Selasa, Mei 29

KEHIDUPAN BERMENAJEMEN


KEHIDUPAN BERMENAJEMEN


ABSTRAK
Hidup tetaplah membutuhkan rencana, setelah dijalankan. Semuanya tidak luput dari kata manajemen. Terutama kehidupan, kehidupan juga memerlukan manajemen, tanpa manajemen maka kehidupan tidak akan teratur.
Keyword: manajement, manajer, kewirausahaan, dan manajemen kehidupan

RUMUSAN MASALAH
·         Apa itu manajemen?
·         Apa saja tingkatan manajer?
·         Apa saja tingkatan ruang lingkup dalam manajemen?
·         Apa fungsi utama manajemen?

PEMBAHASAN
A.  Manajemen
Menurut Mary Parker Follet, manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Maksud dari definisi tersebut bahwa seorang manajer bertugas mangatur dan mengarahkan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan. Sedangkan menurut Ricky W. Griffin mendefinisikan sebagai prose perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolansumber daya utntuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien. 
1.      Dan tentunya dalam bermanajemen keefektifan dan efisiensian sangat diperlukan, untuk mendapat hasil yang baik.  Perlu diketahui, efektif memiliki 4 arti yaitu: Efektif berarti ada efeknya (memiliki pengaruh, akibatnya, kesannya)
2.      Manjur atau mujarab
3.      Dapat membawa hasil, berhasil guna (tt usaha dan tindakan)
4.      Mulai berlaku (tt undang undang).

Dan dapat disimpulkan arti secara keseluruhan adalah pencapaian tujuan secara tepat atau memilih tujuan yang tepat dari sejumlah alternatif, membuat keputusan yang tepat dan berhasil dalam mengimplementasikannya.
Sedangkan efisien terdapat 2 arti di dalam kamus besar bahasa Indonesia, yaitu:
1.      Tepat atau sesuai untuk mengerjakan sesuatu (tidak buang buang waktu, tenaga dan biaya)
2.      Mampu menjalankan dengan tepat dan cermat, berdaya guna ; bertepat guna dan sangkil.
Sehingga bedasarkan arti di atas bisa disimpulkan dalam ilmu manajemen adalah penggunaan sumber daya yang minim untuk mendapatkan hasil yang optimal (yang telah ditargetkan).

B.  Tingkatan-tingkatan manajer
1.      Manajer Lini: dikenal sebagai manajer operasional. Tugas dari manajer lini pertama adalah memimpin dan mengawasi pegawai non-manajerial yang ikut serta dalam proses produksi. Contoh: supervisor, manajer shift, manajer department, manajer kantor atau mandor.
2.      Manajer Menengah: tugas dari manajer menengah adalah sebagai sebagai penghubung antara manajer lini pertama dan manajer puncak. Contoh: manajer proyek, manajer pabrik, manajer divisi  dan kepala bagian.
3.      Manajjer Puncak: manajer yang bertugas merencanakan atau menyusun strategi organisasi atau perusahaan secara umum. Selain itu, manajer puncak juga bertugas mengarahkan jalannya prosedur yang sudah direncanakan.  Contoh: CEO (Chief Executive Officer), CFO (Chief Financial Officer), dan CIO (Chief Information Officer).


C.  Tingkatan Ruang Lingkup Manajer
1.      Manajer Fungsional: bertanggung jawab dan hanya focus terhadap satuu aktivitas organisasi, seperti manajemen keuangan, manajemen perkantoran, dan manajemen perbankan.
2.      Manajer Umum: bertanggung jawab atas semua aktivitas, seperti produksi, penjualan, pemasaran, dan keuangan, untuk sebuah organisasi perusahaan atau anak perusahaan.

D.  Fungsi Utama Manajemen
1.      Planning (perencanaan)
Suatu fungsi yang  digunakan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun strategi. Fungsi perencanaan harus mengkaji dan mengevaluasi berbagai rencana alternative sebelum memutuskan.
2.      Organizing (pengorganisasian)
Suatu fungsi yang bertujuan mangatur sumber daya manusia dan fisik (tenaga manusia) agar bisa menjalankan semua rencana yang sudah ditetapkan di awal. Selain sumber daya manusia dan fisiknya, fungsi ini juga mengelompokan alat, tugas, dan wewenang.
3.      Directing  (pengarahan)
Fungsi yang bertujuan menciptakan suasana kerja yang dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien. Dan tugas lainnya yaitu: membimbing, dan memberi motivasi kepada para pekerja.
4.      Controlling (pengendalian/pengawasan)
Fungsi pengendalian yang berpatokan pada standar yang sudah ditetapkan, dan juga melakukan perbaikan apabila dibutuhkan. Selain itu, fungsi ini juga digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan dan target.

KESIMPULAN
Kehidupan tidak akan jauh dari yang namanya manajemen, manajemen perlu dibutuhkan dalam kegiatan sehari-hari, terutama dalam kaitannya dengan berkewirausahaan. Hidup untuk mensejahterakan, mempermudah, memberikan senyuman, dan memberikan segala hal yang positif. Jangankan berkewirausahaan, hidup kita saja sudah dimanajemen oleh Sang Pencipta, seperti: beribadah, bekerja, dan lain-lainnya sudah direncanakan oleh Yang Maha Kuasa. Jadi kehidupan tidak akan pernah luput dari yang bernama manajemen, jika tanpa manajemen, maka kehidupan akan berantakan dan serba bingung.

DAFTAR PUSTAKA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar