Rabu, Mei 30

Menciptakan Keunggulan Bersaing Melalui Sumber Daya Manusia Strategis

Menciptakan Keunggulan Bersaing Melalui Sumber Daya Manusia Strategis




Pendahuluan

Sumber daya manusia sebagai pengelola sebuah organisasi bisnis harus selalu tanggap terhadap persaingan global yang selalu berubah setiap saat dengan melakukan perubahan lingkup usaha, menciptakan hubungan jaringan kerja yang baru, bertujuan untuk menciptakan keunggulan bersaing. Manajemen sumber daya manusia strategis diperlukan untuk mencapai keunggulan bersaing yang merupakan suatu proses yang dinamis yang bisa dicapai melalui keterampilan superior yang mencakup kemampuan teknis, manajerial, dan operasional.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia Strategis

manajemen sumber daya manusia strategis merupakan formulasi rencana menyeluruh dari berbagai aspek dengan mengkaitkan manajemen sumber daya manusia dengan tujuan strategis dalam rangka memperbaiki kinerja organisasi. Dengan kata lain sebagai pendekatan yang menjelaskan hubungan antara manajemen sumber daya manusia dengan manajemen strategis dalam perusahaan secara keseluruhan baik yang berkaitan dengan pekerjaan, kebijakan serta pelaksanaan perekrutan, pelatihan, pengembangan, manajemen kinerja, imbalan dan hubungan dengan karyawan dalam rangka mencapai sasaran organisasi. Menurut Cynthia dan Mark Lengnickhall, Typology strategi sumberdaya manusia merupakan salah satu pendekatan yang digunakan dalam merumuskan strategi sumberdaya manusia yang sesuai dengan strategi bisnis (Cynthia dan Mark Lengnickhall,1990:461).
Ulrich (1997), melihat ada empat kategori peran strategis sumber daya manusia yaitu:
1. Mitra strategik. Artinya sumber daya manusia menjadi mitra bagi manajer senior dan manajer lini dalam pelaksanaan strategi, membantu memindahkan perencanaan dari ruang konferensi ke lapangan (pasar).
2. Ahli administrasi. Artinya sumber daya manusia harus menjadi seorang yang ahli dalam pengorganisasian dan pembuat keputusan, memberikan administrasi yang lebih efisien untuk meyakinkan bahwa berbagai biaya dapat dikurangi sementara kualitas tetap terjaga.
3. Employee champion. Artinya sumber daya manusia harus menjadi pemimpin bagi karyawan, dengan mewakili kepentingan mereka dihadapan manajer senior dan pada waktu yang sama bekerja untuk meningkatkan kontribusi karyawan, yaitu komitmen karyawan pada perusahaan dan kemampuan untuk memberikan hasil.
4. Agen perubahan. Artinya sumber daya manusia harus menjadi agen perubahan yang berkesinambungan. Sumber daya manusia harus membangun kapabilitas aperusahaan untuk menangkap dan mengkapitalisasi perubahan. Inisiatif perubahan difokuskan pada penciptaan tim yang berkinerja tinggi dalam mengimplementasikan teknologi baru yang dikembangkan dan disampaikan dengan cara dan waktu yang tepat.

KEUNGGULAN BERSAING

Dalam lingkungan bisnis yang sangat kompetitif, perusahaan harus memiliki kemampuan untuk membedakan produk yang dihasilkan dalam persaingan untuk mendapatkan keunggulan bersaing.

MENCIPTAKAN KEUNGGULAN BERSAING BERKELANJUTAN MELALUI MSDM.

Keberhasilan dan kegagalan perusahaan tergantung pada keunggulan bersaing. Untuk berdaya saing di lingkungan bisnis yang kompetitif, personel perusahaan harus memiliki kapabilitas unggulan (distinctive capabilities). Kapabilitas unggulan adalah keterampilan yang diperlukan oleh perusahaan untuk memanfaatkan secara optimum sumber dayanya. Tanpa kapabilitas, sumber daya perusahaan nilainya menjadi sangat kecil. Sumber daya yang dimanfaatkan secara optimum dengan menggunakan kapabilitas personel akan menghasilkan kompetensi yang dapat membangun keunggulan bersaing perusahaan.
Yang sangat penting bagi pertumbuhan dan kemakmuran perusahaan adalah kemampuannya untuk mempertahankan keunggulan bersaing yang telah diperolehnya. Keunggulan bersaing perusahaan dapat diciptakan dengan membuat:
1) perusahaan tersebut berbeda dari pesaingnya.
2) memberikan keuntungan ekonomi.
3) tidak mudah ditiru. Perusahaan memanfaatkan sumber daya yang dimilikinya untuk mewujudkan hal tersebut.
Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan, bahwa menghadapi lingkungan bisnis yang semakin kompetitif seperti saat ini, perusahaan dituntut untuk menciptakan dan memiliki keunggulan bersaing. Untuk itu manajemen sumber daya manusia perusahaan harus dapat mengelola sumber daya manusia supaya memiliki kemampuan untuk bersaing sehingga tercipta keunggulan bersaing dalam jangka waktu relatif lama dan yang tidak mudah ditiru oleh pesaing.


Contoh Kasus



Coca-Cola merupakan salah satu perusahaan multinasional yang sukses. Dengan cabang- cabang mendekati 200 negara dan lebih kurang 80 % lebih pendapatannya datang dari bisnis di luar Amerika, salah satu misi kelompok sumber daya manusia perusahaan dengan membangun dan mendirikan sebuah philosopi di seluruh dunia yang mana bisnis lokal dapat membangun  pelatihan sumber daya manusianya.

Strategi dari manajemen sumber daya manusia Coca-Cola adalah berusaha untuk memasuki pasar sasaran dengan menggunakan sumber daya yang ada di  Negara sasaran tersebut karena umumnya pekerja lokal lebih mengetahui mengenai situasi dan lebih siap dalam memasuki pasar yang ada.

Daftar Pustaka

- Utama, 2011. PERAN MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA SEBAGAI STRATEGI KEUNGGULAN. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, Vol. IX. Dosen Jurusan Manajemen – Universitas Negeri Yogyakarta.
- Harjanti, 2004. MENCIPTAKAN KEUNGGULAN BERSAING YANG BERKELANJUTAN MELALUI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 4. Mahasiswa Magister Sains. Program Studi Manajemen. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
- Pakaya, 2011. PENGARUH MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA STRATEGI DAN MANAJEMEN TRANSFORMASI TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING. INOVASI, Volume 8. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar