Rabu, Mei 30

Fungsi Sumber Daya Manusia, Operasi dan Produksi dalam Berbisnis



NAMA DAN KODE PESERTA:

RICHA FITAMALA, K01-Richa
ZOLASCHA MEIRIZA, K07-Zolascha
YOAN AULIA FAHIRA, K38-Yoan

KODE KELOMPOK: Startup-K01



Pembahasan


A. Manajemen Sumber Daya Manusia

Apa itu sumber daya manusia ?

Berikut ini pengertian SDM menurut para ahli :
  • Sonny Sumarsono (2003, hal : 4), Sumber Daya Manusia atau Human Recourcesmengandung dua pengertian. Pertama, adalah usaha kerja atau jasa yang dapat diberikan dalam proses produksi. Dalam hal lain SDM mencerminkan kualitas usaha yang diberikan oleh seseorang dalam waktu tertentu untuk menghasilkan barang dan jasa. Pengertian kedua, SDM menyangkut manusia yang mampu bekerja untuk memberikan jasa atau usaha kerja tersebut. Mampu bekerja berarti mampu melakukan kegiatan yang mempunyai kegiatan ekonomis, yaitu bahwa kegiatan tersebut menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan atau masyarakat.
  • Hasibuan (2003, hal : 244) Pengertian Sumber Daya Manusia adalah kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki individu. Pelaku dan sifatnya dilakukan oleh keturunan dan lingkungannya, sedangkan prestasi kerjanya dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya.

Fungsi dari sumber daya manusia dalam berbisnis.

Ada beberapa fungsi dari manajemen sumber daya manusia yang bisa kita cermati, diantaranya adalah:

1. Perencanaan (Planning)


Fungsi perencanaan manajemen sumber daya manusia adalah upaya sadar dalam pengambilan keputusan yang sudah diperhitungkan dengan matang mengenai hal apa saja yang akan dilakukan dimasa yang akan datang oleh perusahaan untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan.

2. Rekrutmen (Recruitment)


Schermerhorn menyatakan bahwa rekrutmen adalah sebuah proses penarikan kandidat untuk mengisi posisi yang kosong dalam organisasi.

Perekrutan yang efektif akan memberikan peluang kerja kepada orang orang yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang memenuhi kualifikasi dan spesifikasi dari pekerjaan.

3. Seleksi


Seleksi tenaga kerja merupakan proses untuk menemukan tenaga kerja yang sesuai dan tepat dari sekian kandidat yang tersedia.

Tahap pertama yang diperlukan setelah menerima surat lamaran adalah mempelajari riwayat hidup (curriculum vittae) para pelamar kerja.

Kemudian dari riwayat hidup dilakukan penyaringan antara pelamar kerja yang nantinya akan dipanggil dengan pelamar yang gagal dalam memenuhi standar kualifikasi.

Kemudian kandidat yang telah terpilih dipanggil untuk diuji baik tertulis, wawancara atau proses uji seleksi yang lain.

4. Orientasi, Pelatihan dan Penembangan

Pelatihan atau training adalah proses pembelajaran yang melibatkan perolehan suatu keahlian, peraturan, konsep maupun sikap supaya kinerja pegawai meningkat.

Bahkan pelatihan ini telah diatur dalam undang undang pada tahun 2003 yang menyatakan pelatihan kerja merupakan semua aktivitas untuk memberikan, mendapatkan, menigkatkan dan mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, kedisiplinan, sikap serta etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu yang sesuai dengan jenjang serta kualifikasi pekerjaan dan jabatan

Pengembangan atau development adalah upaya penyiapan individu untuk menanggung tanggungjawab yang beda ataupun lebih tinggi didalam perusahaan.

Hani handoko dalam bukunya pada tahun 2001 menyatakan latihan dan pengembangan merupakan hal yang berbeda.

Latihan bertujuan untuk memperbaiki penguasaan berbagai keterampilan dan tehnik pelaksanaan kerja tertentu, terperinci dan rutin.

Sederhananya, latihan untuk menyiapkan tenaga kerja guna melakukan pekerjaan - pekerjaan sekarang.

Sedangkan pengembangan memiliki lingkup yang lebih luas lagi dalam usaha memperbaiki serta meningkatkan kemampuan, pengetahuan, sikap ataupun kepribadian pekerja.

5. Evaluasi Kinerja


Evaluasi kinerja fungsinya tak kalah penting dari fungsi manajemen yang lain. fungsi evaluasi dan fungsi monitoring adalah berbeda dan terkadang sulit dipisahkan. dalam penyusunan sebuah sistem dan pembagian tugas, fungsi dan pembagian peran kadang kala tak semestinya perlu dipisahkan secara nyata.

Fungsi manajemen atas (puncak) contohnya, meliputi keseluruhan fungsi mulai dari planning hingga controlling.

Maka dari itu, evaluasi oleh pimpinan perusahaan sering dilakukan dalam rapat kerja, rapat pimpinan ataupun temu muka. fungsi evaluasi manajemen sumber daya manusia tidaklah berdiri sendiri, fungsi ini berhubungan erat dengan fungsi pemantauan dan fungsi pelaporan. fungsi evaluasi manajemen sumber daya manusia berguna supaya perusahaan tidak lagi melakukan kesalahan yang sama.

6. Kompensasi

Fungsi kompensasi adalah pemberian balas jasa secara langsung atau tidak langsung yang berbentuk uang ataupun barang kepada tenaga kerja (karyawan) sebagai bentuk imbal jasa dari perusahaan. prinsip dari kompensasi ialah adil serta layak menyesuaikan dengan tanggung jawab tenaga kerja dan prestasinya.

7. Pengintegrasian

Pengintegrasian merupakan aktivitas untuk menyatukan antara kepentingan perusahaan dengan kebutuhan para karyawan, sehingga menciptakan kerjasama yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

8. Pemeliharaan

Fungsi pemeliharaan adalah aktivitas untuk memelihara atau bahkan meningkatkan kondisi mental, fisik dan loyalitas pekerja supaya tercipta adanya kerjasama yang panjang.

9. Pemberhentian


Pemberhentian atau pemutusan hubungan kerja (PHK) adalah pengakhiran hubungan kerja perusahaan dengan tenaga kerja yang disebabkan oleh sesuatu hal yang mengakibatkan hak dan kewajiban berakhir antara pemberi kerja (perusahaan) dengan tenaga kerja.


B. Manajemen Operasi dan Produksi

Apa itu manajemen operasi dan produksi ?


Manajemen operasional adalah suatu bentuk dari pengolahan yang menyeluruh dan optimal pada sebuah masalah tenaga kerja, barang, mesin, peralatan, bahan baku atau produk yang bisa dijadikan sebuah barang atau jasa yang tentunya bisa diperjual belikan.

Apa itu manajemen produksi ?

srangkaian aktivitas yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output.


Perkembangan manajemen produksi terjadi berkat dorongan beberapa faktor yang menunjang yaitu:
a.      Adanya pembagian kerja dan spesialisasi
b.     Revolusi industri
c.      Perkembangan alat dan teknologi
d.     Perkembangan ilmu dan metode kerja

                Proses Produksi
Proses produksi dapat ditinjau dari 2 segi, yaitu:
a.     Berdasarkan kelangsungan hidup terbagi kedalam 2 bagian:
·      Proses produksi terus menerus (Continuous production)
·      Proses produksi yang terputus-putus (Intermiten Production)
b.     Berdasarkan teknik terbagi kedalam 4 bagian:
·      Proses ekstraktif
·      Proses analitis
·      Proses pengubahan
·      Proses sintesis


Ruang Lingkup Manajemen Produksi
a.     Perencanaan sistem produksi.
b.     Perencanaan produksi.
c.     Perencanaan lokasi produksi.
d.     Perencanaan letak fasilitas produksi.
e.     Perencanaan lingkungan kerja.
f.      Perencanaan standar produksi.


Fungsi Dan Sistem Produksi
Empat fungsi terpenting dalam fungsi produksi adalah:
1.     Proses pengolahan, merupakan metode atau teknik yang digunakan untuk pengolahan masukan (inputs).
2.     Jasa-jasa penunjang, merupakan sarana yang berupa pengorganisasian yang perlu untuk penetapan teknik dan metode yang akan dijalankan sehingga proses pengolahan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
3.     Perencanaan, merupakan penetapan keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan produksi dan operasi yang akan dilakukan dalam satu dasar waktu atau tertentu.
4.     Pengendalian atau pengawasan, merupakan fungsi untuk menjamin terlaksananya kegiatan sesuai dengan yang direncanakan, sehingga maksud dan tujuan untuk penggunaan dan pengolahan masukan (inputs) pada kenyataannya dapat dilaksanakan.


Daftar Pustaka

http://nichonotes.blogspot.com/2015/02/fungsi-tujuan-manajemen-sumber-daya-manusia.html

:http://humancapitaljournal.com/pengertian-sumber-daya-manusia/ 

http://www.ekomarwanto.com/2011/10/ringkasan-manajemen-sumber-daya-manusia.html

https://www.dictio.id/t/apa-yang-dimaksud-dengan-manajemen-operasi/13930

Tidak ada komentar:

Posting Komentar