Rabu, Mei 23

SUKSES DALAM ORGANISASI DENGAN PERAN MENEJEMEN FUNGSIONAL


SUKSES DALAM ORGANISASI DENGAN PERAN MENEJEMEN FUNGSIONAL




Abstract
mengetahui funfsi dari manajemen fungsional dan menerapkan terhadap organisasi agar menjasi organisasi yang suksek

Pendahuluan
Manajemen fungsional adalah untuk mempertahankan kontribusi departemen pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Sumber daya manusia menjadi tidak berharga jika manajemen sumber daya manusia memiliki kriteria yang lebih rendah dari tingkat kebutuhan organisasi

Pembahasan

Manajemen fungsional dilihat dari pendekatan manajemen klasik terdiri dari dan merupakan fungsi – fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengimplementasian dan pengendalian dan pengawasan.

Perencanaan

Perencanaan dapat diartikan sebagai proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkann rencana aktivitas kerja organisasi.
Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain—pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan—tak akan dapat berjalan

Perencanaan yang baik mempertimbangkan 
1.      Kondisi mendatang
2.      Kegiatan yang akan dilaksanakan
3.      Periode sekarang rencana dibuat
Aspek penting dalam perencanaan :
1.      Pembuatan keputusan
2.      Proses pengembangan dan
3.      Penyeleksian sekumpulan kegiatan untuk memecahkan masalah.


Pengorganisasian
pengorganisasian adalah langkah untuk merancang struktur formal, menetapkan, menggolongkan dan mengatur berbagai macam kegiatan, menetapkan tugas-tugas pokok, wewenang dan pendelegasian wewenang oleh oleh pemimpin kepada staf dalam rangka mencapai tuuan organisasi dalam efisiesi.
Istilah pengorganisasian dapat digunakan untuk hal-hal :
1.      Cara Manajemen merancang struktur formal untuk penggunaan yang paling efektif sumber daya organisasi.
2.      Bagaimana organisasi mengelompokan kegiatan-kegiatan organisasi dan penugasan seorang manajer.
3.      Hubungan-hubungan antara fungsi, jabatan, tuagas dan para karyawan.
4.      Cara para manajer membagi lebih lanjut tugas yang harus dilaksanakan dalam departemennya dan delegasi wewenang untuk mengerjakan tugas tersebut.
Tujuan pengorganisasian adalah tugas - tugas yang diberikan kepada anggota organisasi dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan diharapkan dengan tugas setiap anggota organisasi dapat meningkatkan keterampilannya secara khusus dalam menangani tugas – tugas yang dibebankan.

Tujuannya adalah
  • ·         Membantu koordinasi
  • ·         Memperlancar pengawasan
  • ·         Maksinalisasi manfaat
  • ·         Penghematan biaya
  • ·         Meningkatkan kerukunan
a     Pelaksanaan – Pengarahan

Pada pengarahan terdapat konsep mempengaruhi orang lain, atau disebut dengan istilah influencing , kemampuan ini akan menentukan keberhasilan seorang manajer. Dalam proses pengarahan perlu melibatkan empat komponen, yaitu :
  1. Memimpin
  2. Memotivasi
  3. Mempertimbangkan kelompok – kelompok
  4. Berkomunikasi
Pengarahan merupakan fungsi manajemen yang penting dan langsung berhubungan dengan karyawan di dalam organisasi, Dalam pengarahan seorang atasa dapat memberikan pengarahan dalam tiga tahap, yaitu :
  • Memberikan motivasi, inspirasi, semangat atau dorongan kepada setiap karyawan untuk bekerja sesuai harapan untuk mencapai tujuan perusahaan. Menurut Muninjaya, hal ini disebut dengan motivasi, motivasi merupakan proses seorang manajer merangsang bawahan untuk bekerja dalam rangka upaya mencapai sasaran organisasi sebagai alat untuk  memuaskan keinginan pribadi . 
  • Pengarahan yang dilakukan dengan memberikanpetunjuk yang benar, jelas dan tegas. Menurut Muninjaya bahwa saran atau instruksi kepada sta dalam pelaksanaan tugas har diberikan dengan jelas agar setiap tugas dapat dilaksanakan dengan baik terarah kepada tujuan yang sudah ditetapkan
  • Menurut Herujito, bahwa berkomunikasi secara efektif
Pengendalian
Pengendalian merupakan fungsi manajemen yang menentukan proses manajemen dan keterampilan yang harus di miliki oleh seorang manajer.
Pengendalian merupakan proses pemantauan aktivitas untuk menjamin bahwa standar dapat dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan dan melakukan langkah koreksi terhadap penyimpangan yang berarti.


Fungsi dari fungsi pengendalian adalah :
  1. Untuk mencegah terjadinya  penyimpangan atau kesalahan dengan melakukan pengendalian secara rutin, ketegasan dan pengawasan dan dengan pemberian sanksi terhadap terjadinya penyimpangan.
  2. Memperbaikan setiap penyimpangan yang terjadi, dengan pengendalian dapat diusahakan cara – cara perbaikan, terutama terdapa penyimpangan yang sudah terjadi
  3. Dibuat organisasi dinamis, dengan pengendalian diharapkan dapat mencegah dan mengurangi tingkat penyimpangan yang terjadi dan dapat mencegah terjadi penyimpangan
  4. Mempertebal rasa tanggung jawab, harapannaya adalah setiap karyawan memiliki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan, dengan adanya system pengendalian.
Sistem pengendalian yang dapat dikatakan diandalkan dan efektif mempunyai karakteristik tertentu yang sifatnya relatif. Dan memilik ciri-ciri seperti berikut ini :
  1. Akurat.
  2. Tepat waktu
  3. Objektif dan komprehensif.
  4. Dipusatkan pada titik pengendalian strategis.
  5. Ekonomis.
  6. Realistis dari organisasi.
  7. Fleksibel.
  8. Perspektif dan operasional.
  9. Diterima oleh anggota organisasi.


Kesimpulan
manajemen fungsional memiliki fungsi-fungsi manajemen, yaitu perancangan pengorganisasian, pengimplementasian dan pengendalian, dan pengawasan. Perencanaa dapat dapat diartikan sebagai proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. sedangkan pengorganisasian adalah langkah untuk merancang struktur formal, menetapkan, menggolongkan, dan mengatur berbagai macam kegiatan, menetapkan tugas-tugas pokok, wewenang dan pendelegasian wewenang oleh pemimpin kepada staf dalam rangka mencapai tujuan organisasi

Daftar Pustaka
Modul BAB 10 kewirausahaan 1
Hanafi, Mamduh M. (2003), Manajemen, Edisi Revisi, UPP AMP YKPN, Yogyakarta.
Robbins, S. and Coulter, M. (2002), Management, 7th Ed., Prentice Hall, Inc. Upper Sadle River, New Jersey.
 https://raranatasha.wordpress.com/2013/01/09/manajemen-fungsional/ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar