Selasa, Maret 13

Pola Pikir dan Pentingnya Motivasi Dalam Kewirausahaan Menuju Kesuksesan


Abstrak
            Artikel ini menjabarkan mengenai pentingnya polapikir dan motivasi dalam kewirausahaan.

Kata Kunci: Pola Pikir, Motivasi, Kewirausahaan, Kesuksesan

Pendahuluan
            Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk memberikan gambaran pentingnya pola piker dan motivasi dalam bidang kewirausahaan. Diharapkan dengan adanya artikel ini mahasiswa lebih memahami bagaimana pentingnya polapikir dan pentingnya motivasi dalam menggapai kesuksesan dalam bidang kewirausahaan.



Rumusan Masalah
·     Apa itu pola pikir?
·     Bagaimana pengertian pola piker manusia?
·     Bagaimana proses berkembangnya pola piker manusia?
·     Mengapa motivasi dianggap penting dalam mencapai kesuksesan dalam bidang kewirausahaan?

Isi
Pola Pikir
            Pola Pikir atau mindset adalah sekumpulan kepercayaan (belief) atau cara berpikir yang mempengaruhi perilaku dan sikap seseorang, yang akhirnya akan menentukan level keberhasilan hidupnya. Pola pikir kita (atau kadang-kadang disebut paradigm kita) adalah jumlah total keyakinan, nilai, identitas, harapan, sikap, kebiasaan, keputusan, pendapat, dan pola-pola pemikiran kita - tentang diri kita sendiri, orang lain, dan bagaimana kehidupan bekerja. Ini adalah saringan yang dengannya kita menafsir kanapa yang kita lihat dan alami. Pola pikir kita membentuk kehidupan kita dan menarik kepada diri kita hasil-hasil yang merupakan refleksi pasti pola pikir itu.
            Dalam kewirausahaan para wirausaha memiliki pola pikir yang berbeda dari pola pikir yang berbeda dari kebanyakan masyarakat umum. Menurut Neal Thornberry Pola pikir wirausaha melibatkan 10 kualitas antara lain:
1.   Memiliki Locus of Control internal
2.   Kesediaan untuk mengkaji orang yang lebih cerdas dari dirinya
3.   Konsistensi untuk selalu berkreativitas, membangun dan mengubah berbagai hal
4.   Dorongan yang kuat untuk peluang dan kesempatan
5.   Rasa urgenitas yang tinggi
6.   Rasa humor tentang dirisendiri
7.   Optimis
8.   Resilience (ketahanan)
9.   Perseverance
10.    Memiliki toleransi untuk ambiguitas

Pengertian pola pikir manusia
        Perkembangan pola pikir manusia adalah suatu proses dimana manusia memasuki masa yang baru.Rasa ingin tahu adalah ciri khas yang dimiliki oleh manusia. Manusia mempunyai rasa ingin tahu tentang benda-benda, seperti: bulan, bintang, dan matahari, bahkan ingin tahu tentang dirinya sendiri.
         Rasa ingin tahu ini tidak dimiliki makhluk lain, seperti batu, tanah, sungai dan angin. Air dan udara memang bergerak dari satu tempat ketempat yang lain, namun bergeraknya ini bukanlah atas kehendaknya sendiri, tapi akibat dari pengaruh ilmiyah yang bersifat kekal.
         Dan juga termasuk makhluk hidup seperti tumbuhan, sebatang pohon misalnya,menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan atau gerakan, namun gerakan itu terbatas pada upayanya untuk mempertahankan kelestarian hidupnya yang bersifat tetap. 
          Rasa ingin tahu hewan juga berbeda dengan rasa ingin tahu manusia, rasa ingin tahu hewan adalah rasa ingin tahu yang tetap sepanjang zaman atau yang Asimov (1972) disebut sebagai idl curiousity.
           Rasa ingin tahu manusia yang terus berkembang dan seolah-olah tanpa batas itu menimbulkan perbendaharaan pengetahuan pada manusia itu sendiri. Hal ini tidak saja meliputi kebutuhan-kebutuhan praktis untuk hidupnya sehari-hari, seperti bercocok tanam atau membuat panah atu lembing untuk memburu, tetapi juga berkembang sampai pada hal-hal yang  menyangkut keindahan.

Proses berkembangnya pola pikir manusia
        Pola pikir manusi terus berkembang sehingga menghasilkan beberapa teori, yaitu antara lain: 
1.      Antroposenrtis
            Antroposentris adalah teori yang menganggap bahwa manusia adalah pusat tata surya, teori tersebut dipakai oleh manusia purba atau primitif. Hal ini terjadi karena pola pikirnya berfokus pada egositas. Manusia sebagai makhluk yang berfikir memiliki hasrat “ingin tahu”, tasa ingin tahu manusia tersebut mendorong untuk melakukan berbagai kegiatan, yang bertujuan untuk mencari jawaban yang muncul berbagai persoalan yang ada dibenak pikiran mereka. Berbeda dengan rasa ingin tahu hewan, rasa ingin tahu hewan terbatas pada rasa ingin tahu yang tetap.
Kegiatan manusia dalam mencari jawaban atau pematahan masalah ialah:
1.      Penyelidikan langsung.        
2.      Penggalian hasil-hasil penyelidikan yang sudah pernah diperoleh orang lain.  
3.      Kerjasama dengan peneliti-peneliti yang lain juga yang sedang mematahkan persoalan    yang sama atau sejenis.                                                                                                          
            Rasa ingin tahu manusia terus berkembang tanpa batas, sehingga hal ini yang menyebabkan manusia berkembang, oleh sebab itu manusia dianggap sebagai pusat tata surya.
2.      Geosentris
                Geosentris adalah teori yang menganggap  bahwa bumi adalah pusat tatasurya atau alam semesta dan benda langit mengelilingi bumi. Teori ini dikemukakan dari abad ke 6 Sm, Gelelio (1564-1642) asal italia ini menggunakan teleskopnya yang  mutakhir ia mengemukakan penemuannya yang bertentangan dengan penguasa, bahwa ada 4 bulan yang mengelilingi yupiter  yaitu adanya adanya gunung-gunung di bulan, suatu bintik-bintik hitam , dan matahari yang sangat penting untuk menghitung kecepatan rotasi matahari, dan adanya milky way/bima sakti dan yang sangat menakjubkan adalah ditemukannya cincin saturnus.
            Empat ratus lima puluh tahun, setelah aristoteles adalah ptolomeus (127-157), mengemumkan pendapatnya yang patut dicatat bahwa bumi adalah pusat dari jagat raya, berbentuk bulat, diam setimbang tanpa tiang penyangga.Bintang-bintang menempel tetap pada langit dan berputar mengelilingi bumi sekali dalam 24 jam. Planet beredar melalui orbitnya sendiri dan terletak antara bumi dan bintang.



3.      Heliosentris

Heliosentris adalah teori yang menganggap bahwa matahari sebagai pusat tata surya. Copernicur,kaples,dan balelio merupkan pelopor ilmu pengetahuan modern dengan metode induksinya,dengan kesempurnaan alat terapungnya mereka menolak ajaran Aristoteles tentang geosentris dan sebagainya. Mereka beranggapan bahwa matahari sebagai pusat tata surya. 
Penemuan-penemuan mereka antara lain :
1.      Bulan mengelilingin bumi dan bumi mengelilingin matahari.
2.      Bumi beserta planet-planet lain beredar mengelilingin matahari melalui 
baris edar berbentuk elips.
3.      Matahari merupakan salah satu bintang dari milky way (bima sakti) yang beranggotakan miliaran bintang.
4.      Jagat raya ini tak terbatas.
 Sehingga perbedaan antara Geosentris dan Heliosentris yaitu, ada yang                           mengutamakan bahwa Geosentris adalah paling benar karena berdasarkan Al-Qur’an,bumi adalah satu-satunya planet yang didiami oleh makhluk hidup termasuk manusia sebgai khalifahnya jadi pusat semua aktifitas adalah Bumi. 
Tapi ada juga yang mengatakan bahwa teori heliosentris yang paling benar karna berdasarkan Alqur’an surat yusuf ayat 4 yang artinya “( ingatlah ketika yusuf berkata kepada ayahnya)”hai ayah ku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan; ku lihat semuanya bersujud kepada ku”.
 


Motivasi
            Motivasi adalah pikiran untuk menghasilkan dan melatar belakangi sesuatu yang akan diraih didalam berwirausaha atau menggapai tujuan hidup masing-masing individu yang mana merupakan dorongan dari dalam diri maupun dari luar diri seseorang untuk berbuat. Dalam berwirausaha dibutuhkan motivasi yang sangat kuat dalam menggapai sukses setidaknya terdapat tiga metode yang dapat dilakukan dalam menumbuhkan motivasi dalam berwirausaha yang antara lain:
1.   Dengan paksaan (by force)
2.   Dengan persuasi (persuasion)
3.   Dengan stimulasi (stimulation)

Kesimpulan
            Motivasi dan pola piker sangat penting dalam bidang kewirausahaan. Motivasi dan pola piker merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain dalam bidang kewirausahaan. Dalam mencapai kesuksesan dalam bidang wirausaha dibutuhkan motivasi yang  kuat serta pola pikir yang hebat sehingga kesuksesan dapat diraih.


Daftar Pustaka



Modul kewirausahaan UMB bab 3 KWH 1
susanto, Edi. "buku ajar alamiah dasar". pamekasan stain press. 2006

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.