Selasa, Mei 29

PENTINGNYA MANAJEMEN FUNGSIONAL DALAM BERBISNIS


PENTINGNYA MANAJEMEN FUNGSIONAL DALAM BERBISNIS


ABSTRAK

Manajemen fungsional adalah sebuah bentuk supaya kontribusi pada dalam suatu departemen dapat bertahan pada tingkatan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pengertian lainnya adalah, manajemen fungsional merupakan sebuah bentuk supaya kontribusi pada dalam suatu departemen dapat bertahan pada tingkatan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Dari pendekatan fungsional, maka kita dapat menyederhanakan hal tersebut menjadi beberapa kategori. Berikut ini kategorinya:
a.       Perencanaan (Planning)
b.      Pengorganisasian (Organizing)
c.       Memimpin (Leading)
Selain itu, dalam manajemen fungsional kita juga bisa mengetahui Jenis sistem informasi yang mendukung, seperti:
  1. Sistem Pemasaran
  2. Pemasaran Interaktif
  3. Pemasaran yang Bersasaran
  4. Otomatisasi Tenaga Penjualan
  5. Sistem Produksi
  6. Sistem Sumber Daya Manusia
  7. Sistem Akuntansi dan Keuangan
Kontribusi manajemen fungsional dalam penerapan strategi perusahaan yang terdiri dari 1) manajemen produksi, 2) manajemen pemasaran, 3) manajemen keuangan, 4) penelitian dan pengembangan, dan 5) manajemen sumber daya manusia terhadap pencapaian kinerja perusahaan berdasarkan pendekatan Balanced Scorecard baik secara simultan dan parsial.
Manajemen fungsional parsial terdiri dari: 1) manajemen produksi, 2) manajemen pemasaran, 3) manajemen keuangan, 4) penelitian dan pengembangan, dan 5) manajemen sumber daya manusia dalam implementasi strategi perusahaan memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap pencapaian kinerja perusahaan
Kata kunci: manajemen, bisnis, manajemen fungsional


PENDAHULUAN

Oganisasi dapat diartikan sebagai sekumpulan orang-orang atau kelompok yang menjalankan rangkaian kegiatan tertentu dalam mencapai tujuan. Organisasi tersebut memerlukan manajemen agar tujuan dari organisasi tersebut dapat dicapai denagn efektif dan efesien. Manajemen itu sendiri dijalankan oleh seorang manajer agar dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Oleh sebab itu manajer haruslah memiliki keahlian-keahlian tertentu agar manajemen itu dijalankan dengan baik. Akan tetapi pada kenyataanya para manajer dewasa ini lebih banyak yang mengandalkan pada pengalaman meraeka saja, karena orang-orang yang mengerti pada bidang ini malah berprofesi pada bidang lainya. Andaikan saja pengalaman ini di satukan dengan berbagai konsep manajemen secara teoritis akan lebih menghasilkan manajer-manajer yang tangguh dan berpengetahuan. 
manajemen fungsional merupakan sebuah bentuk supaya kontribusi pada dalam suatu departemen dapat bertahan pada tingkatan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Sebuah sumber daya manusia menjadi tidak berharga lagi bila mana manajemen sumber daya manusia mempunyai sebuah kriteria yang lebih rendah dari yang dibutuhkan oleh perusahaan. Kedengarannya hal itu kejam, akan tetapi dalam sebuah perusahaan hal itu sangatlah dipegang teguh.
MASALAH

Banyak sekali mahasiswa yang ingin berwirausaha tetapi tidak memiliki keahlian untuk mengatur manajemen serta manajemen fungsional yang mereka miliki. Sehingga banyak sekali masalah - masalah yang muncul dalam menjalankan bisnisnya, dan pada akhirnya menyebabkan tidak dapat memenuhi kebutuhan perusahaan. Maka dari itu kita harus mengetahui bagaimana manajemen - manajemen terutama manajemen fungsional yang terkait pada bisnis yang dijalani. 

PEMBAHASAN

Apa itu fungsional? 
Pengertian fungsional adalah sesuatu hal yang dirancang untuk mampu melakukan satu atau lebih kegiatan yang practical, lebih mengutamakan fungsi dan kebergunaan ketimbang hal-hal yang berbau dekorasi atraktif (tidak ada fitur yang tidak perlu).

Apa itu manajemen? 
Pengertian manajemen adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mencapai sebuah tujuan suatu organisasi dengan cara bekerja dalam team.

Apa sajakah proses dari kegiatan manajemen? 
1. Perencanaan: memikirkan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan, yang didasari oleh rencana ataupun pemikiran logis.
2. Pengorganisasian: proses pengaturan dan proses kerja untuk mencapai suatu tujuan yang ingin dicapai.
3. Pemimpinan: mencakup hal mengenai mengarahkan, mempengaruhi, serta memotivasi karyawan untuk menjalankan tugas-tugas pokok.
4. Pengendalian: memastikan bahwasannya setiap anggota menjalankan tugas sesuai sasaran atau tujuannya dan tidak melenceng kepada hal yang tidak berkaitan.
                                         
Apa sajakah aktivitas manajemen fungsional? 
  1. Manajemen sumber daya manusia (msdm)
  2. Manajemen operasional
  3. Manajemen pemasran
  4. Manajemen keuangan
Hal apa saja yang menentukan bisnis akan berjalan lancar?

1. Analisis SWOT
2. Keuntungan laba yang kita peroleh
3. Softskill atau kemampuan yang kita miliki
4. Serta lingkungan yang mendukung

CONTOH KASUS

Hamzah Izzulhaq memulai bisnis dari jasa bimbingan belajar (bimbel) Bintang Solusi Mandiri di tahun 2011. Saat masih duduk di Sekolah Dasar, jiwa entrepreneur Hamzah sudah terlihat. Ia pernah berjualan kelereng, petasan, dan berbagai macam permainan yang banyak digemari anak seusianya. Tidak hanya itu, Hamzah juga pernah berjualan koran hingga menjadi ojek payung. Karena ketekunannya dalam bisnis, kini Hamzah melebarkan sayap dengan menekuni bisnis properti dan menjadi menjadi CEO PT Hamasa Indonesia.
KESIMPULAN

Manajemen merupakan bidang pengetahuan yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja sama untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kemanusiaan. Definisi manajemen yang disampaikan oleh Gullick ini merupakan pengertian manajemen jika dilihat dari segi ilmu pengetahuan.Adapun proses kegiatan manajemen seperti, perencanaan, pengorganisasian, pemimpin, dan pengendalian.

DAFTAR PUSTAKA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar