Minggu, Juni 3

cara jitu sukses dalam pemasaran

CARA JITU SUKSES DALAM PEMASARAN


KELOMPOK @Startup-K05
PROYEK @Proyek-K10
PENULIS:
l (@K14-Aditya)
l (@K25-Hendra)
l (@K05-Frais)


ABSTRAK 
Suatu proses sosial pada individu dan kelompok yang membutuhkan, menginginkan sebuah produk dan nilai.

KATA KUNCI
 kegiatan pemasaran, merencanakan dan mempertahankan

PENDAHULUAN
     
     Menurut Kotler (2004:7), “Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalam individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.” Dan sedangkan menurut
Menurut Downey (2002:3), ”Pemasaran didefenisikan sebagai telaah terhadap aliran produk secara fisik dan ekonomik dari produsen melalui pedagang perantara sampai ke tangan konsumen”.

PEMBAHASAN

     Dengan pemasaran perusahaan berusaha menghasilkan laba dari penjualan barang dan jasa yang diciptakan untuk membeli kebutuhan pembeli. Maka dengan adanya cara jitu mempertahankan pemasaran dengan baik adalah dengan memilik konsep pemasaran agar memberikan kepuasan tersendiri terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen, apalagi kebutuhan adalah segala sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk mempertahankan hidup serta untuk memperoleh kesejahteraan dan kenyamanan. Kebutuhan juga merupakan keinginan manusia terhadap benda atau jasa yang dapat memberikan kepuasan jasmani maupun kebutuhan rohani. Mari kita lihat konsep pemasarannya:

Ø Membuat suatu produk yang mudah digunakan bagi penggunannya
Ø Harga terjangkau dan
Ø Produk tidak mudah rusak

Ada juga pokok pemasaran yang disusun dari konsep pemasarannya yaitu:

ü Orientasi konsumen
ü Volume penjualan yang menguntungkan dan
ü Harus mngontrol semua kegiatan pemasaran dalam perusahaan.
Intinya konsumen senang. Selain itu adapun perencanaan untuk menghindari kebangkrutan atau meminimalisir kesalahan yang terjadi di pemasaran.

1. Melakukan analisis situasi

     Analisis yang dilakukan dalam tahap ini adalah analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Ini merupakan kegiatan yang harus secara rutin mengevaluasi status setiap kegiatan pemasarannya supaya apakah ada kendala atau tidak.


2. Menetapkan tujuan / sasaran

     Tujuan haruslah dirumuskan secara spesifilk dan mengidentifikasi tingkat kinerja para karyawan yang diharapkan untuk menjadi berkualitas dan profesional pada masa yang datang, dengan mempertimbangkan realitas masalah dan peluang lingkungan serta kekuatan dan kelemahan perusahaan.

3. Menyusun strategi dan program kerja

     Dalam menyusun strategi sangatlah berkaitan dengan tujuan pemasaran sendiri. Maka sebelum memulai atau telah berjalannya pemasaran, tidak salah untuk membuat strategi yang matang sehingga akan menjadi pedoman bagus bagi pemasaran dan hasil dari perencanaan strategi pemasaran yang berfokus pada konsumen dapat menghasilkan sebuah keunggulan bersaing yang baik.

CONTOH KASUS



     Setelah tahun lalu meraih predikat "The Inspiring Marketer" lewat anugerah Properti Indonesia Award (PIA) 2014, tahun ini Direktur PT Modernland Realty Tbk Andy K. Natanael kembali meraih penghargaan serupa. Di ajang Golden Property Awards 2015 di Jakarta, Rabu (26/8/2015), Andy menerima penghargaan "Most Influential Property Figure in Marketing". Penghargaan tersebut menggenapkan deretan prestasi Andy sebelumnya. Sebelumnya, pada 2013 lalu, Andy juga menerima penghargaan "Innovative Property Marketer" pada HousingEstate Green Property Awards (GPA) 2013. Sebelumnya, pada 20 Juni 2013, dia juga meraih penghargaan "Pemasar Properti Profesional Terbaik" dari Majalah Property & Bank. Andy meraih penghargaan tersebut berkat prestasinya dalam memasarkan produk-produk properti yang digawanginya, mulai residensial hingga komersial. Menurut dia, inovasi, ide atau strategi dalam sebuah bisnis, apapun bisnisnya, akan terus muncul dan mewarnai berjalannya sebuah bisnis. "Ketiga hal itu harus kita miliki kalau memegang jabatan pemimpin, sekalipun inovasi, ide dan strateginya berbeda dengan orang lain. Yang terpenting, harus ambil resiko ketika ketiganya sudah dijalankan selama proses bisnis berjalan," kata Andy kepada KOMPAS.com, Minggu (29/8/2015). Andy mengaku tak sungkan membagikan rahasia dan taktik menjual produk-produk propertinya yang gampang terjual dalam hitungan jam. Baginya, membantu orang lain sukses membawa kebahagiaan tersendiri, apalagi membawa seluruh timnya meraih kesuksesan seperti pada akhir 2014 lalu.  Saat itu, Modernland Realty berhasil membukukan penjualan Rp3,4 triliun atau 90% dari target yang ditetapkan. Perlu dicatat, tahun 2014 bukanlah tahun yang mudah. Terjadi perlambatan pertumbuhan bisnis properti dipengaruhi oleh berbagai hal, terutama suhu politik. Tak hanya itu. Modernland Realty bahkan masuk dalam daftar peringkat 5 besar "Fastest Growing Company", yaitu perusahaan dengan pertumbuhan kinerja paling baik versi majalah Fortune Indonesia pada 2013 dan menduduki peringkat 1 pada 2014. Setelah sukses memasarkan produk di Tangerang, Andy saat ini tengah menggenjot pengembangan dan pembangunan Jakarta Garden City (JGC). Dua produk properti terbarunya di kawasan itu sudah mulai diperkenalkan dan dipasarkan, yaitu rumah toko dan kantor (ruko) dan hunian.


KESIMPULAN

    Dari pembahasan artikel ini kita dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa untuk dapat memenangkan persaingan dalam pemasaran, harus mengetahui situasi apa yang sedang dialami oleh perusahaan sebelum menentukan strategi apa yang cocok digunakan untuk menghadapi situasi yang tidak menguntungkan.



DAFTAR PUSTAKA

Sanjaya, Ade. 2015. Pengertian Pemasaran Menurut Definisi Para Ahli, Diambil dari: http://www.landasanteori.com/2015/07/pengertian-pemasaran-menurut-definisi.html (2 juni 2018)

Ariandi, Eka, 2007. Perbedaan Konsep Penjualan dan Konsep Pemasaran. Diambil dari: https://toffeedev.com/perbedaan-konsep-penjualan-dan-konsep-pemasaran/ (2 juni 2018)

Saidi, Muhammad. 2014. Teori Kebutuhan Menurut Maslow, Gardner Murphy, Erichh Fromm, Knowles, Henry Murray, Jean Waston, Virginia Henderson, dan McClelland. Diambil dari: http://saidibindarwan.blogspot.com/2014/08/teori-kebutuhan-menurut-maslow-gardner.html# (2 juni 2018)


Design, Arlina. 2015. 6 Konsep Pemasaran. Diambil dari: http://www.ilmu-ekonomi-id.com/2018/03/6-konsep-pemasaran.html (2 juni 2018)







Tidak ada komentar:

Posting Komentar