Selasa, Maret 10

Entrepreneur and Working Skill

Oleh : Agung Widiantoro (@R18-AGUNG)

Secara umum wirausaha adalah seseorang yang bebas dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dalam menjalankan kegiatan usahanya atau bisnisnya atau hidupnya.
Wirausaha ini bebas merancang, menentukan mengelola dan mengendalikan semua usahanya, serta terampil memanfaatkan peluang dalam mengembangkan usahanya dengan tujuan meningkatkan kehidupannya. (Suharyono, 2017).
Suhayono (2017) menambahkah bahwa kondisi yang perlu diperlukan untuk membentuk budaya yang mampu menciptakan sikap dan perilaku dalam kewirausahaan harus dilakukan dengan 2 (dua) pendekatan :

1) Diperkenalkan dalam dunia kerja dalam bentuk studi lapangan atau magang.
2) Diminta untuk mengamati keberhasilan dan kegagalan seseorang yang memiliki karakteristik wirausahawan dari berbagai bidang pekerjaan/ profesi, antara lain atlet, artis, petani, pejabat, guru, pedagang, dokter, pengacara dan notaris.

Menurut Mulazid (2013), hingga sekarang, masalah bangsa yang sangat klasik dan meresahkan adalah tidak imbangnya lapangan kerja dibandingkan dengan jumlah pencari kerja. Dengan adanya masalah klasik ini negara kita telah menumpuk stok pengangguran yang jumlahnya tiap hari semakin membengkak. Hal ini nampak jelas terlihat dari jumlah pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil berjalan dengan baik. Dengan demikian, kompetensi diartikan sebagai pengetahuan, keterampilan dan (CPNS) pada tahun 2013 yang sangat membludak, berkisar 60.000 orang secara nasional.
Selanjutnya dijelaskan dalam artikel Mulazid (2013) bahwa Keterampilan yang harus dimiliki seseorang dalam bekerja adalah sebagai berikut :

1. Managerial Skill
Managerial skill atau keterampilan manajerial merupakan bekal yangharus dimiliki wirausaha. Seorang wirausahawan harus mampu menjalankanfungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan dan pengawasan agarusaha yang dijalankannya dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Kemampuanmenganalisis dan mengembangkan pasar, kemampuan mengelola SDM, material, uang, fasilitas dan seluruh sumber daya perusahaan merupakansyarat mutlak untuk menjadi wirausaha sukses.

2. Conceptual Skill
Kemampuan untuk merumuskan tujuan, kebijakan dan strategi usahamerupakan landasan utama menuju wirausaha sukses. Tidak mudah memangmendapatkan kemampuan ini. Kita harus ekstra keras belajar dari berbagaisumber dan terus belajar dari pengalaman sendiri dan pengalaman orang laindalam berwirausaha.

3. Human Skill
Supel, mudah bergaul, simpati dan empati kepada orang lain adalah modal keterampilan yang sangat mendukung kita menuju keberhasilan usaha. Dengan keterampilan seperti ini, kita akan memiliki banyak peluang dalam merintis dan mengembangkan usaha.
Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan ini, misalnyadenganmelatih diri diberbagai organisasi, bergabung dengan klub-klub hobi danmelatih kepribadian kita agar bertingkah laku mentenangkan bagi orang lain.

4. Decision Making Skill
Sebagai seorang wirausaha, kita seringkali dihadapkan pada kondisiketidakpastian. Berbagai permasalahan biasanya bermunculan pada situasi sepertiini. Wirausaha dituntut untuk mampu menganalisis situasi dan merumuskanberbagai masalah untuk dicarikan berbagai alternatif pemecahannya.

Tidak mudah memang memilih alternatif terbaik dari berbagai alternatif yang ada.Agar tidak salah menentukan alternatif, sebelum mengambil keputusan, wirausahaharus mampu mengelola informasi sebagai bahan dasar pengambilan keputusan.Keterampilan memutuskan dapat kita pelajari dan kita bangun melalui berbagaicara. Selain pendidikan formal, pendidikan informal melalui pelatihan, simulasidan berbagi pengalaman dapat kita peroleh.

5. Time Managerial Skill
Para pakar psikologi mengatakan bahwa salah satu penyebab atau sumberstress adalah ketidakmampuan seseorang dalam mengatur waktu dan pekerjaan.Ketidakmampuan mengelola waktu membuat pekerjaan menjadi menumpuk atautak kunjung selesai, sehingga membuat jiwanya gundah dan tidak tenang.Seorang wirausaha harus terus belajar mengelola waktu. Keterampilan mengelola waktu dapat memperlancar pelaksanaan pekerjaan dan rencana-rencana yang telah digariskan.

Sedangkan menurut (Nufus, 2015), faktor-faktor yang menunjang dalam berwirausaha antara lain pengendalian alat , ditukar/dijual, pendapatan, kreativitas, individu kerja keras serta berani berisiko. Untuk menjadi seorang entrepreneur diperlukan mimpi, keinginan untuk berubah dan dapat mengantisipasi, tidak menyia-nyiakan moment, be intellectual, responsive dan proaktif, belajar dari pengalaman, networking, be independent (tidak tergantung), komitmen, komunikatif, be different (kreatifitas), memanfaatkan peluang,dan menentukan hasil.

Nufus (2015) menegaskan bahwa untuk menjadi seorang entrepreneur diperlukan mimpi, keinginan untuk berubah dan dapat mengantisipasi, tidak menyia-nyiakan moment, be intellectual, responsive dan proaktif, belajar dari pengalaman, networking, be independent (tidak tergantung), komitmen, komunikatif, be different (kreatifitas), memanfaatkan peluang,dan menentukan hasil.

Daftar Pustaka :
• Nufus, Mohamad Zaky, 2015. “Penarapan Jiwa Wirausawan Pada Individu Berawal Dari Percaya Diri dan Berorientasi Kedepan untuk menjadi Wirausaha yang Berhasil”, Universitas Jendral Sudirman Purwokerto.
• Suharyono, 2017. “Sikap dan Perilaku Wirausahawan”, Universitas Nasional Jakarta.
• Mulazid, Ade Sofyan, 2013. “Menumbuhkan Semangat dan Jiwa Wirausaha di Kalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi Berbasis Kompetensi”, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar