Sabtu, Maret 28

Empathy anda dalam menemukan ide bisnis

Nama: khaerul anam (@Q10-KHAERUL)
Nim: 41319010025
    Design Thinking adalah salah satu metode baru dalam melakukan proses desain. Design Thinking merupakan metode penyelesaian masalah yang berfokus pada pengguna atau user. Design Thinking sendiri dipopulerkan oleh David Kelley dan Tim Brown pendiri IDEO – sebuah konsultan desain  yang berlatar belakang desain produk berbasis inovasi.

     Empati adalah kemampuan dengan berbagai definisi yang berbeda yang mencakup spektrum yang luas, berkisar pada orang lain yang menciptakan keinginan untuk menolong sesama, mengalami emosi yang serupa dengan emosi orang lain, mengetahui apa yang orang lain rasakan dan pikirkan, mengaburkan garis antara diri dan orang lain

 3 Bagian penting dalam Empathi

  • Observe (amati) : mengapati perilaku User dan cara mereka berinteraksi dengan lingkungan agar dapat memahami hal yang sebenarnya dibutuhkan oleh mereka.
  •  Engage (terlibat) : merupakan cara untuk terlibat secara langsung dengan user, seperti turut serta dalam membantu mengungkapkan pikiran dan nilai yang mereka pegang. 
  • Immerse (Merasakan Langsung ) ; merupakan cara untuk merasakan situasi yang user rasakan.
 pentingnya Empathy:

1. Meningkatkan penjualan, loyalitas, dan referensi
Setiap tenaga penjualan terampil tahu bahwa kunci untuk menutup penjualan adalah mengantisipasi kebutuhan pelanggan Anda dan menunjukkan bagaimana produk atau jasa Anda akan paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

2. Produktivitas dan inovasi yang dipercepat
Ketika pelanggan menganggap perusahaan Anda sebagai empatik, Anda akan melihat peningkatan penjualan, tetapi tunggu ... masih ada lagi. Karyawan dengan keterampilan empati yang kuat juga lebih produktif dan inovatif. Ini berarti jika Anda ingin meningkatkan efisiensi dan memperluas jumlah masalah yang dapat Anda pecahkan untuk pelanggan, Anda ingin mempekerjakan karyawan dengan "soft skill" yang kuat.

3. Keunggulan kompetitif dan nilai pasar yang lebih besar
Perusahaan-perusahaan berkinerja tinggi juga berada di daftar teratas Perusahaan Paling Empati. Ini mungkin tampak mengejutkan pada awalnya: Tidakkah Anda harus kejam dan mau menang dengan biaya apa pun untuk menjadi kompetitif dalam ekonomi kapitalis global ini? Nah, jika Anda sudah memperhatikan, jawabannya akan jelas. Faktanya, statistik menunjukkan bahwa empati lebih penting bagi kesuksesan bisnis daripada sebelumnya.
4. Keterlibatan dan kolaborasi yang diperluas
Jadi, jika manajer dan anggota tim terbaik mengekspresikan empati dan kesediaan untuk bertindak dengan belas kasih terhadap orang lain, maka masuk akal bahwa perusahaan dengan budaya yang mendorong empati akan menarik individu yang sangat terlibat. Dan itulah yang ditunjukkan oleh data. Perusahaan empati juga memiliki retensi yang lebih baik dan semangat kerja yang lebih tinggi di antara karyawan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar