Rabu, Mei 30

Pentingnya Manajemen Sumber Daya Manusia dan Manajemen Operasi dan Produksi




Abstrak

Manajemen sumber daya manusia dan manajemen operasi dan produksi merupakan suatu kesatuan dalam bisnis yang tidak dapat dipisahkan. Maka dari itu saya sebagai penulis akan menjabarkan kiat kiat Manajemen sumber daya manusia dan manajemen operasi dan produksi.

Kata kunci: Manajemen, sumber daya manusia

Latar belakang

Manajemen Sumber Daya Manusia adalah sebuah ilmu atau cara untuk mengatur bagaimana hubungan serta perananan tenaga kerja (sumber daya / obyek utama) secara efektif dan efisien sehingga dapat dimaksimalkan untuk mencapai tujuan bersama, baik perusahaan, karyawan maupun masyarakat.
Kinerja manusia merupakan faktor yang sangat berperan penting bagi kinerja organisasi, suatu organisasi tidak akan berfungsi tanpa manusia. Organisasi tidak akan unggul tanpa orang-orang yang handal dan termotivasi. Konsekuensinya, manajer operasi harus membentuk strategi Sumber Daya Manusia (SDM) yang tepat untuk menempatkan bakat bakat yang tersedia untuk mendukung operasi perusahaan. Lebih jauh lagi, manusia mahal harganya, biaya untuk upah dan gaji sangat besar sepertiga dari biaya total.Oleh karena itu diperlukan strategi Sumber Daya Manusia (SDM).

Rumusan masalah

Apa itu manajemen sumber daya manusia ?
Apa itu manajemen operasi ?
Apa itu manajemen produksi ?
           
Pembahasan

Sumber Daya adalah Segala sesuatu yg dpt dimanfaatkan (punya potensi untuk dimanfaatkan) untuk memenuhi kebutuhan manusia. Manusia adalah sumber daya karena manusia (tenaga, pikiran, waktu) dapat dimanfaatkan untuk memenuhi manusia lain (melaksanakan program kegiatan organisasi guna mencapai tujuan organisasi).
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah faktor sentral dalam suatu organisasi. Apapun bentuk serta tujuannya, organisasi dibuat berdasarkan berbagai visi untuk kepentingan manusia dan dalam pelaksanaan misinya dikelola dan diurus oleh manusia. Jadi, manusia merupakan faktor strategis dalam semua kegiatan institusi/organisasi. Selanjutnya, MSDM berarti mengatur, mengurus SDM berdasarkan visi perusahaan agar tujuan organisasi dapat dicapai secara optimum. Karenanya, MSDM juga menjadi bagian dari Ilmu Manajemen (Management Science) yang mengacu kepada fungsi manajemen dalam pelaksanaan proses-proses perencanaan, pengorganisasian, staffing, memimpin dan mengendalikan.
Menurut Hasibuan (2006) manajemen sumber daya manusia adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efiisen membantu terwujudnya perusahaan, karyawan dan masyarakat.


Manajemen SDM memiliki Peran, Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab : 

1. Melakukan persiapan dan seleksi tenaga kerja / Preparation and selection
a. Persiapan
Dalam proses persiapan dilakukan perencanaan kebutuhan akan sumber daya manusia dengan menentukan berbagai pekerjaan yang mungkin timbul. Yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perkiraan / forecast akan pekerjaan yang lowong, jumlahnya, waktu, dan lain sebagainya. Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah kebutuhan karyawan baru, struktur organisasi, departemen yang ada, dan lain-lain. Faktor eksternal seperti hukum ketenagakerjaan, kondisi pasa tenaga kerja, dan lain sebagainya.
b. Rekrutmen tenaga kerja / Recruitment
Rekrutmen adalah suatu proses untuk mencari calon atau kandidat pegawai, karyawan, buruh, manajer, atau tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan sdm oraganisasi atau perusahaan. Dalam tahapan ini diperluka analisis jabatan yang ada untuk membuat deskripsi pekerjaan / job description dan juga spesifikasi pekerjaan / job specification.
c. Seleksi tenaga kerja / Selection
Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyak kandidat atau calon yang ada. Tahap awal yang perlu dilakukan setelah menerima berkas lamaran adalah melihat daftar riwayat hidup / cv / curriculum vittae milik pelamar. Kemudian dari cv pelamar dilakukan penyortiran antara pelamar yang akan dipanggil dengan yang gagalnmemenuhi standar suatu pekerjaan. Lalu berikutnya adalah memanggil kandidat terpilih untuk dilakukan ujian test tertulis, wawancara kerja / interview dan proses seleksi lainnya.

 2. Pengembangan dan evaluasi karyawan / Development and evaluation
Tenaga kerja yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Untuk itu diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.

 3. Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai / Compensation and protection
Kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai secara teratur dari organisasi atau perusahaan. Kompensasi yang tepat sangat penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada lingkungan eksternal. Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian hari atau pun dapat menimbulkan kerugian pada organisasi atau perusahaan. Proteksi juga perlu diberikan kepada pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang sehingga kinerja dan kontribusi perkerja tersebut dapat tetap maksimal dari waktu ke waktu


Fungsi Managemen Sumber Daya Manusia (MSDM) :

MSDM memiliki tujuan utama pada unsur manusia di dalam organisasi untuk meningkatkan kontribusi pegawai terhadap organisasi dalam rangka mencapai produktivitas organisasi.
Fungsi manajemen sumber daya manusia terdiri dari :
1.         Staffing
2.         Evaluasi
3.         Penghargaan atau Penggantian
4.         Pelatihan dan penasehat
5.         Membangun relasi
6.         Menciptakan kondisi aman dan sehat
7.         Mandalami masalah
8.         Pengintregrasian
9.         Pemeliharaa
10.       Pemberhentian


Manajemen Operasi & Produksi

adalah serangkaian aktivitas yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output. Sehingga manajemen operasi adalah penerapan ilmu manajemen untuk mengatur kegiatan operasi secara efektif dan efisien. Manajemn produksi adalah mengarahkan pada konsep manajemen dan produksi, Manajemen menggunakan fungsi – fungsi manajemen untuk mencapai tujuan organisasi dan produksi mengarahkan pada penciptaan barang dan jasa.
Definisi manajemen operasi dan produksi, menurut Jay Heizer dan Barry Render adalah serangkaian kegiatan yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output. Menurut Pangestu Subagyo adalah penerapan ilmu manajemen untuk mengatur kegiatan produksi atau operasi agar dapat dilakukan secara efisien. Jika melihat dari beberapa definisi maka manajemen operasi dan produksi adalah merupakan serangkaian proses dalam menciptakan barang dan jasa atau kegiatan mengubah bentuk dengan menciptakan atau menambah manfaat suatu barang dan jasa yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia
Bagian atau manajer produski dan operasi bersangkutan dengan pembuatan keputusan dalam fungsi operasi, maka di butuhkan kerangka dan merumuskan keputusan dalam berbagai operasi, menurut Roger G. Schroeder, bahwa operasi – operasi mempunyai lima tanggung jawab keputusan utama, yaitu :
1.         Proses
Merancang proses produksi secara fisik mencakup seleksi tipe proses, pemilihan teknologi, analisis aliran proses, penentuan lokasi fasilitas, penanganan bahan dan layout fasilitas. Keputusan pembuatan produk dan jasa.
2.         Kapasitas
Mengarhakan pada keputusan pengembangan rencana kapasitas, forecasting, perencanaan fasilitas, perencanaan agregat, scheduling dan perencanaan dan pengawasan kapasitas lainnya.
3.         Persediaan
Menyangkut pada persediaan bahan baku, keputusan kapan harus memesan dan berapa banyak setiap kali pesan, atau pengelolaan system logistic.
4.         Tenaga kerja
Keputusan terhadap perancangan dan pengelolaan tenaga kerja dalam operasi, umumnya bekerjasama dengan bagian SDM.
5.         Kualitas
Bertanggung jawab atas kualitas barang dan jasa yang dihasilkan, pada dimendi kualitas, desain produk dan pengawasan kualitas.


Kesimpulan

           Manajemen SDM memiliki Peran, Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab :
1. Melakukan persiapan dan seleksi tenaga kerja / Preparation and selection
(a) Persiapan (b)Rekrutmen tenaga kerja (c)Seleksi tenaga kerja
2. Pengembangan dan evaluasi karyawan / Development and evaluation
3. Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai / Compensation and protection
Sebagai salah satu pilar fungsi perusahaan, manajemen sumber daya manusia merupakan tonggak utama dalam pertimbangan pengambilan keputusan tiga fungsi lainnya : keuangan, pemasaran, operasi/produksi. Sumber daya manusia dalam perusahaan merupakan aset yang paling berharga. Optimalisasi hasil pencapaian perusahaan akan sangat didukung oleh peningkatan peran para manajer fungsional yang terlibat dalam pengelolaan sumber daya manusia.
Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari ilmu manajemen yang memfokuskan perhatiannya pada pengaturan peranan sumber daya manusia dalam kegiatan suatu organisasi. Dalam mencapai tujuannya tentu suatu organisasi memerlukan sumber daya manusia sebagai pengelola sistem, agar sistem ini berjalan tentu dalam pengelolaanya harus memperhatikan beberapa aspek penting seperti pelatihan, pengembangan, motivasi dan aspek-aspek lainya. Hal ini akan menjadikan manajemen sumber daya manusia sebagai salah satu indikator penting pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan efisien.



Daftar Pustaka

Ramdhani, Ali Moh, 2014. Manajemen Operasional. Bandung : CV PUSTAKA SETIA
Jahroni, 2017. Manajemen Sumber Daya Manusia Pada Manajemen Operasional. Pemalanh : STIE ASSHOLEH
Meilana, Ika. Peran Strategis Manjemen Sumber Daya Manusia. Juni 02, 2013. https://ikachessmeilana.wordpress.com/2013/06/01/peran-strategis-manajemen-sumber-daya-manusia/
Manajemen Sumber Daya Manusia dan Manajemen Operasi dan Produksi. Makalah Kewirausahaan 10. Universitas Mercu Buana. 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar