Minggu, Oktober 24

“ Mengembangkan Model Bisnis Dalam Era Ekonomi Digital”

 

Oleh :

Debi kurniawan ( @S07-DEBI )

Abstrak:Mengembangkan model bisnis pada era ekonomi digital dapat menjadi sebuah alternatif solusi yang dapat dijalankan, mengingat kondisi yang terjadi saat ini, dimana perkembangan teknologi yang semakin meningkat dengan berbagai kemudahan yang ada didalamnya mampu menjadikan sebuah model bisnis dapat berkembang secara pesat jika kita dapat memanfaat situasi tersebut. Era ekonomi digital memberikan setiap wirausaha  berbagai pilihan alternatif dari suatu proses pengembangan bisnis yang akan atau sedang dilakukan, hal ini tentu menjadi sebuah keuntungan yang baik bagi setiap wirausaha dalam merancang dan menerapkan model bisnis yang ingin mereka buat dan kembangkan, yang bertujuan agar setiap wirausaha mampu menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan yang terjadi didalam perkembangan teknologi yang ada dan mampu menghadapi persaingan secara global. Dalam konsep ekonomi digital, pengembangan model bisnis menjadi sangat penting, dimana

Kata Kunci : Model bisnis, Ekonomi digital, Persaingan Global

Pendahuluan

Dalam perkembangan perekonomian saat ini kita dapat melihat bagaimana kemajuan teknologi informasi yang begitu pesat yang menjadikan internet sebagai salah satu teknologi yang dibutuhkan dalam melakukan komunikasi dan mendapatkan informasi dari berbagai belahan dunia, baik dalam lingkungan masyarakat sehari-hari sampai pada berbagai proses bisnis yang ada didalamnya. Hal ini tentu membuat berbagai kreatifitas yang muncul secara inovatif yang dibuat untuk dapat menyesuaikan bagaimana proses bisnis yang akan dijalankan dan dikembangkan.

Dalam segi pemasaran produk, pemanfaatan internet menjadi sangat penting dimana sector online menjadi salah satu pasar yang potensial dalam meningkatkan penjualan dan berbagai tahapan yang ada didalamnya. Dalam menangani berbagai masalah yang muncul dalam transaksi bisnis secara online, perlu adanya peran aktif dari setiap pengguna dalam membina komunikasi yang saling bersinergi antara wirausaha dengan konsumen mereka.

Transaksi bisnis dengan menggunakan internet atau lebih dikenal dengan sebutan e-commerce dan e-business, dengan adanya e-commerce tentu setiap orang dapat memiliki peluang untuk dapat mengembangkan usaha yang mereka miliki dan bukan tidak mungkin mereka mampu bersaing dan berhasil didalam bisnis yang mereka jalankan. Perkembangkan teknologi yang begitu cepat seperti saat ini, mendorong berbagai bidang usaha untuk dapat menciptakan berbagai platform baru berbasis internet untuk lebih memperkenalkan dan mengembangkan inovasi produk yang mereka miliki.

Hal ini tentu menjadi sebuah bisnis model yang menjanjikan berbagai potensi keuntungan bagi setiap wirausaha. Untuk dapat lebih memahami ap aitu model bisnis, dalam artikel ini akan sedikit memberi gambaran apa itu model bisnis, karakteristik dan manfaatnya dalam era ekonomi digital saat ini.

1. Apa itu Model Bisnis


Menurut Wikipedia, Model bisnis menggambarkan pemikiran tentang bagaimana sebuah organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai-nilai, baik itu ekonomi, sosial, ataupun bentuk-bentuk nilai lainnya. Istilah  model bisnis karena itu dipakai untuk ruang lingkup yang luas dalam konteks formal dan informal untuk menunjukkan aspek inti suatu bisnis, termasuk mencakup maksud dan tujuan, apa yang ditawarkan, strategi, infrastruktur, struktur organisasi, praktik-praktik niaga, serta kebijakan-kebijakan dan proses operasional.

Dengan kata lain, model bisnis merupakan suatu model yang menjelaskan dan menjabarkan bagaimana sebuah perusahaan dapat bergerak dan berkembang untuk memperoleh keuntungan. Peter Drucker mengemukakan bahwa “sebuah model bisnis yang handal harus dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan krusial seperti “siapa pelanggan perusahaan?’, seberapa penting pelanggan bagi perusahaan, bagaimana manajemen mampu menghasilkan keuntungan bagi perusahaan, atau apa yang mendasari manajemen memutuskan kapan dan bagaimana harus memberikan nilai tambah bagi pelanggan.

2. Karakteristik Model Bisnis.

Menurut Casadesus-Masnell and Ricart, terdapat 3 karakteristik utama dalam sebuah model bisnis diantaranya :

1.      Model bisnis harus sesuai dengan tujuan perusahaan

2.      Model bisnis harus mampu memperkuat dirinya sendiri.

3.      Model bisnis harus Tangguh dan handal dalam mengatasi ancaman pesaing, indikator keberhasilan model bisnis yang ditinjau dari segi kemampuan mengatasi ancaman pesaing diantaranya; Replikasi, terbacanya kekuatan model perusahaan, ketidakfokusan terhadap pasar, dan subtitusi.

Model bisnis memliki 9 elemen penting yang menjadi dasar dalam penerapan proses bisnisnya, yaitu :

a.      Customer segments

b.      Value proposition

c.       Channels

d.      Revenue streams

e.       Key resource

f.        Customer relationship

g.      Key Activities

h.      Key Partnership

i.        Cost Structur

Dari berbagai struktur diatas dapat memahami bahwa, setiap model bisnis harus dapat memiliki dan mengetahui berbagai kriteria dan tujuan yang dibutuhkan sehingga penerapan model bisnis dalam pengembangan usaha dapat berjalan secara optimal.

 3. Manfaat Model Bisnis.

Model bisnis yang baik tentu akan mendatangkan keuntungan yang besar bagi setiap bisnis, hal ini menjadi begitu berpengaruh terhadap setiap aktifitas bisnis karena seperti yang kita tahu bahwa bisnis model mampu memberikan pemahaman terhadap setiap konsumen terkait nilai-nilai dari produk yang dikembangkan. Sehingga bukan tidak mungkin muncul ketertarikan bagi setiap pelanggan terhadap produk yang dibuat, bahkan kemungkinan akan hadirnya investor baru dapat terjadi, sehingga pencapaian tujuan perusahaan dapat berjalan dengan baik. 

Berikut beberapa manfaat yang diperoleh dalam penerapan bisnis model daintaranya :

1.      Mampu lebih unggul dari competitor

2.      Mampu menarik perhatian investor baru.

3.      Menciptakan manajemen keuangan yang teratur.

4. Ekonomi Digital

Menurut Don Tapscott, Ekonomi digital merupakan sebuah sosiopolitik dan sistem ekonomi yang mempunyai karakteristik sebagai sebuah runag inteliken, yang meliputi informasi, berbagai akses instrument, kapasitas, dan pemrosesan informasi. Komponen ekonomi digital yang diidentifikasi untuk pertama kali yaitu ; industry teknologi, informasi dan Komunikasi, aktivitas e-commerce, serta distribusi barang dan jasa secara digital.

Menurut Laporan G20 China (2016), ekonomi digital mengacu pada berbagai aktifitas ekonomi, yang meliputi penggunaan informasi dan pengetahuan digital sebagai factor kunci produksi, jaringan informasi modern (  modern information networks) sebgai ruang aktifitas yang penting dan efektivitas penggunaan Information and Communication Technology (ICT) sebgai penggerak penting terhadap pertumbuhan produktivitas dan optimalisasi structural ekonomi.

Ekonomi digital merupakan penggabungan beberapa teknologi yaitu general purpose technologies (GPTs) dengan berbagai kegiatan ekonomi dan sosial yang dilakukan orang-orang melaui internet dan teknologi terkait. Hal ini mencakup infrastruktur fisik, yang didasarkan pada teknologi digital ( broadband lines, routing), perangkat yang digunakan untuk mengakses ( Google, salesforce), serta aplikasi yang memiliki kekuatan berbasis ( IoT, Data analitic, dan cloud computing).

Sektor keuangan menjadi salah satu sector paling dbanyak mengalami perkembangan dalam era ekonomi digital saat ini, seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Misalnya pada industry perbankan penggunaan peran TIK sebagai bentuk pelayanan terhadap nasabah mereka contohnya , layanan sms banking, mobile banking (m-banking), dan internet banking (I-banking) yang sudah berjalan seperti saat ini, sehingga masyarakan juga mulai tebiasa dengan penggunaan layanan jasa keuangan berbasis teknologi digital tersebut.

5. Kaitan Model Bisnis Dengan Ekonomi Digital Saat ini.

Dalam dunia bisnis, Model bisnis dangant berkaitan erat terhadap berbagai perkembangan dan peningkatan dalam bidang digitalisasi, memunculkan cukup banyak model bisnis baru yang semakin inovatif dan beragam. Didalam peningkatan teknologi yang terjadi  yaitu; jual-beli, pembayaran, dan lainnya yang dilakukan secara online, sehingga setiap orang dapat dengan mudah melakukan aktifitas dalam mengeksplorasi berbagai peluang yang muncul didalam dunia digital tersebut. Sehingga bukan tidak mungkin berbagai keuntungan dalam mpenggunaan berbagai bentuk model bisnis secara digital layaknya berbagai startup yang juga sudah mulai berkembang saat ini.

Michael Porter, guru besar Harvard Business School, dalam artikelnya Competition and Antitrust: A Productivity-Based Approach (2002), menegaskan bahwa manfaat mendasar dari persaingan usaha adalah untuk mendorong tumbuhnya produktivitas melalui inovasi. Pemikiran ini lebih maju dari teori-teori sebelumnya yang menekankan peran persaingan bagi perlindungan kesejahteraan konsumen. Pertumbuhan produktivitas dalam jangka panjang dapat dicapai melalui inovasi. Inovasi mendorong peningkatan nilai produk dan layanan bagi konsumen serta cara-cara menghasilkannya secara efisien.

Terdapat 3 sektor yang menjadi perhatian utama dalam ekonomi digital  saat ini diantaranya; e-commerce, financial technology, dan online transportation. Inovasi bisnis digital memiliki karakter yang unik dimana  sector usaha digital berlomba-lomba mengembangkan kekuatan pasar dan posisi  tawar mereka dangan memanfaatkan efek jaringan yang mereka miliki. Penerapan teknologi in,formasi yang mereka miliki sehingga mereka dapat mengendalikan struktur pasar dan akses kepada konsumen.

6. Tantangan Dalam Era Ekonomi Digital Saat ini.

Mengacu pada paparan Direktur Industri, Pariwisata dan Ekonmi kreatif  yang berjudul “ Arah Kebijakan dan Strategi Pengembangan ekonomi Digital Tahun 2020-2024” (2019), tantangan pengembangan ekonomi digital di Indonesia dimulai dari akses intenet, keamanan cyber, logistic, sumberdaya manusia, perlindungan konsumen, pajak hingga pendanaan. Beberapa tantangan yang dapat terjadi diantaranya :

a) Kurang meratanya pembangunan infrastruktur dan terbatasnya akses, kualitas jaringan, stablitas jarainganinternet menjadi tantangan terbesar karena dalam inplementasi ekonomi digital yang ada, hal tersebut menjadi peranan penting dalam memajukan kegiatan usaha berbasis internet tersebut.

b)      Persaingan yang terjadi pada sector ekonomi digital dapat berlangsung secara dinamis apabila berbagai kreatifitas dan inovasi tidak terbatas hanya pada sedikit ruang lingkup tertentu saja, akan tetapi harus dapat terbuka dan mencakup keseluruhan bidang usaha/industry yang ada didalamnya. Hal ini dimaksudkan agar kemungkinan terjadinya persaingan usaha dapat diantisipasi sebaik mungkin

c)      Literasi menjadi tantangan berikutnya.Akses yang sudah meluas akan dirasa percuma jika tanpa diikuti dengan adanya literasi digital atau ketidakmampuan masyarakat dalam mengoptimalkan penggunaan internet yang ada. dan masih cenderung tidak peduli dan mengacu pada satu sudut pandang sebagai acuan dalam menentukan sesuatu.

d)  Tantangan yang terjadi dalam dunia usaha, yaitu banyaknya penggunaan start-up digital yang justru menjadi kendala dalam hal bantuan permodalan, hal ini akan sulit terealisasi jika pemerintah tidak segera melakukan tindakan perbaikan dalam hal dukungan modal untuk mengembangkan start-up digital yang sudah dicanangkan sebelumnya.

e)      Terbatasbya kuakitas dan kuantitas simber daya manusia. 

f)   Regulasi dan dasar mengenai hukum yang perlu dirancang untuk mengikuti perkembangan zaman.

Kesimpulan.

Penerapan model bisnis menjadi salah satu bagian terpenting dalam era ekonomi digital saat ini, bagaimana seorang pelaku usaha mengembangkan usahanya yang tentu harus memiliki dasar pengetahuan terhadap Customer segments, Value proposition, Channels, Revenue streams, Key resource, Customer relationship, Key Activities, Key Partnership, dan Cost Structur. Dan tentu saja hal tersebut dapat menjadi sebuah tolok ukur suatu bisnis agar dapat dikatakan sukses dalam pengembangan usaha mereka, sehingga mampu bersaing secara sehat dalam industri global. Ekonomi digital dirasa mampu memberikan sebuah alternatif pilihan dalam dunia usaha baik dalam segi pemasaran produk, peningkatan kualitas bahkan sampai pada terciptanya model bisnis baru yang dapat dikembangkan sehingga memberikan berbagai alternatif usahan yang beragam. Akan tetapi kita juga harus dapat memahami bahwa akan tercipta berbagai tantangan yang muncul dalam ekonomi digital tersebut, sehingga kita harus dapat lebih jeli, dan teliti dalam mengambil sebuah keputusan, sebagai tindakan atisipatifterhadap berbagai tantangan yang terjadi, sehingga model bisnis yang kita kembangkan dapat berjalan secara optimal. 

Referensi :

https://id.wikipedia.org/wiki/Model_bisnis

https://qwords.com/blog/model-bisnis/

https://zahiraccounting.com/id/blog/apa-itu-model-bisnis-dan-seberapa-pentingnya/

https://glints.com/id/lowongan/business-model/#.YXP1HRpBy00

https://kompaspedia.kompas.id/baca/paparan-topik/merunut-potensi-tantangan-regulasi-dan-strategi-nasional-ekonomi-digital-di-indonesia

https://www.skytreedgtl.com/insight/articles/jenis-jenis-model-bisnis-digital

https://www.beritasatu.com/opini/7591/persaingan-usaha-di-era-ekonomi-digital

https://aptika.kominfo.go.id/2020/09/ekonomi-digital-jadi-penopang-perekonomian-di-tengah-pandemi/

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.