Minggu, Oktober 3

INOVASI DAN KREATIF PADA BISNIS SEMASA PANDEMI

 Direview Oleh :

Rohmah Fitriani @S14-ROHMAH 

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Inovasi dan kreatifitas sering dijadikan sebagai arahan dalam berbisnis agar usahanya dapat bersaing di pasar saat ini. Dengan mengembangkan kreatifitas dan juga inovasi dapat menciptakan karakteristik pada produk yang dimiliki.

Karakteristik ini merupakan pembeda antara produk yang telah kamu buat dengan produk pesaing. Dalam berbisnis perlunya ciri khas dapat membuat produk yang dipasarkan lebih mudah untuk diingat oleh konsumen, dengan kata lain menjadi pembeda dengan produk pesaing baik dari segi cita rasa, bentuk produk, kemasan produk, dll.

Pasar Indonesia merupakan target yang bagus dalam menciptakan bisnis. Memiliki banyak ppenduduk berarti target yang dituju memiliki jumlah yang banyak, itu menjadi peluang tersendiri jika dapat menciptakan produk yang unik dan memiliki kualitas yang bagus. Untuk dapat menciptakan produk yang bagus, bermula dari sebuah ide yang awalnya dibangun dan ditambah dengan kreatifitas dan juga inovasi juga pengalaman yang telah diperoleh, maka produk akan memiliki peluang bertahan dan dapat bersaing dengan produk lainnya dalam jangka waktu yang lama..

1.2 Rumusan Masalah

a. Apa yang dimaksud dengan inovasi dan kreatifitas secara umum?

b. Apa alasan penting inovasi dan kreatifitas dibutuhkan dalam berbisnis?

c. Bagaimana meningkatkan inovasi dan kreatifitas pada saat pandemi?

1.3 Tujuan

a. Mengetahui pengertian inovasi dan kreatifitas secara umum.

b. Mengetahui pentingnya inovasi dan kreatifitas dalam berbisnis.

c. Dapat meningkatkan  inovasi dan kreatifitas pada saat pandemi.


BAB II

PEMBAHASAN

2.1  Inovasi

Menurut UU No. 19 Tahun 2002, inovasi ialah kegiatan penelitian, pengembangan, dan atau pun perekayasaan yang dilakukan dengan tujuan melakukan pengembangan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru, ataupun cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah ada ke dalam produk atau pun proses produksinya.

Menurut Everett M. Rogers, inovasi ialah sebuah ide, gagasan, ojek, dan praktik yang dilandasi dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau pun kelompok tertentu untuk diaplikasikan atau pun diadopsi. Terdapat ciri-ciri inovasi yang perlu diketahui antara lain :

  1. Baru
    Gagasan yang benar-benar murni dan belum pernah digunakan oleh siapapun. Dapat pula diartikan sesuatu yang sudah pernah digunakan orang lain, tetapi ingin diadopsi lantaran dirasa cocok dijadikan solusi.

  2. Khas
    Inovasi akan selalu bersifat khas walaupun berawal dari pengadopsian. Ini bisa diartikan, dengan segala pengadopsian yang dipraktikkan di tempat baru akan memunculkan ciri khas tersendiri.

  3. Terencana
    inovasi dilakukan melalui proses yang dipersiapkan dengan matang, jelas, tidak tergesa-gesa dan sudah direncanakan terlebih dulu.

  4. Memiliki Tujuan Yang Jelas
    Ilmu pengetahuan pasti menitikberatkan pada objek dan subjek dalam pengembangan. Jika tidak menentukan objek dan subjek yang jelas, maka inovasi tidak akan tepat sasaran bahkan gagal diterapkan.

2.2  Kreatif

Kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik yang benar-benar merupakan hal baru atau sesuatu ide baru yang diperoleh dengan cara menghubungkan beberapa hal yang sudah ada dan menjadikannya suatu hal baru. Selain itu, kreativitas adalah hal-hal yang membuat kita takjub dengan hal-hal baru, karena kreativitas bisa mewujudkan ide-ide cemerlang.

Kemampuan untuk berkreasi dan menciptakan suatu kreativitas adalah kelebihan yang sebaiknya dimiliki oleh kamu karena akan memberikan banyak dampak positif dalam kehidupan. Bahkan dalam dunia pekerjaan dan bisnis, kreativitas adalah modal mutlak yang membuat pekerja dan pebisnis selalu bertahan dalam kondisi apapun. Menurut Pedoman Diagnostik Potensi Peserta Didik (Depdiknas 2004:19) dalam Nurhayati (2011: 10), disebutkan ciri kreativitas adalah sebagai berikut:

  1. Menunjukan rasa ingin tahu yang luar biasa.
  2. Menciptakan berbagai ragam dan jumlah gagasan guna memecahkan persoalan.
  3. Sering mengajukan tanggapan yang unik dan pintar.
  4. Berani mengambil risiko.
  5. Suka mencoba.

Berdasarkan model Wallas, yang dikutip oleh Solso (1991), dikutip dari Ngalimun dkk (2013: 52) kreativitas sendiri bisa muncul melalui empat tahap sebagai berikut:

  1. Tahap Persiapan
    Berisi kegiataan pengenalan masalah, pengumpulan data informasi yang relevan, melihat hubungan antara hiptesis dengan kaidah-kaidah yang ada, tapi belum sampai menemukan sesuatu, dan baru sekadar menjajaki kemungkinan-kemungkinan. Sampai batas tertentu keseluruhan pendidikan, latar belakang umum dan pengalaman hidup turut menyumbang proses persiapan menjadi kreatif.

  2. Tahap Inkubasi
    Masa inkubasi atau tahap istrirahat, masa menyimpan informasi yang sudah dikumpulkan, lalu berhenti dan tidak lagi memusatkan diri atau merenungkannya. Kreativitas adalah hasil kemampuan pikiran dalam mengaitkan berbagai gagasan, menghasilkan sesuatu yang baru dan unik. Dalam proses mengaitkan ide, pikiran sebenarnya melakukan proses, yaitu:
    • Menjajarkan: mengambil satu gagasan dan mengadunya dengan ide lain, dari kontras muncul ide baru.
    • Memadukan: meminjam sifat aspek dari dua ide dan menyatukannya untuk bersama-sama membentuk ide baru.
    • Menyusun atau memilih: menggabungkan banyak ide untuk membentuk suatu sintesis dipuncak atau dasar, ide yang benar-benar bary, yang menyatukan seluruh elemen.
    • Mengitari: dimulai dengan gambaran kabur ide baru, kemudian mempersempitnya pilihan untuk mendapatkan suatu konsep pokok yang manjur.
    • Membayangkan: menggunakan imajinasi dan fantasi untuk menghasilkan ide baru dari ide lama.

  3. Tahap Pencerahan
    Tahap pencerahan yang dikenal luas sebagai pengalaman eureka atau “Aha”, yaitu saat inspirasi atau sebuah gagasan baru muncul dalam pikiran, seakan dari ketiadaaan untuk menjawab tantangan kreatif yang sedang dihadapi.

  4. Tahap Pelaksanaan atau Pembuktian
    Di tahap ini titik di mana seseorang memberi bentuk pada ide atau gagasan baru, dan menyakinkan bahwa gagasan tersebut dapat diterapkan. Dalam tahap ini ada gagasan yang dapat berhasil dengan cepat dan ada juga yang perlu waktu bulanan bahkan tahunan.

2.3  Pentingnya Inovasi Dan Kreativitas Dalam Berbisnis

Kreativitas dan inovasi mempunyai peranan yang penting dalam menjalankan sebuah bisnis. Seringnya banyak kesuksesan yang didapat oleh pebisnis diawali dengan kreativitasnya menemukan inovasi pengembangan produk bisnisnya. Daya kreativitas tersebut selayaknya dilandasi dengan cara berpikir yang maju, ide baru, dan berbeda dibandingkan produk-produk yang telah ada.

Jika pebisnis mampu memaksimalkan kreativitas untuk melahirkan sebuah inovasi, maka bisnis yang dikelola akan mampu pula tampil berbeda dibandingkan dengan bisnis serupa lainnya. Para pebisnis dituntut untuk terus mengembangkan kreativitas dan berinovasi antara lain untuk:

  1. Meningkatkan Efisiensi Produk
    Inovasi pada sebuah produk bertujuan untuk meningkatkan efisiensinya. Barang yang mengalami inovasi akan dapat melakukan tugasnya dengan tepat sasaran tanpa perlu membuang waktu lebih banyak.

  2. Sebagai Pembeda atau Ciri Khas Bisnis
    Salah satu tujuan utama dari inovasi adalah melakukan atau menciptakan sesuatu yang berbeda dari para kompetitor di bidang sama. Jika ingin berinovasi pada produk, maka kembangkan produk itu hingga memiliki keunggulan atau spesifikasi khusus yang tidak ada di pasaran. Dengan begitu, suatu bisnis bisa memiliki pembeda atau ciri khas tersendiri, baik dalam hal produk maupun identitas.

  3. Menarik Lebih Banyak Konsumen
    Setelah melakukan inovasi dalam bisnis, kamu nantinya berpeluang besar untuk menarik banyak konsumen lebih banyak dari sebelumnya. Konsumen memang menyukai hal-hal yang baru dan cenderung lebih unik dan yang memang mereka sukai.

  4. Menciptakan Pasar Baru di Tengah Masyarakat
    Tujuan lain inovasi dalam bisnis adalah untuk menciptakan pasar baru di masyarakat. Produk yang diberi inovasi memberikan fitur dan perkembangan terbaru yang akan menarik minat masyarakat. Sehingga masyarakat tertarik untuk membeli produk tersebut. Inovasi tidak selamanya memberikan perkembangan tetapi kadang juga melakukan pengurangan fitur.

 

2.4  Meningkatkan Inovasi Dan Kreativitas Saat Pandemi

Salah satu keberhasilan dari menjalankan usaha adalah mampu meningkatkan kreativitas. Usaha yang diimbangi dengan kreativitas tidak akan menimbulkan kesan monoton. Kreativitas tidak hanya dibutuhkan oleh pekerja seni, setiap pekerjaan membutuhkan kreativitas. Terutama di saat pandemi, sebagai pelaku usaha kita harus beradaptasi dengan perilaku konsumen yang berubah dari sebelumnya.

Kalangan industri dituntut untuk kreatif dan inovatif terkait pengembangan produk ataupun proses pemasaran agar produk tetap bertahan di tengah pandemi. Untuk itu berikut bagaimana cara untuk dapat meningkatkan inovasi dan kreativitas pada saat pandemi saat ini yaitu :

  1. Punya semangat untuk menambah ilmu baru
    Orang kreatif adalah orang yang mempunyai banyak ide yang bisa diperoleh jika seseorang memiliki pengetahuan. Pengetahuan dan wawasan Anda tentang usaha harus ditambah dari waktu ke waktu. Salah satu hal yang paling mudah dilakukan adalah membaca, sharing dengan orang lain, atau mengikuti pelatihan dan sejenisnya.Saat ini semua dilakukan secra online seperti mengikuti seminar dan pelatihan secara online.

  2. Jangan takut bereksperimen
    Kreativitas dan inovasi akan memunculkan peluang usaha baru yang menguntungkan. Namun, inovasi dan ide-ide cemerlang tidak akan membuahkan hasil jika Anda takut untuk mencoba. Jangan takut bermain dengan eksperimen-eksperimen kecil yang sebenarnya dapat membuka kesempatan kita untuk belajar dari kesalahan dan bereksplorasi kembali.

  3. Jalin relasi dengan orang-orang kreatif
    Masih berkaitan dengan poin pertama, bergaul dan menjalin relasi dengan orang-orang kreatif mampu menjadi sarana yang tepat untuk meningkatkan kreativitas. Anda bisa menjalin relasi dengan orang-orang kreatif melalui komunitas-komunitas ataupun orang yang ada di sekitar Anda. Karena adanya pemberlakuan social distancing, Anda bisa memanfaatkan jejaring media sosial untuk bergabung dengan komunitas. Bergaul dengan orang yang memiliki latar belakang yang sama akan menambah hasrat atau passion Anda terhadap hal tersebut.

  4. Peka terhadap lingkungan sekitarMeningkatkan kreativitas juga bisa dilakukan dengan lebih memperhatikan lingkungan sekitar Anda. Mulailah untuk terbiasa peka dan memperhatikan secara detail apa yang terjadi di lingkungan sekitar Anda. Jadikanlah apapun yang Anda dengar, lihat, dan rasakan sebagai proses mengembangkan kreativitas. Jangan batasi diri Anda dan mulailah peduli pada lingkungan sekeliling Anda. Selain hal tersebut, cobalah menerima masukan, baik fakta atau informasi lainnya dari orang ada di sekeliling

 


 

Mindmapping

 

 

.


BAB III

KESIMPULAN

 

3.1  Kesimpulan
Sebagai pebisnis memang sepatutnya selalu tahu dan paham apa yang sedang terjadi di pasar, agar bisa menentukan kreativitas dan inovasi apa yang cocok untuk bisnis yang sedang dijalankan dalam upaya untuk terus mampu memenuhi kebutuhan pasar. Untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar, perlunya research dan menambah wawasan dengan menuangkan ide-ide inovatif dan kreatif agar produk dapat bertahan dipasaran dan juga dapat bersaing. Dengan adanya inovasi dan kreativitas yang dituangkan kedalam produk, produk yang dipasarkan akan memiliki ciri khas tersendiri. Hal ini sangat bermanfaat dalam mengembangkan nama sebuah produk gar makin dikenal.

 

 


 

DAFTAR PUSAKA

 

https://www.merdeka.com/trending/pengertian-inovasi-menurut-para-ahli-ketahui-ciri-ciri-beserta-manfaatnya-kln.html

https://www.fimela.com/lifestyle/read/4473669/kreativitas-adalah-kemampuan-untuk-berkreasi-kenali-ciri-dan-tahapannya

https://majoo.id/blog/detail/pentingnya-kreativitas-dan-inovasi-dalam-memenuhi-kebutuhan-pasar

https://www.daya.id/usaha/artikel-daya/pengembangan-diri/5-cara-meningkatkan-kreativitas-wirausaha-di-masa-pandemi

https://pixabay.com/id/illustrations/ide-simbol-inovasi-logo-kreatif-3383766/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.