Rabu, April 4

Sukses bermodal kreatifitas dan inovasi


@J01-Yuli; @J02-Endra; @J03-Oky; @Startup-J01; @Proyek-J01

ABSTRAK
Artikel ini bertujuan untuk menunjukan bahwa pada era globalisasi saat ini faktor waktu bukanlah suatu tolak ukur penting yang dapat menentukan sukses atau tidaknya seseorang, kini faktor tersebut dapat digantikan dengan dua faktor yang dapat mempersingkat jalan kita menuju kesuksesan,dua faktor tersebut adalah kreatifitas dan inovasi, buktinya banyak perusahaan rintisan yang dapat meraih sukses hanya dalam waktu beberapa tahun saja hanya dengan memanfaatkan kreatifitas dan inovasi.
Untuk itu ide-ide baru sangat diperlukan agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman saat ini dan dapat berkompetisi pada era globalisasi saat ini.
Kata Kunci : Era globalisasi, Kreatifitas dan Inovasi baru.

PENDAHULUAN
Banyak perusahaan-perusahaan yang dianggap sukses pada zamannya yang tidak dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan rintisan yang bahkan baru mengembangkan perusahaannya dalam kurun waktu dibawah 10 tahun tetapi justru dapat menarik minat pasar dan dapat bersaing dibidangnya. Hal ini terjadi karena perusahaan rintisan tersebut memanfaatkan suatu kreatifitas baru yang dapat menarik minat pasar yang sudah jenuh dengan kreatifitas lama yang bisa dibilang sudah ketinggalan zaman.
Untuk itu melalui artikel ini kami akan memberikan beberapa masukan agar anda dapat berfikir kreatif dan inovatif yang sesuai dengan era globalisasi saat ini.

PEMBAHASAN
Berikut kami paparkan hal-hal yang dapat membuat anda agar menemukan kreatifitas dan inovasi yang dapat membawa anda kepada kesuksesan pada era modern ini.

1. Membaca permasalahan masyarakat
Pada era 90an, orang-orang yang ingin berkomunikasi lintas daerah memerlukan waktu yang lama dengan berkirim surat kepada kerabatnya dan harus menunggu lama untuk dapat menerima jawaban dari saudaranya. Namun, semenjak internet semakin mudah diakses masyarakat, banyak aplikasi-aplikasi yang dapat menghubungkan  orang-orang dari penjuru dunia tanpa harus bertemu secara langsung. Dengan membaca permasalahan masyarakat kita dapat merumuskan suatu gagasan baru yang secara otomatis dapat menarik minat pasar yang ada karena masyarakat selalu mencari kemudahan yang dapat membuat kehidupan mereka dapat berjalan seefisien mungkin.

2. Mencari kekurangan dari lawan usaha anda
Masyarakat akan selalu mencari segala sesuatu yang dapat mereka gunakan untuk membuat kehidupan mereka seefisien mungkin dari sebelumnya. Untuk itu kesempurnaan sangat dibutuhkan dalam menarik minat pasar, usahakan saat kita membuat suatu produk  yang memiliki pesaing di bidang yang sama produk yang kita miliki harus beberapa tingkat lebih sempurna dari produk pesaing agar dapat bersaing di pasaran. Contoh dari pembahasan ini dapat kita lihat dari para produsen smartphone yang selalu berlomba-lomba untuk menciptakan produk tercanggih untuk menandingi produk pesaingnya.

3. Membaca tren yang akan terjadi
Dengan membaca tren yang akan terjadi kita dapat mempersiapkan produk yang akan kita pasarkan agar jauh lebih sempurna dibandingkan dengan merancang dan memasarkan produk saat tren tersebut mulai berlangsung karena bisa jadi pesaing kita juga sudah memiliki konsep produk jauh hari sebelum tren tersebut berlangsung. Contoh dari pembahasan ini dapat kita lihat dari menjamurnya bisnis online shop di Indonesia setelah melihat kesuksesan salah satu pelopor online shop yang mendapat respon positif dari masyarakat.

Kisah Pebisnis Sukses

Dr. John Stith Pemberton, seorang ahli farmasi lokal dari Atlanta, AS. Sebelum menemukan resep Coca-Cola, John S. Pemberton telah lama terobsesi menemukan obat sekaligus minuman yang bisa menyembuhkan berbagai keluhan. Akhirnya pada tahun 1886, dia berhasil menemukan formula sirup yang kemudian menjadi resep minuman Coca-Cola awal. Pada tahun pertama, bisnis tidak berjalan mulus. Meskipun memiliki potensi, minuman ini gagal mendapatkan tempat yang layak di pasar. Pada tahun 1887, Pemberton menjual hak formula Coca-Cola ke apoteker dan pengusaha Atlanta lain, Asa Candler, seharga $ 2.300. Karena pemasaran yang agresif dan ketajaman insting bisnis Asa Candler, pada tahun 1890-an Coca-Cola telah memantapkan dirinya sebagai salah satu minuman paling populer di Amerika Serikat. Awal abad ke-20 minuman ini mampu melintasi perbatasan negara untuk dijual di Kanada dan menjadi salah satu minuman terpopuler di dunia.

KESIMPULAN
Dengan bermodal kreatifitas dan inovasi yang terus menerus dikembangkan, sebuah usaha dalam bidang apapun dapat menarik minat pasar dengan cepat, namun kreatifitas dan inovasi tersebut tentunya harus digali terlebih dahulu melalui beberapa metode dan dipasarkan pada waktu dan kondisi yang tepat agar dapat mendatangkan keuntungan yang sebanyak-banyaknya.

DAFTAR PUSTAKA
https://www.biografiku.com/2011/09/biografi-john-spemberton-penemu-coca.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Coca-Cola
http://www.bppk.kemenkeu.go.id/publikasi/artikel/150-artikel-keuangan-umum/20308-menumbuhkan-kreatifitas-diri
https://www.dictio.id/t/bagaimana-caranya-mengembangkan-kreativitas/1418
https://www.ziliun.com/fenomena-budaya-inovasi-dan-kreativitas/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar