Kamis, Oktober 17

Pengembangan Produk Makanan Semur Ikan Lele

Ikan Lele, secara ilmiah terdiri dari banyak spesies. Tidak mengherankan pula apabila lele di Nusantara mempunyai banyak nama daerah. Antara lain: ikan kalang (Sumatra Barat), ikan maut (Gayo), ikan seungko (Aceh), ikan sibakut (Karo), ikan pintet (Kalimantan Selatan), ikan keling (Makassar), ikan cepi (Sulawesi Selatan), ikan lele atau lindi (Jawa Tengah) atau ikan keli (Malaysia), ikan 'keli' untuk lele yang tidak berpatil sedangkan disebut 'penang' untuk yang memiliki patil (Kalimantan Timur).


Di seluruh dunia ikan lele didapatkan dengan cara ditangkap maupun dibudidayakan. Penilaian terhadap rasa dari daging ikan ini bervariasi, ada yang menganggapnya memiliki rasa yang luar biasa, ada yang menganggapnya tidak memiliki rasa yang kuat. Ikan lele dimasak dengan berbagai cara. Di Eropa ikan ini dimasak dengan cara yang sama dengan ikan mas namun di Amerika Serikat ikan ini dibalut dengan tepung dan digoreng. 

Ikan lele mengandung Vitamin D yang cukup tinggi. Ikan lele hasil budi daya mengandung asam lemak omega-3 yang rendah namun memiliki asam lemak omega-6 yang tinggi.

Ikan lele yang banyak dipasarkan di Amerika Serikat merupakan ikan dari famili Ictaluridae. Sedangkan di Indonesia, ikan lele yang dikonsumsi paling banyak berasal dari famili Clariidae pada ordo yang sama, Pengolahan yang paling populer adalah dengan digoreng, dan disajikan sebagai pecel lele. Bentuk pengolahan lain adalah dengan diberi bumbu mangut (mangut lele).

Dalam meningkatkan penjualan tentu memerlukan sebuah inovasi baru dalam pengembangan produk, ikan lele yang hanya di jual dengan cara di goreng dan dijadikan pecel tentu sudah banyak di pasaran, untuk itu butuh sebuah ide unik dan pengembangan kuliner.






Semur ikan tentu sudah sangat familiar dikalangan warga nusantara, tetapi bagaimana dengan semur ikan lele? Tidak semua orang pernah mencoba semur ikan lele. Untuk itu pengembangan semur ikan lele sangat menjanjikan.

Harga semur ikan lele tentu sangat murah dan juga dapat dikonsumsi anak-anak umur 7 tahun hingga orang dewasa sehingga target pasar sangat mudah untuk dijangkau, selain itu ikan lele pun juga mudah dikembang biakan dan memudahkan untuk mendpat bahan pokok utamanya. 

Persaingan pun tidak begitu banyak dan juga peluang untuk membangun usaha ini cukup besar sehingga kita mudah melangkah tanpa harus bersaing sengit dengan kompetitor lain.

Jadi bagaimana, sangat tertarik untuk mencoba semur ikan lele?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar