyediakan aplikasi layanan transportasi angkutan umum meliputi kendaraan bermotor roda 2 maupun roda 4. Perusahaan Gojek hanya perusahaan teknologi yang meluncurkan Aplikasi saja dan untuk kendaraannya sendiri adalah kendaraan milik mitra yang sudah bergabung di PT Gojek Indonesia. Dengan aplikasi Gojek calon penumpang dapat dengan mudah mencari diriver untuk menuju ke lokasi tujuan, sehingga kita tidak perlu menunggu waktu yang lama untuk mendapatkan transportasi yang diperlukan.

Sejarah Berdirinya Gojek
Gojek berdiri pada tahun 2011 oleh seorang pemuda yang sangat kreatif. Pendiri gojek bernama Michaelanglo maron dan Nadiem makarin. Mereka mendirikan sebuah perusahaan yang diberi nama PT Go-jek Indonesia. Perusahaan ini bertujuan untuk menghubungkan ojek dengan penumpang ojek. Mereka melihat para ojek pangkalan hanya menghabiskan waktu seharian dan belum tentu mendapatkan pelanggan. Jadi mereka membuat perusahaan ini, untuk membantu para tukang ojek mendapatkan penumpangnya dengan lebih cepat dan efisien. Sampai sekarang tujuan mereka memang terbukti ampuh. Tukang ojek harus lebih produktif supaya bisa mendapat penghasilan yang lebih banyak.


Untuk keuntungan, terdapat pembagian 20/80. 20% untuk kantor dan 80% untuk driver. Terkadang para driver gojek bisa mendapatkan 10 sampai 20 pelanggan setiap harinya. Apalagi gojek tak hanya melayani antar jemput orang saja. Tetapi juga bisa mengirim paket, memesan makanan dan masih banyak lainnya. Kelebihan dari gojek ini memang lebih banyak. Dari pendiri gojek ini, lahirlah sebuah system baru yang membantu kemacetan di Jakarta


Kenapa pilih ojek aplikasi seperti gojek?
sebagai pengguna jasa gojek yang mana saya sudah sepuluh kali order gojek kurang lebih( baik di jabodetabek maupun disemarang(cuma sekali) dengan jarak terjauh kurang lebih 12 km dan jarak terdekat 1,2 km ditambah dengan sekali pengalaman menaiki gojek dengan jenis motor nmax. kembali ke inti poin,pertama gojek memberikan harga yang fair dan kita tidak perlu melakukan tawar menawar harga. kedua, harga ojek aplikasi seperti gojek dan sejenisnya lebih murah. bicara soal murah, untuk wilayah jabodetabek jasa ojek online seperti ojek online ini tidak bisa disaingi harganya dengan ojek non aplikasi(karena tarif promo). untuk tarif non promo, saya pernah merasakan dan tarifnya tetap lebih murah yaitu gojek disemarang dengan jarak 10 km kurang lebih kena biaya 25 ribu.
Untuk wilayah yang non promo berpeluang dapat disaingi oleh ojek non aplikasi. Ketiga, sebagai costumer kita bisa request gaya berkendara driver gojeknya supaya safety, mayoritas abang gojek friendly dan ramah kok. Soalnya setelah sampai(order selesai), kita bisa memberi rating kinerja driver gojek. Jangan lupa beri 5 bintang jika anda puas.

Bagaimana dengan nasib opang alias ojek pangkalan (non aplikasi)?
Setahu saya, yang namanya opang alias ojek pangkalan diberikan hak istimewa(peluang diterimanya besar kemungkinan) untuk bergabung menjadi mitra ojek aplikasi. Akan tetapi tidak semua opang menyambut baik peluang tersebut. Dari opang yang kebetulan pernah saya gunakan jasanya dan kebetulan saya tanya-tanya tentang gojek, mereka menjawab tidak ingin bergabung dengan gojek karena alasan ingin flexible dan gak mau diatur atur, gak mau jauh-jauh dan ribet sama persyaratan. Tapi itu adalah pilhan bapak opang tersebut, mungkin karena ketidak tahuan informasi yang akurat. Tapi tidak semua opang mempunyai alasan seperti bapak opang diatas, banyak juga opang yang mau menjadi mitra gojek.  kalau gak salah opang jadi bisa double jek( bisa jadi opang dan ojek aplikasi sekaligus)
bicara soal flexible, coba deh tanya bang gojek yang sudah berpengalaman pasti jawaban mereka bisa flexible, narik bisa kapan saja. kalau 10 order terpenuhi bang gojek dapat gocap, untuk wilayah semarang(kalau gak salah) 5 order bisa dapat bonus gocap.

Pilih Gojek, Grab, Atau Uber? Ini Kelebihan dan Kekurangannya!




Tahun lalu kita masih sering naik kendaraan umum konvensional. Akan tetapi, saat ini hampir di setiap tempat kita bisa jumpai ojek online atau taksi online. Kemana-mana pun jadi lebih mudah, praktis, dan murah! Nah dari banyaknya penyedia jasa transportasi online, seperti Uber, Grab, atau Gojek, yang mana sih yang cocok untuk kebutuhan kamu? Simak yuk kelebihan dan kekurangannya!


GOJEK

Yup, Gojek bisa dibilang salah satu pioneer ojek online di Indonesia. Coba kita lihat dulu yuk!
Kelebihannya:
1. Asli buatan Indonesia! Aren't you proud, girls?
2. Proses pemesanan cepat.
3. Jenis pelayanan ada banyak sesuai dengan kebutuhan kamu (GoSend, GoGlam, GoFood, dan lain-lain)
4. Jika kamu punya keluhan via Twitter, admin Gojek siap merespon dengan cepat!
5. Driver Gojek sudah ada banyak banget, girls! Jadi kamu nggak perlu khawatir untuk nggak 
6. Kalau kamu malas menggunakan uang cash kamu bisa menggunakan Go-Cash! Simple banget!
7. Tarif sudah fixed price. Penambahan harga tarif hanya terjadi saat rush hour.

Kekurangannya:
1. Aplikasi ini sering error. Jika memasuki jam sibuk (rush hour), sistem aplikasi sering down dan kita nggak bisa memesan Gojek! Duh..
2. Untuk masalah kedisiplinan, para driver Gojek sering terlihat nggak memakai seragam, sehingga kita sering bingung, deh!

GRAB

Kelebihannya:
1. Aplikasi Grab jarang banget error! 
2. Semua driver memakai seragam. Kalau yang CG! perhatikan sih selama ini CG! belum pernah menemukan driver Grab yang nggak pakai seragam dan atribut.
3. Jasa Grab Car sudah banyak, jadi kamu nggak perlu menunggu lama.
4. Tarif yang ditetapkan sudah fixed price.

Kekurangannya:
1. Drivernya belum sebanyak Gojek.
2. Jika kamu memiliki keluhan, responsnya nggak begitu cepat.

 
UBER
Kelebihannya: 1. Armada UberTaxi sudah banyak.
2. Untuk jarak dekat, Uber lebih murah dibandingkan dengan penyedia jasa transportasi online lainnya.
3. Banyak banget promo dari Uber! 

Kekurangannya:
1. Jika sedang rush hour atau macet, tarif Uber akan naik.
2. Uber menggunakan argo berjalan sehingga terkadang harga yang harus dibayar melebihi estimasi.
3. Uber Motor masih sedikit untuk di daerah pinggiran. Siap-siap nggak dapet, deh...


Daftar Pustaka:

Anonim. 2016. http://www.kangojek.com/2017/02/sejarah-gojek-pendiri-gojek-call-center-gojek-layanan-gojek.html  Diakses tanggal 20 Agustus 2017


Dita, nia. 2016. https://alaniadita.com/2016/03/22/tentang-gojek-grab-uber/ Diakses tanggal 20 Agustus 2017

Anonim. 2015. http://www.gojakgojek.com/2015/08/perbedaan-gojek-dan-grabbike.html Diakses tanggal 20 Agustus 2017



Tidak ada komentar:

Posting Komentar