Senin, Juni 4

manajemen fungsional strategis dalam melakukan usaha

 
@J19-Dhifa , @J22-Denis , @J21-Raynaldi , @Startup-J01, @Proyek-J08

abstrak
Tulisan ini menjelasakan apa itu manajement fungsional dan kategori dari management tersebut. tujuan tulisan adalah untuk membantu para usahawan muda untuk dapat memanagement usaha mereka agar menjadi baik.
kata kunci: strategi , usaha, baik, manajemen

Pembahasan

           Manajemen fungsinonal adalah suah bentuk konstruksi pada suatu departemen/ badan usaha unutk dapat bertahan dengan  tingkatan yang sesuai dengan  kebutuhan perusahaan. Management fungsional juga merupakan alat yang dapat membantu kita dalam mengelola sebuha usaha baik itu kecil atau pun besar. 
                    
                   Seperti yang kita ketahui bahwa manajemen merupakan sebuha usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk mempertahankan eksistensi dari diri mereka, untuk mencapai apa yang telat di rencanakan. didalam melakukan usaha pun harus dan pasti di perlukan sebuha manajemen yang baik." bagaimana cara kita melakukan manajemen yang baik agar usaha kita bisa maju?". Banyak dari kita pasti mempertanyakan hal yang sama. tapi sebelum kita membahas lebih dalam lagi mari kita ketahui dahulu ada apa di dalam sebuah manajemen fungsional itu:

1. Manajemen sumber daya manusia

sudah pasti sebuah usaha baik itu kecil atau besar pasti memerlukan sebuha sumber daya manusia unutk melakukan kegiatan mereka dan membantu dalam membanggun perusahaan yang baik. sumber daya manusia merupakan hal yang paling dasar unutk melakukan sebuha manajemen usaha, coba kalian bayangkan bagaimana sebuah mesin yang tidak ada gear dan energi apakah mereka bisa bergerak?. sama seperti perusahaan atau usaha kita bila tidak ada sumber daya manusia baik itu teman atau saudara atau orang lain pasti akan sangat sulit untuk melakukan sebuah kegiatan.

2. manajemen operasional

sudah tidak bisa di pungkiri lagi bila perusahaan kita tidak melakukan sebuah manajement operasional pasti akan gagal. pada intinya sebuha manajemen operasional harus bekerja secara kesinambunggan karena bila tidak berjalan pasti jalannya usaha kita akan menjadi tersandat karena itu tidak bisa menggelola semua faktor produksi baik itu sdm, bahan (materi), dll.

3. managemen keuangan 

sebuah perusahaan yang baik adalah sebuah perusahaan yang dapat mengendalikan laju pemasukan lebih besar di banding pengeluaran. karena pada kasus yang real bila pemasukan lebih beasr maka perusahaan itu bisa dikatakan berkembang , tetapi sebalikanya bila pengeluaran yang beli besar maka perlu di lakukan perombakan untuk memperbaiki manajemen keunagan yang lebih baik lagi.

4. manajemen pemasaran

terakhir dan tidak kalah penting adalah manajemen pemasaran. seorang manager atau usahawan yang baik harus mengetahui laju, tempat dan harga pasar. bila tidak sudah pasti perusahaan yang kita buat akan mengalami kegagalan karena mungkin ketidak tauan kita dan kita pun tidak mencoba unutk mengetahuinya sudah pasti sering kena bohong. di manajemen ini kita ahrus ekstra hati- hati dan cerdik karena laju pasar itu cepat sekali , mungki hari ini harga barang A segini, besok pasti barang A akan berubah antara naik atau turun . bila kita sudah menguasai pasar minimal laju harga dan tempat saya bisa jamin usaha anda bisa semakin berkembang.


Melalui Pendekatan Fungsional dapat disederhanakan, menjadi :
1. Planning (Merencanakan)
Mendefinisikan tujuan, menetapkan strategi untuk mencapai tujuan, mengembangkan rencana

untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan aktivitas.
2. Organizing (Mengorganisasikan)
Menyusun/menata kerja untuk mencapai tujuan organisasi.

3. Leading (Memimpin/Mengatur)
Bekerja bersama dan memanfaatkan orang-orang untuk mencapai tujuan.
Controlling (Mengendalikan)
Memonitor, membandingkan, dan mengoreksi pekerjaan


pada intinya sebuha manajemen fungsional yang baik juga harus mengetahui SWOT:

1.Strengths (kekuatan)
merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri

2.       Kelemahan  
merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau  konsep bisnis yang ada.Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.

3.       Opportunities (peluang)
merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi. Kondisi  yang terjadi merupakan peluang dari luar organisasi, proyek atau konsep bisnis itu  sendiri. misalnya kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar.

4.       Threats (ancaman)
merupakan kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat mengganggu organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.

kesimpulan
sebuah manajemen yang baik itu harus di perlukan wawasan yang baik dan dapat mengembangkan wawasan tersebut, baik itu mengelola SDM, operasional atau pun keuangan dan pemasaran. karena bila kita dapat menguasahi manajemen fungsional yang paling dasar akan sangat sulit untuk dapat melanjutkan usaha kita. bila sudah bisa menguasahi manajemen dasar kita pun harus juga menguasai apa yang menjadi kelebihan, kekurangan kita. kelemahan dan kekurangan kita sekalipun itu sangat tidak baik atau sangat jelek(terpuruk) sekalipun akan menjadi kelebihan yang menguntungkan, apa bila kita bisa memahami kekurangan kita dan berusaha untuk memperbaiki kekurangan kita. kita pun juga perlu memahami peluang dan ancaman karena pada dasarnya peluang dan ancaman tidak akan bisa lepas, karena mereka saling terikat satu sama lain dan itu pasti karena di dalam ancaman yang paling kelam pun pasti da peluang yang bisa membuat kita bangkit kembali, dan sekalipun kita bilang kita mendapat peluang terbaikpun itu bisa menjadi ancaman tergantung bagaimana kita mengelola peluang tersebut.


Daftar pustaka
2.Samuel C. Certo & J.Paul Peter, Strategic Management, McGraw-Hill, 1990, p.125
3. https://books.google.co.id/books?isbn=9796914174

Tidak ada komentar:

Posting Komentar