Jumat, Mei 4

Menciptakan ide bisnis berbasis komunitas

Pembicara : Radyum Ikono, M. Eng. (co founder sahabatbeasiswa.com)

Abstrak
Artikel ini disusun setelah kami mengikuti kuliah umum kewirausahaan dimana dijelaskan bagaimana untuk menciptakan ide bisnis yang luar biasa. Narasumbernya adalah seorang co-founder dari sahabatbeasiswa.com yang bernama Radyum Ikono.
Beliau menciptakan bisnis yang bisa dikatakan anti-mainstream dimana ia memanfaatkan sebuah  komunitas yang ia bangun menjadi sebuah platform usahanya. Dengan menghadapi  banyaknya persaingan kita ditekankan untuk berfikir kreatif dan inovasi, dengan membangun bisnis secara komunitas banyak sangat memudahkan kita dari berbagai hal seperti dengan berkomunitas kita dapet menemukan banyak teman, semakin banyak menemukan ide,banyak cara terbaik juga dalam membangun komunitas bisnis adalah dengan mengombinasikan networking, riset dan marketing dan tentunya dengan mengenal banyak orang tentu sangat baik untuk memajukan usaha kita.
Pendahuluan

Siapa yang tidak mengenal komunitas, orang-orang yang memiliki suatu minat dan tujuan yang sama biasanya membuat komunitas yang berbeda-beda. Bahkan banyak orang yang berusaha agar menjadi salah satu anggota dalam satu komunitas tertentu. Komunitas memang dijadikan sebagai sarana berbagi informasi penting tentang berbagai hal yang berhubungan dengan komunitas dan lingkungan itu sendiri. Komunitas yang baik juga yang bisa melakukan komunikasi solid antar anggotanya. Tapi sebenarnya tidak banyak orang yang sadar betapa pentingnya sebuah komunitas. Di luar dari setiap kegiatan dan pembahasan yang mereka bicarakan, sebenarnya komunitas memiliki manfaat yang sangat banyak.

Permasalahan
  1. Apa itu Bisnis Komunitas ?
  2. Bagaimana Cara Membangun Bisnis dari sebuah komunitas ?
  3. Apa Keutungan yang di dapat dari sebuah Bisnis Komunitas ?

Pembahasan

Bisnis Komunitas
Komunitas bisnis adalah perkumpulan dari sekumpulan orang yang memiliki kesamaan nilai-nilai baik visa ataupun misi. Para anggota bisnis saling berinteraksi antara satu sama lain demi kemajuan bisnisnya. Binis komunitas bisa di mulai dari apa saja baik dari hal kecil terlebbih dahulu maupun hal yang besan nantinya. Yuklah biar ga teori mulu di tampilin nih pengalaman orang yang sukses membangun bisnis komunitas yaitu dari pengalamannya mas  Radyum Ikono, B.Eng, M.Eng




Sahabat beasiswa, sebuah organisasi sociopreneur di bidang pendidikan (kami menyebutnya SocioEduPreneur!), bermula sejak tahun 2012. Sepulang menempuh pendidikan di luar negeri selama kurang lebih 11 tahun, Radyum Ikono, B.Eng, M.Eng (Ikono) memiliki keinginan untuk membantu sebanyak mungkin manusia Indonesia menikmati sensasi kuliah dan mendapatkan beasiswa di dalam maupun luar negeri. Ikono bersama beberapa kawan dekatnya yang berkuliah di luar negeri, seperti Ridwan Salim Sanad, B.Sc (Ridwan), Rahmatri Mardiko, M.Kom (Diko), dan sebagainya mulai melakukan aktivitas konsultasi beasiswa dan menjadi pemateri di seminar-seminar beasiswa.

Hampir setiap minggu mereka mendapatkan permintaan untuk memeriksa aplikasi beasiswa seperti CV, motivation letter, proposal riset, dan lain sebagainya. Sambil berkeliling memenuhi undangan dari sekolah, kampus, radio, maupun komunitas untuk bercerita mengenai informasi dan tips-trik mendapatkan beasiswa di dalam dan luar negeri. Animo yang cukup besar tersebut menyadarkan Ikono, Ridwan, Diko dan beberapa mahasiswa Indonesia di luar negeri akan perlunya sebuah komunitas yang dapat menjembatani para pencari beasiswa dengan para peraih beasiswa.

Puncaknya, pada 15 Desember 2013, disepakati untuk mendirikan sebuah komunitas bernama Sahabat Beasiswa yang dipimpin oleh Ikono sebagai Direktur Eksekutif pertama. Ridwan, Diko, dan juga menggandeng beberapa rekan lain seperti Ridwansyah Yusuf (Yusuf), Nurwenda Novan (Novan), Bening Tirta Muhammad (Bening), dan banyak lainnya juga ikut bergabung sebagai pembina dan pengasuh kegiatan Sahabat Beasiswa.

Di tahun 2014, generasi pertama pengurus Sahabat Beasiswa memfokuskan pada eksistensi dengan mengaktifkan website, social media (Facebook, Twitter), dan memperluas jangkauan seminar ke lebih banyak kampus, dengan dibantu oleh sekitar 20-an volunteers. Babak baru Komunitas Sahabat Beasiswa dimulai pada November 2015. Rapat pengurus menyepakati untuk mengangkat Muhammad Dzarnudji Aziz sebagai Direktur Eksekutif yang baru, ditemani oleh Bhekty Chrisviandi sebagai Direktur Marketing.

Itulah sepak terjang beliau dalam membangun bisnis komunitasnya hingga menjadi terkenal saat ini. Ada beberapa hal yang kami tangkap mengenai tips dalam membuat ide dalam berbisnis:
Kesimpulan: bagaimana cara membuat bisnis?
1.      Ia berkata bahwa ide bisnis bukan dari pendidikan formal, tetapi justru dari pengalaman kita ergi keluar, jalan-jalan, ngobrol sama banyak orang. Ide berbisnis biasanya muncul dari cara tersebut.
2.      Jika ingin membuat bisnis yang enak, buat yang sesuai dengan hobi atau apa yang kita sukai.
3.      Ikuti model bisnis yang sedang trend.


Daftar Referensi :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar