Minggu, Juli 15

Manajemen Pemasaran dalam Organisasi Bisnis

@L05-vaizar
@proyek-L10
@startup-L02














Abstrak
Majunya sebuah perusahaan di dukung oleh bagaimana sistem pemasaran atau marketing dari perusahaan tersebut. pemasaran juga menjadi indikator bagaimana perkembangan dari perusahaan maupun bisnis.

Kata kunci : Manajemen Pemasaran
Rumusan Masalah

kurang maksimalnya perkembangan sebuah perusahaan tergantung dari sebuah manajemen pemasaran tersebut,karena pemasaran adalah hal yang lebih produktif untuk mencapai omset yang ditargetkan sebuah perusahaan, Maka tidak salah , sebuah perusahaan memberikan gaji yang tinggi untuk seorang sales didalam ruang lingkup perusahaan tersebut.

Pendahuluan

 Banyak orang sering menggunakan istilah pemasaran untuk kegiatan periklanan atau penjualan. Semuanya itu sebenarnya hanyalah merupakan sebagian dari kegiatan pemasaran. Penjualan sebenarnya hanyalah merupakan salah satu bagian kegiatan pemasaran yaitu hanya menyangkut kegiatan transaksi yang sesungguhnya dilakukan. Periklanan merupakan salah satu metode kegiatan promosi yang merupakan bagian lain dari kegiatan pemasaran yaitu menyangkut aktifitas komunikasi. Sedangkan pemasaran meliputi masalah penetapan produk, harga, saluran distribusi dan promosi oleh perusahaan selain kegiatan penjualan di atas. (Pandji Anoraga, 1997)

Pembahasan

Manajemen pemasaran merupakan suatu proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harga, promosi, serta penyaluran barang, jasa dan gagasan untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individu serta organisasi. Manajemen pemasaran akan terjadi apabila sekurang-kurangnya satu pihak dari pertukaran potensial memikirkan cara untuk mendapatkan tanggapan dari pihak lain sesuai dengan yang dikehendaki.
Secara umum pengertian manajemen pemasaran bank ialah suatu proses per-encanaan, pelaksanaan, dan pengendalian dari kegiatan menghimpun dana, menya- lurkan dana, dan jasa-jasa keuangan lainnya dalam rangka memenuhi kebutuhan, keinginan, dan kepuasan nasabahnya.
Dari pengertian tersebut dapat diuraikan bahwa manajemen pemasaran bank adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan para nasabahnya terhadap produk dan jasa perbankan, baik produk simpanan, pinjaman, atau jasa-jasa lainnya. Penyediaan keinginan serta kebutuhan produk bank ini wajib dilakukan melalui perencanaan yang matang, baik perencanaan jangka pendek maupun jangka panjang. Kemudian dilaksanakan oleh banker yang professional. Setelah itu perlu dilakukan pengawasan dan pengendalian secara terus-menerus agar tidak menyimpang dari yang sudah ditentukan. Pada akhirnya, kegiatan pemasaran bank diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan nasabah serta dapat memberikan kepuasan kepada para nasabah.
Kegiatan pemasaran yang dialakukan suatu perusahaan memiliki beberapa tujuan yang akan dicapai, baik tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang. Dalam jangka pendek biasanya untuk merebut konsumen terutama untuk produk yang baru diluncurkan. Sedangkan dalam jangka panjang dilakukan untuk mempertahankan produk-produk yang sudah ada agar tetap terkenal..
Secara arti luas tujuan pemasaran bank dapat dijelaskan sebagai berikut:
  1. Memaksimumkan konsumen, dengan kata lain memudahkan merangsang konsumsi, sehingga dapat menarik nasabah untuk membeli produk yang ditawarkan bank secara berulang-ulang.
  2. Memaksimumkan kepuasan konsumen melalui berbagai pelayanan yang diinginkan nasabah.
  3. Memaksimumkan pilihan (ragam produk) dlam arti bank menyediakan berbagai jenis produk bank sehingga nasbah memiliki beragam pilihan pula.
  4. Memaksimumkan mutu hidup dengan memberikan berbagai kemudahan kepada nasabah dan menciptakakn iklim yang efisien.
Setidaknya ada 5 konsep manajamen pemasaran dengan segala kekurangan dan kelebihan yang harus Anda ketahui.

Konsep Produksi
Perusahaan yang mengadopsi konsep ini, berfikir bahwa barang maupun jasa yang dihasilkan haruslah murah, sehingga bisa dibuat kapan saja dan di mana saja agar tidak terjadi masalah dalam penjualan. Secara tidak langsung, perusahaan ini mencoba  manajemen pemasaran melalui upaya penurunan biaya produksi dan penguatan sistem distribusi. Dalam rangka menurunkan biaya produksi ke level minimum, perusahaan akan mengandalkan sistem produksi barang dalam skala besar. Konsep ini akan berjalan dengan baik jika permintaan melebihi stok. Namun, pelanggan tidak selalu  membeli barang atau jasa yang murah dan mudah didapat. Ada saatnya mereka membutuhkan barang berkualitas dengan harga yang pantas.

Konsep Produk
Perusahaan yang menggunakan konsep ini memercayai bahwa kualitas barang maupun jasa yang dihasilkan perusahaan haruslah bagus, sehingga mudah menarik konsumen. Konsep manajemen pemasaran ini, mungkin bisa diterima oleh sebagian konsumen, namun kita tidak boleh lupa, kualitas yang bagus pasti memengaruhi harga, sedangkan bagi sebagian konsumen, harga yang murah masih menjadi tujuan utama untuk membeli barang.

Konsep Penjualan
Perusahaan yang menggunakan konsep ini berpikir bahwa pelanggan tidak boleh dibiarkan sendirian. Perusahaan harus mengarahkan konsumen dengan sebuah teknik penjualan yang harus dipikirkan, karena barang tidak dibeli tetapi barang harus dijual. Dalam konsep manajemen pemasaran ini, perusahaan harus memikirkan usaha penjualan untuk memengaruhi konsumen membeli produknya. Mereka percaya bahwa dengan sistem penjualan yang baik, mereka bisa menjual produk apa saja yang mereka tawarkan. Hal ini terkadang ada benarnya meskipun tidak bisa diandalkan secara terus menerus. Anda mungkin bisa meraih hati pelanggan satu kali disaat pertama promosi, tapi dengan banyaknya kompetitor , bisa jadi pelanggan akan berpindah produk di kemudian hari.

Konsep Pemasaran
Perbedaan antara penjualan dan pemasaran adalah, penjualan lebih menekankan pada produk yang dijual, sedangkan pemasaran lebih tertuju kepada keinginan dan kebutuhan konsumen. Perusahaan yang menggunakan konsep pemasaran menganggap bahwa kepuasan konsumen adalah segalanya, sehingga barang atau jasa yang dihasilkan harus sesuai kebutuhan mereka. Dengan kata lain, perusahaan seperti ini tidak membuat apa yang mereka bisa, tapi membuat apa yang konsumen inginkan. Konsep manajemen pemasaran ini mungkin terkesan modern dan bisa bertahan dalam waktu cukup lama, namun konsep ini hanya bisa dinikmati kalangan tertentu yang memiliki tingkat kesejahteraan lebih.

Konsep Pemasaran Umum
Konsep ini menekankan tidak hanya pada kepuasan konsumen tapi juga memerhatikan manfaat bagi orang lain. Sebagai contoh, jika suatu perusahaan menghasilkan mobil yang rendah bahan bakar tapi menyebabkan polusi. Hal ini hanya membuat konsumennya puas, tapi masyarakat tidak menerima manfaatnya. Perusahaan dengan konsep manajemen pemasaran umum, tidak akan mau menjualnya. Perusahaan dengan konsep ini percaya, bahwa sebuah kesuksesan bisnis akan dipengaruhi oleh kepuasan pelanggan dan memiliki dampak baik yang bisa diterima masyarakat umum, sehingga konsep ini memungkinkan untuk digunakan dan disukai banyak konsumen.

Dari ke 5 penjelasan tentang konsep manajemen pemasaran di atas, banyak hal yang bisa pebisnis dapatkan untuk dipelajari. Setiap konsep memiliki kekurangan dan kelebihan. Setelah pebisnis menentukan konsep yang ingin digunakan,Dia juga harus mulai memikirkan untuk membuat laporan keuangan. Dengan laporan keuangan perusahaan, Pebisnis dapat mengelola keuangan bisnis lebih mudah hingga dapat membuat keputusan bisnis yang tepat

Kesimpulan

Hal yang utama untuk yang perlu untuk diperhatikan perusahaan adalah Manajemen perusahaan ,karena dengan tidak adanya manejemen pemasaran perusahaan yang bagus ,maka perusahaan tersebut rentan Gulung tikar.

Daftar Pustaka
http://indraputrabintan.blogspot.com/2012/09/dasar-pemasaran-peran-pemasaran-dalam.html
http://www.ayoksinau.com/konsep-dasar-manajemen-pemasaran-pengertian-manajemen-pemasaran-pemasaran-dalam-organisasi-dan-masyarakat-dan-konsep-inti-pemasaran-lengkap/
https://www.jurnal.id/id/blog/2017/5-konsep-penting-dalam-manajemen-pemasaran
http://ciungtips.com/2013/09/pentingnya-manajemen-pemasaran-dalam-proses-usaha.html





Tidak ada komentar:

Posting Komentar