Rabu, Maret 7

Menghasilkan duit Tanpa Mengeluarkan duit


Motivasi Berwirausaha Mendapat Duit Tanpa Duit

Shovi Putri @J13-Shovi , Gina Fauzia @J20-Gina , Dewi utami @J29-dewi

ABSTRAK
Artikel ini bertujuan untuk mengajak dalam berwirausaha tak perlu mengeluarkan modal awal. Di era modern ini kita bisa saja berwirausaha dengan memanfaatkan internet yang ada disekitar kita.
Kata Kunci :
Sceptical zone, Susceptible zone, Online.

PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG
Pada era seperti sekarang ini sangatlah sulit untuk mencari sebuah pekerjaan dengan hanya mengandalkan ijasah yang cuma lulusan SMU dan SMP ataupun bahkan yang berijasah SD apalagi dengan nilai yang pas – pasan, atau yang sudah bekerja kadang juga sangatlah sulit untuk memenuhi kebutuhan kita sehari hari, dimana harga kebutuhan saat ini terus naik. Apalagi bagi kita yang masih duduk di bangku sekolah ataupun perguruan tinggi. Kita harusnya menyadari bahwa keadaan ekonomi sekarang ini amatlah sulit, dan juga mungkin bila kita masih punya saudara misalka adik atau kakak kita yang juga masih butuh biaya untuk sekolah. Untuk itu bagi kita yang masih sekolah atau kuliah, kita harus belajar giat untuk menghargai apa yang telah di berikan oleh orang tua kita. Mungkin bagi kita yang masih sekolah atau kuliah tidaklah cukup dengan hanya belajar giat dan melihat orang tua kita selalu bekerja keras, mungkin kita bisa membantu orang tua lebih dari itu bila kita mau berusaha dan juga bagi yang hanya berijasah minim dengan nilai pas-pasan janganlah berkecil hati bila kita sulit mendapatkan pekerjaan. Padahal masih banyak peluang didepan kita jika kita bisa memaksimalkannya kenapa tidak mencoba usaha sendiri?. Oleh karena itu tidak ada salahnya bila kita mencoba membuka sebuah usaha, dari pada mencari cari pekerjaan kesana kemari. Memang terkadang modalah yang menjadi penghambat dalam membuka sebuah usaha atau bisnis. Di era modern ini kita bisa berbisnis tanpa modal. Modal bukanlah alasan kita untuk tidak memulai berwirausaha karena kunci dari semua itu adalah kemauan untuk membuat perubahan dalam hidup kitadengan adanya kemauan sesulit apapun tantangannya kita pasti bisa menghadapinya.

2. PERMASALAHAN
Kurang duit atau bahkan tidak ada duit merupakan salah satu dari banyak faktor penghalang berwirausaha. “faktor penghalng adalah faktor-faktor yang menurun tekad untuk berhasil menjadi enterpreneur.”
Intensitas pengaruh faktor penghalang dan pengaruh faktor pembangun keinginan berwirausaha
Sceptical zone merupkan kedaan dimana calon enterpreneur memiliki intensitas pengaruh faktor penghalang yang lebih besar dari pada intensitas faktor pembangun. Memiliki intensitas faktor penghalang merupakan sebuah kewajaran bagi calon enterpreneur. Namun jika intensitas ini sudah terlalu tinggi akan menimbulkan dampak yang cukup serius. Yaitu usaha tidak akan berjalan.
Susceptible zone merupakan keadaan dimana calon enterpreneur memiliki intensitas pengaruh faktor pendukung yang lebih besar dari pada faktor penghalang, sehingga ia bisa memulai usahanya.
Untuk memulai usaha tanpa uang, calon enterprenuer haruslah memasuki susceptible zone dan memiliki intensitas faktor pendukung yang sangat tinggi.
Dua kondisi dalam masyarakat (MB, 2008)
1.      Orang yang punya uang numun tidak tahu harus diapakan
2.      Orang yang tidak punya uang namun punya konsep bagus untuk memutar uang dan melipatgandakannya.
Disini kita akan mencoba melihat kondisi kedua dengan  memanfaatkan daya yang non -uang yang dapat ditemukan dan jika dilihat dari peluangnya,sesuai dengan perkembangan zaman.



3. PEMBAHASAN

Disini  mari kita akan mencoba melihat kondisi dimana orang yang tidak punya uang namun mempunyai konsep yang tepat untuk memutarkan uang dan melipatgandakan uang.

sesuai dengan judul yang kami angkat yaitu bagaimana mendapatkan duit tanpa duit. Dengan luasnya dunia per-online an pada zaman ini, maka sangat tepat sekali kita menggarap duit dari online ini. Pada saat ini, dengan online maka dapat duit.

Bagaimana bisa?

Dengan riset yang menunjukkan jumlah pengguna Internet di Indonesia pada tahun 2016 adalah 132,7 juta user atau sekitar 51,5% dari total jumlah penduduk Indonesia sebesar 256,2 juta. Hal tersebut sangat membuktikan bahwa besar pasar yang tersedia dalam dunia online.

Mengapa dengan online termasuk sesuatu jenis usaha yang tidak menggunakan duit sebagai modal namun dapat menghasilkan duit?

Karena dengan online segala suatu jenis usahanya masih bisa tetap buka tanpa adanya sebuah toko, dengan online segala sesuatunya dapat berjalan tanpa adanya cost yang lebih untuk biaya lain-lainnya.

Selain itu, kondisi seseorang yang tidak mempunyai uang dalam memulai usahanya, bisa dimulai dengan menjadi reseller atau dropsipper toko online.

4. STUDI KASUS

Didah (32) warga Karawang, Jawa Barat yang keseharian hidupnya berjualan peyek ini mengubah hidupnya menjadi 180 derajat. Mengapa demikian? bermula dari Ia mendaftarkan diri menjadi seorang reseller di salah satu toko hijab online yang tidak sengaja Ia temui di jejaring sosial facebook milikinya. Menjual disekitaran teman rumahnya, sampai berhasil mendapkan konsumen dari luar negeri. Hal tersebut bisa Ia lakukan karena Ia melakukan online dalam memasarkan setiap produknya. Dari penghasilan puluhan ribu, sampai sekarang menembus omset hingga milyaran juta perbulan. “Ibu-ibu sambil dasteran, sambil ngurus anak, sambil ngurus rumah,  masih tetap bisa berpenghasilan kok..” ucapnya, Didah (32). Ia pun menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk sesegara mungkin Go Online, jika tidak maka Dying lah.

5. KESIMPULAN

Tidak mempunyai uang atau duit bukan alasan untuk tidak memulai usaha. Tersedia banyak cara untuk menghasilkan uang tanpa modal, seseorang yang giat berusaha dan pintar dalam memanfaatkan situasi sangat berpeluang untuk sukses secara cepat. Pada era ini, sukses bukan sesuatu yang diukur dengan lamanya seseorang bekerja atau seseorang yang sudah cukup usianya. Sukses pada era ini adalah orang yang sangat pintar dalam memanfaatkan situasi yang ada. Yaitu dengan online, seseorang yang saat ini ingin sukses namun menghindari online, yaitu seseorang yang mempunyai sangat kecil peluang untuk mendapatkan kesuksesan secara cepat.





 DAFTAR PUSTAKA

Istiyanto, A. Imam., dan Rakhman,Eries T. 2002. Faktor penghalang dan Faktor Pembangun  Keinginan Berwirausaha. Bandung. Jurnal  Manajemen Teknologi Vol.1, Juni 2002.

MB, Ariyanto.2008.  Modal Dengkul, Untung Sebakul. Jakarta:TransMedia

Waringin, Tung Desem. Financial Revolution. Jakarta. 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar