Selasa, Maret 27

Antara Bisnis Konvensional Dengan E-Commerce


KEWIRAUSAHAAN
Antara Bisnis Konvensional Dengan E-Commerce

@Startup-K04

Garibaldi @K21-Garibaldi
Idham Rizqi Fajri @K04-Idham
Aldiansyah Amir @K15-Aldiansyah Amir














UNIVERSITAS MERCU BUANA
2018


Abstrak
Perkembangan bisnis di era globalisasi saat ini menimbulkan persaingan yang cukup ketat. Setiap harinya muncul pelaku bisnis yang memperkenalkan bidang usahanya sehingga dunia bisnis semakin kompetitif. Perubahan yang luar biasa dalam persaingan, produksi, pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia dan penanganan transaksi antar perusahaan dengan pelanggan dan perusahaan dengan perusahaan lain, menyebabkan pengukuran kinerja perusahaan menjadi hal yang penting bagi manajemen untuk melakukan evaluasi terhadap performa perusahaan dan perencanaan tujuan di masa mendatang. Selain digunakan untuk menilai keberhasilan perusahaan, pemgukuran kinerja juga dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan sistem imbalan dalam perusahaan.
Bisnis online (E-Commerce) saat ini berkembang dengan pesat. Hal ini dikarenakan dengan berbelanja secara online membuat keterbatasan jarak, waktu, dan biaya dapat teratasi dengan mudah. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi seseorang untuk berbelanja online, mulai dari biaya yang lebih murah, kualitas jenis barang, kepercayaan, persepsi konsumen terhadap risiko, sampai dengan faktor lainnya.
Keyword: Bisnis, E-Commerce

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, telah menciptakan jenis-jenis dan peluang-peluang bisnis yang baru di mana transaksi-transaksi bisnis makin banyak dilakukan secara elektronika. Sehubungan dengan perkembangan teknologi informasi tersebut memungkinkan setiap orang dengan mudah melakukan perbuatan hukum seperti misalnya melakukan jual-beli. Perkembangan internet memang cepat dan memberi pengaruh signifikan dalam segala aspek kehidupan kita. Internet membantu kita sehingga dapat berinteraksi, berkomunikasi, bahkan melakukan perdagangan dengan orang dari segala penjuru dunia dengan murah, cepat dan mudah. beberapa tahun terakhir ini dengan begitu merebaknya media internet menyebabkan banyaknya perusahaan yang mulai mencoba menawarkan berbagai macam produknya dengan menggunakan media ini. Dan salah satu manfaat dari keberadaan internet adalah sebagai media promosi suatu produk. Suatu produk yang dionlinekan melalui internet dapat membawa keuntungan besar bagi pengusaha karena produknya di kenal di seluruh dunia.
Penggunaan internet tidak hanya terbatas pada pemanfaatan informasi yang dapat diakses melalui media ini, melainkan juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan transaksi perdagangan yang sekarang di Indonesia telah mulai diperkenalkan melalui beberapa seminar dan telah mulai penggunaannya oleh beberapa perusahaan yaitu electronic commerce atau yang lebih dikenal dengan E-Commerce, yang merupakan bentuk perdagangan secara elektronik melalui media internet. E-Commerce pada dasarnya merupakan suatu kontak transaksi perdagangan antara penjual dan pembeli dengan menggunakan media internet. Jadi proses pemesanan barang dikomunikasikan melalui internet.
Keberadaan E-Commerce merupakan alternatif bisnis yang cukup menjanjikan untuk diterapkan pada saat ini, karena E-Commerce memberikan banyak kemudahan bagi kedua belah pihak, baik dari pihak penjual (merchant) maupun dari pihak pembeli (buyer) di dalam melakukan transaksi perdagangan, meskipun para pihak berada di dua benua berbeda sekalipun. Dengan E-Commerce setiap transaksi tidak memerlukan pertemuan dalam tahap negoisasi. Oleh karena itu jaringan internet ini dapat menembus batas geografis dan teritorial termasuk yurisdiksi hukumnya.
Manfaat Penulisan
1.                  Dengan adanya artikel ini dapat memberikan kesempatan kepada penulis untuk membahas mengenai ilmu-ilmu yang diterima selama masa perkuliahan kedalam praktek lapangan.
2.                  Sebagai bahan informasi bagi pembaca apabila akan mengadakan penelitian lebih lanjut.
3.                  Meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang Langkah-langkah berbisnis antara konvensional maupun online. 
Rumusan Masalah
1.               Bagaimana pengertian e-commerce?
2.               Bagaimana contoh e-commerce?
3.               Apa perbedaan antara e-commerce dengan bisnis konvensional?

PEMBAHASAN
1. Pengertian E-Commerce
E-commerce adalah dimana dalam satu website menyediakan atau dapatmelakukan Transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“. E-commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading (perdagangan). Adapun pendapat mengenai pengertian E-Commerce bahwa E-commerce mengacu pada internet untuk belanja online dan jangkauan lebih sempit. dimana e-commerce adalah subperangkat dari E-Bisnis. cara pembayarannya: melalui transfer uang secara digital seperti melalui account paypal atau kartu credit Sedangkan, E-Bisnis mengacu pada internet tapi jangkauan lebih luas. area bisnisnya terjadi ketika perusahaan atau individu berkomunikasi dengan klien atau nasabah melalui e-mail tapi pemasaran atau penjualan di lakukan dengan internet. dengan begitu dapat memberikan keuntungan berupa keamanan fleksibililtas dan efisiensi. cara pembayarannya yaitu dengan melaui pembayaran digital secara E-Gold dan sudah di akui di seluruh dunia dalam melakukan transaksi online.
Pada umumnya pengunjung Website dapat melihat barang atau produk yang dijual secara online (24 jam sehari) serta dapat melakukan correspondence dengan pihak penjual atau pemilik website yang dilakukan melalui email.
Dalam prakteknya, berbelanja di web memerlukan koneksi ke internet dan browser yang mendukung transaksi elektronik yang aman, seperti Microsoft Internet Explorer dan Netscape Navigator. Microsoft dan Netscape, bekerja sama dengan perusahaan kartu kredit (Visa dan MasterCard), serta perusahaan-perusahaan internet security (seperti VeriSign), telah membuat standar enkripsi khusus yang membuat transaksi melalui web menjadi sangat aman. Bahkan, Visa dan MasterCard menyediakan jaminan keamanan 100% kepada pengguna credit cardnya yang menggunakan e-com.
Adapun proses yang terdapat dalam E-Commerce adalah sebagai berikut :
1. Presentasi electronis (Pembuatan Website) untuk produk dan layanan.
2. Pemesanan secara langsung dan tersedianya tagihan.
3. Secar otomatis account pelanggan dapat secara aman (baik nomor rekening maupun nomor kartu kredit).
4. Pembayaran yang dilakukan secara langsung (online) dan penanganan transaksi.

2. Contoh e-commerce
Banyak sekali yang dapat kita lakukan melalui E-Commerce yaitu :
1. Pembelian buku melalui online.
2. Pembelian elektronik melalui online.
3. Pembelian kendaraan melalui online.
4. Pembelian pakaian melalui online, dll.

3. Perbedaan Bisnis Konvensional dengan e-commerce
E-commerce : 
Menggunakan media internet sebagai penghubung jual beli.
Transaksi dilakukan tidak secara langsung tatap muka dan harganya tidak bisa ditawar seperti halnya contoh : Lazada.co.id, Amazon.com, Rakuten.co.id etc. mereka hanya memiliki discount untuk beberapa barang dengan ketentuan tertentu yang berlaku.
Pembayarannya menggunakan atm ataupun kartu credit.
Tidak bisa langsung menyentuh ataupun merasakan kualitas brang secara langsung hanya saja biasanya dijelaskan untuk jenis bahan ataupun barang yang akan dibeli oleh konsumen.
Karena sistem pengiriman biasanya biaya yang dikeluarkan untuk barang yang akan dibeli belum termasuk pajak untuk proses pengiriman (biaya pengiriman) sesuai dengan dimana konsumen itu tinggal.
E-commerce pembelanjaannya lebih mudah karena tidak harus keluar rumah atau datang ke toko untuk membeli barangnya dan bisa dilakukan dimana saja selama ada koneksi internet.
Konvensional :
Secara langsung datang pada toko yang dituju sesuai dengan daerah masing-masing konsumen.
Transaksinya dapat berupa cash ataupun menggunakan kartu kredit maupun debit.
Barang yang dibeli terlihat langsung dengan kasat mata dan masih bisa mempertimbangkan kualitas barang yang akan dibeli.
Karena langsung untuk membeli barang yang besar ataupun banyak konsumen harus membawa kenderaan yang lebih besar ataupun minta diantar kerumah seperti contoh : Lemari pakaian, Kulkas, dll.
Bila retailnya adalah eceran kecil konsumen dapat menawarkan dengan harga yang lebih murah untuk pembelian dengan jumlah banyak. Namun apabila dengan retail besar seperti supermarket mereka sudah mencantumkan harga pas untuk barang tersebut dan tidak dapat ditawar.

CONTOH KASUS
Anthony Fung
ANTHONY FUNG - CEO ZALORA

Pengalaman yang Menentukan
Sebagai orang yang telah mengenal Zalora dengan sangat baik, Anthony Fung memang memiliki kredit tersendiri bagi perusahaan e-commerce tersebut. Bagaimana tidak, pria yang telah menyelesaikan gelar Bachelor of Science dalam bidang Ekonomi dari Wharton, University of Pennsylvania ini sudah bertahun-tahun berkarir di Zalora.
Anthony sendiri memulai karir pada Agustus 2012 ‎hingga April 2013 di Zalora sebagai managing director Zalora Taiwan. Dari Taiwan, Anthony kemudian dipindahkan ke Zolora Indonesia dengan posisi yang sama. Dari pengalamannya bertahun-tahun inilah kemudian Anthony dipercaya oleh manajemen Zalora untuk menjadi Chief Executive Officer (CEO) Zalora Indonesia sejak 1 September 2015 silam dengan menggantikan posisi menggantikan Fredrik Thomassen.
Berfokus Pada Strategi Pelayanan Pelanggan
Sesaat setelah diangkat menjadi CEO, Anthony langsung memberikan sambutannya. Di hadapan awak media, pria yang masih terbilang muda ini menyatakan bahwa ia sangat terhormat untuk dipilih sebagai pemimpin Zalora Indonesia. Ia pun berjanji akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa membawa Zalora Indonesia terus berkembang di industri e-commerce ini.
Ketika ditanya tentang strateginya menjalankan Zalora Indonesia, Anthony menyatakan bahwa dirinya akan mencoba berfokus pada strategi pelayanan pelanggan.
Ciptakan Inovasi dan Pengalaman Belanja Online yang Menarik
Selain berfokus pada strategi pelayanan pelanggan, Anthony juga akan berusaha memperkaya brand produk yang ditampilkan dengan cara terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi. Dari kesempatan yang diberikan manajemen Zalora Indonesia untuk dirinya, Anthony juga akan membuat sebuah pengalaman #belanja online dengan baik kepada pelanggan. Hal-hal seperti mencari produk di Zalora, order hingga proses pengiriman akan menjadi titik fokus perhatian dari Anthony untuk menghadirkan pengalaman berbelanja yang menarik.
Lebih dari itu, Anthony juga menyatakan bahwa dirinya dan tim akan selalu mencoba sepenuh hati untuk memahami dan mengerti keinginan pelanggan. Keinginan pelanggan menurut Anthony memang sangatlah penting untuk dipahami.
Dari kesuksesan sebuah bisnis memahami keinginan pelanggan menurutnya akan membuat sebuah bisnis akan tumbuh berkembang ke depannya. Untuk mengetahui keinginan pelanggan bisa dilakukan dengan bertanya ke pelanggan tentang sebuah produk. Dari sini maka produk yang ditawarkan akan benar-benar menjadi dan sesuai dengan keinginan pelanggan.
Di bandingkan dengan Zalora di negara lain, Zalora Indonesia memang memiliki banyak sekali penawaran produk. Selain itu Zalora Indonesia juga memiliki banyak #komunitas. Maka dari itu dengan menanyakan keinginan pelanggan maka pembeli pun akan mampu mendapatkan yang terbaik.

Tips Sukses Mencapai Kesuksesan Karir dari Anthony Fung
Dalam kesempatan yang sama, Anthony menyampaikan beberapa tips sukses dalam pencapaiannya meraih posisi CEO Zalora Indonesia. Menurutnya, untuk sukses dalam berkarir, seseorang harus menerapkan lima sikap dalam bekerja yaitu pertama ia harus menyukai apa yang dilakukannya. Sebuah pekerjaan yang dilakukan dengan landasan senang dan suka maka pekerjaan tersebut tidak akan membosankan dan akan dilakukannya secara terus menerus.
Kedua, sikap berkerja untuk mencapai kesuksesan karir adalah memiliki sikap ambisius. Sikap ambisius di sini maksudnya adalah ambisi untuk memajukan industri yang digelutinya berkembang dengan pesat dan mampu berkompetisi. Tips ketiga adalah menaikkan standar dalam bekerja. Keempat adalah bekerja keras dan yang tips terakhir untuk bisa mencapai kesuksesan berkarir dari Anthony Fung adalah bersikap jujur kepada diri sendiri.
.
KESIMPULAN
Setiap ingin memulai suatu bisnis, baik online maupun tidak. Kita harus mempunyai pengetahuan tentang apa saja yang terdapat di dalam bisnis yang kita ingin jalankan. Salah satunya Bisnis Online, sudah banyak bisnis online yang ada dan tersebar di Indonesia. Tetapi tidak semua orang tahu tentang Bisnis Online.
Bisnis Online adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan (dalam bentuk uang), yang di jalankan secara online melalui media internet. Banyak peluang untuk memperoleh penghasilan dari Bisnis Online. Tapi bukan berarti memperoleh uang dari bisnis online sangat mudah. Anda harus mengetahui benar tentang bisnis online. Terlalu banyaknya Bisnis Online yang beredar di masyarakat, oleh karena itu kita harus berhati-hati dalam menentukan atau memilih Bisnis Online yang akan kita jalani. Karena tidak sedikit  penipuan yang mengatasnamakan Bisnis Online  di internet.
Banyak kelebihan dan kekurangan dari bisnis online. Tidak semua bisnis online dapat menghasilakan keuntungan. Kita harus cermat dalam pemilihan bisnis online yang akan kita jalani, karena saat ini tidak hanya satu bisnis online yang ada di Indonesia. Selain itu, banyak penipuan yang mengatasnamakan bisnis online.

DAFTAR PUSTAKA
http:/ E-Comerce/ruang-lingkup-electronic-commerce.html (diunduh pada tanggal 26 maret 2018)
Budi Untung, Hukum dan Etika Bisnis, ANDI, Yogyakarta, 2002
https://www.maxmanroe.com/anthony-fung-ceo-zalora-indonesia-yang-sukses-gapai-kesuksesan-berkarir.html (diunduh pada tanggal 27 maret 2018)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar