Selasa, Oktober 15

Daur Ulang Plastik Menjadi Kerajinan Cantik

Oleh : Wahyu Denis Kurniawan (@N05-WAHYU)

Infografis Indonesia Sumbang Sampah Plastik Terbesar Kedua Sejagat. (Liputan6.com/Triyasni)

Indonesia sebagai penyumbang sampah plastik terbesar nomor dua di dunia setelah Tiongkok. Meski begitu, pengelolaan sampah plastik masih rendah, tanggung jawab perusahaan terhadap sampah-sampah mereka pun minim.

Data Sustainable Waste Indonesia (SWI), kurang dari 10% sampah plastik terdaur ulang dan lebih 50% tetap berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

“Ada lebih dari 380 TPA di Indonesia setidaknya 8.200 hektar yang sebagian akan atau sudah penuh,” kata Dini Trisyanti, Direktur SWI dalam temu media di Jakarta, pekan lalu.

Plastik adalah salah satu bahan kemasan yang sangat populer dan sering digunakan. Namun, kepopuleran plastik ini justru menjadi bahaya tersendiri bagi para manusia karena jika sudah dibuang, bahan ini sangat sulit untuk diurai. Karena itulah kita sebagai pengguna plastik harus menaruh perhatian lebih pada masalah ini, salah satunya adalah dengan melakukan daur ulang plastik yang sudah pernah kita gunakan.
Mengurangi sampah dengan cara daur ulang menjadi solusi saat ini. Sampah-sampah yang didapat  kemudian diolah menjadi berbagai kerajinan. Kerajinan tersebut berupa tas, dompet, hiasan rumah, celengan, dan bros. 


Cara Daur Ulang Sampah Plastik

Daur ulang limbah atau sampah plastik ini mengacu pada menyimpan serta memproses ulang plastik tersebut sehingga menjadi produk lain yang memiliki kegunaan. Adapun cara mendaur ulang sampah plastik adalah sebagai berikut:

  1. Kenali jenis plastiknya terlebih dahulu. Ini akan mempermudah Anda untuk melakukan penyortiran nantinya.
  2. Jika sudah, mulailah menyortir sampah plastik yang Anda punya, bisa berdasarkan warna ataupun kandungan resinnya.
  3. Setelah itu, mulailah membersihkan sampah-sampah plastik tersebut supaya Anda tidak lagi jijik untuk memegangnya dengan tangan secara langsung.
  4. Jika diantara plastik-plastik tersebut masih ada yang bisa Anda gunakan, gunakan saja yang biasa disebut dengan teknik Reuse. Misalnya botol plastik bekas sabun, Anda bisa memakainya untuk menyimpan cairan sabun lagi ataupun cairan lainnya yang sebaiknya tidak ditujukan untuk konsumsi.
  5. Tetapi jika Anda lebih tertarik untuk mengubah sampah-sampah tersebut menjadi bijih plastik, Anda bisa mengikuti tahapan-tahapan yang ada di bawah ini:
      

    • Pastikan plastik bersih dari berbagai kontaminer, entah itu kertas, plastik tipe yang lainnya ataupun sisa isi yang masih ada di dalamnya.
    • Untuk plastik yang berongga, seperti botol perlu dipipihkan terlebih dahulu, bisa dengan cara menginjaknya atau jika Anda punya Anda bisa menggunakan mesin pres saja.
    • Jika sudah, mulai masukkan plastik ke dalam mesin pencacah plastik supaya plastik-plastik tersebut berubah menjadi serpihan-serpihan yang lebih kecil.
    • Selanjutnya, lakukan pemisahan antara serpihan plastik yang ringan dengan serpihan plastik yang berat. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan bantuan air ataupun mesin khusus. Tujuan pemisahan ini adalah untuk memastikan agar sampah plastik jenis yang satu dengan jenis yang lainnya tidak tercampur, karena masing-masing jenis plastik tersebut menghasilkan produk akhir yang juga tidak sama.
    • Setelah itu, cuci serpihan-serpihan plastik dengan menggunakan deterjen supaya tidak ada lagi kontaminan yang tersisa. Kemudian, gunakan mesin khusus untuk membedakan jenis resin plastik, lalu keringkan.
    • Setelah kering, lelehkan plastik tersebut untuk mempermudah membentuknya kembali. Bisa dibentuk menjadi bentuk yang baru ataupun dibentuk menjadi butiran-butiran plastik.
 

sumber gambar : google.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar