Minggu, Oktober 17

Pengelolaan Keuangan di Masa Pandemi Covid 19

 

Pengelolaan Keuangan di Masa Pandemi Covid 19 
@(S16-ANGGA)

Abstrak

Pandemi Covid -19 telah berlangsung selama lebih dari satu tahun dan telah memakan banyak korban. Masa pandemi ini memberikan dampak kepada banyak sektor, salah satunya adalah dampak terhadap perlambatan ekonomi. Terhambatnya ekonomi menyebabkan kebangkrutan, pemotongan gaji, dan bahkan banyak orang yang kehilangan pekerjaan mereka.Selama masa pandemi ini, banyak orang yang kehilangan pekerjaan karena banyak perusahaan yang terpaksa harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Jika Anda adalah salah satu orang yang terkena PHK, Anda dituntut untuk pandai dalam mengelola tabungan keuangan yang baik sambil mencari pekerjaan lainnya. Mengatur keuangan terkait juga dengan mengendalikan gaya hidup atau kebiasaan Anda sehingga dapat memaksimalkan keuangan agar tepat digunakan. Berikut beberapa cara mengelola uang saat masa pandemi Covid-19

Pembahasan 

Pandemi Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan tetapi juga berdampak pada sektor perekonomian. Dampak ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat dan dunia usaha tetapi juga Pemerintahan. Pemerintah sebagai instansi yang bertugas melayani masyarakat, harus mampu menanggulangi bencana Covid19 agar tidak makin meluas dan juga dituntut harus mampu melindungi masyarakat yang terdampak pandemi Covid -19.

Urgensinya penangan pandemi Covid-19 menyebabkan pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah yang aktif untuk menangani dampak pandemi Covid-19 ini. Munculnya regulasi-regulasi yang bertubi-tubi diterbitkan oleh pemerintah menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 . Tercatat kurang lebih sebanyak 23 regulasi penanganan bencana Covid-19 ditambah 7 eksisting regulasi terkait penanganan bencana (Bagjana, 2020).

    Sebelum era pandemi saya yakin semua perusahaan sudah merencanakan perencanaan tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang. Di mana mereka optimis dengan masa depan.

    Namun di dalam bisnis ataupun di dalam sebuah kehidupan, kepastian itu tidaklah ada. Karena itu perencanaan itu menjadi pupus ketika Covid-19  melanda negara-negara dunia yang menyebabkan perekonomian sebagian negara lumpuh tersebut.

    Di mana sebelumnya baik-baik saja, tetapi semua itu berubah tatkala Covid-19 melanda dunia yang menyebabkan runtuh nya perekonomian.

    Segala hal dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan usahanya di antaranya adalah memPHK karyawanya untuk mengurangi angka kerugian. Karena perusahaan tetap haarus menjalankan kewajiban menggaji karyawan etapi produksi diharuskan berhenti sementara.

    Pengelolaan manajemen keuangan bisa dimulai dari hal-hal kecil, seperti membuat skala prioritas. Disini rumah tangga, UMKM, maupun sektor bisnis lainnya dapat mengurutkan prioritas apa yang mestinya didahulukan. Lalu langkah selanjutnya yakni, melalukan pengelolaan manajemen keuangan yang cerdas seperti berinvestasi maupun menabung, serta menghemat pengeluaran. Serta yang terakhir, mungkin bisa mencoba untuk melakukan perdagangan melalui e-commerce.
    Ditengah pandemi ini agaknya e-commerce menjadi ‘naik’ lagi. Orang-orang yang bisa memanfaatkannya bisa tetap menjalankan bisnisnya dan ini juga bisa menjadi peluang bagi para UMKM maupun karyawan yang diliburkan untuk membuka ladang usaha mereka. Ini merupakan langkah cemerlang yang bisa diambil untuk diterapkan dimasa pandemi ini, karena pangsa pasar sekarang terletak pada e-commerce, dengan fasilitas dan kemudahan yang ada didalamnya serta himbauan dari pemerintah untuk tetap stay at home membuat e-commerce kini digandrungi oleh masyarakat luas.

    Melihat frnomena itu, kita harus bijak-bijaklah dalam mengatur keuangan agar tidak terjadi krisis keuangan pada diri kita masing-masing. Kebijakan yang mengharuskan kita untuk melakukan kegiatan ibadah, bekerja, belajar dari rumah pun harus kita lakukan demi mencegh penyebaran virus Covid-19 lebih luas.

    Bagi sebagian orang yang belum/tidak terbiasa dengan melakukan kegiatan di rumah saja pun merasa aneh, karena mereka merasakan kesepian, kebosanan, dan merasa hidupnya tidak bahagia karena harus menerapkan social distancing. Dimana sebelumnya tidak ada budaya tersebut akhirnya berubah, masyarakat di tuntut untuk menyesuaikan keadaan dimana hal tersebut demi keselamatan dan kesehatan dari masyarakat itu sendiri, sedikit demi sedikit budaya tersebut dilakukan dengan baik oleh msyarakat dan melakukan aktifitas dengan budaya yang baru.

Berikut beberapa cara mengelola uang saat masa pandemi Covid-19 : 

1. Buat catatan pengeluaran

    Agar dapat mengatur keuangan, Anda sebaiknya mencatat semua transaksi keuangan yang dilakukan. Saat ini, banyak orang melakukan transaksi secara online atau tanpa uang tunai, waspadalah terhadap biaya yang Anda keluarkan untuk mengisi ulang dompet elektronik dan belanja online.

    Anda mungkin tidak langsung berbelanja dalam jumlah yang besar. Namun, terkadang Anda berbelanja cukup sering, sehingga dapat menjadi pengeluaran yang cukup besar. Jika Anda bingung untuk mencatatnya, saat ini banyak aplikasi yang bisa membantu untuk mencatat semua pemasukan dan pengeluaran.

2. Tetapkan anggaran

    Buatlah anggaran pengeluaran untuk semua biaya yang akan Anda keluarkan. Anggaran ini termasuk biaya untuk belanja bulanan, listrik, pulsa, internet, dan kebutuhan lain yang Anda perlukan. Usahakan untuk tidak melakukan pengeluaran di luar anggaran yang sudah Anda tentukan. Hindari melakukan pengeluaran besar yang tidak diperlukan.

3. Memilih untuk memasak dibanding membeli makanan

    Cara lain yang dapat dicoba untuk menghemat pengeluaran adalah dengan mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk membeli makanan dan minuman di luar setiap harinya. Kebanyakan orang memiliki pengeluaran yang besar setiap harinya karena digunakan untuk pergi makan.

    Jadi, untuk mencoba membatasi pengeluaran setiap harinya, cobalah untuk memasak makanan di rumah. Pengeluaran belanja Anda mungkin akan meningkat, namun secara keseluruhan makan dengan memasak dan makan di rumah dapat menghemat pengeluaran.

   4. Melakukan usaha sampingan

    Memulai usaha sampingan adalah cara yang bagus untuk meningkatkan penghasilan bulanan Anda, dan ada banyak pilihan yang layak saat ini. Pekerjaan sampingan dapat mengurangi beberapa tekanan keuangan serta jam kerjanya yang fleksibel,dan beberapa memungkinkan Anda bekerja secara online tanpa harus menyewa tempat usaha.

Berikut ini ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk keuangan kita supaya tidak semakin memburuk/mengalami krisis keuangan dimasa Pendemi ini:

  1. Biasakan untuk berhemat, karena kita tidak mengetahui kebutuhan apa yang akan terjadi dimasa yang akan dating.
  2. Biasakan untuk menabung. Paling tidak dengan adanya tabungan kita ada simpanan ketika ada keperluan yang mendadak.
  3. Tunda untuk melakukan Travelling/liburan (bagi yang suka traveling). Utamakan kebutuhan – kebutukan primer terlebih dahulu.
  4. Gunakan uang untuk hal hal yang kita anggap penting/kita butuhkan.
  5. Biasakan untuk bersedekah, coba untuk membantu sesame supaya hidup kita juga bermanfaat bila kita memiliki kelebihan harta.
  6. Gunakan uang secukupnya tidak perlu membeli barang-barang mewah terlebih dahulu.
  7. Ubah kebiasaan kita yang suka boros menjadi lebih hemat.
    Danpak pandemi ini memang sangatlah luas. Namun, agaknya yang paling dirasakan adalah disektor ekonomi dan keuangan. Untuk meminimalisir kerugian akibat dampak pandemi ini, para pegiat ekonomi harus mulai bisa mengelola manajemen keuangan mereka. Selain itu, mereka juga harus bisa mengelola keuangan mereka secara efektif dan memiliki perencanaan kebutuhan terlebih bagi pegiat ekonomi menengah yang tidak menerima subsidi dari pemerintah. Dimasa pandemi Covid-19 ini yang diperlukan memang adalah perencanaan dan pengelolaan manajemen keuangan secara efektif dan efisien.
KESIMPULAN

Itulah bebarapa pandangan dalam menyikapi keuangan di era pandemi virus Corona atau lebih dikenal dengan Covid-19. Tetap semangat, tidak boleh bersedih/insecure, dan jangan lupa untuk berhemat dan bijak dalam mengeluarkan keuangan agar tidak terjadi krisis keuangan terhadap diri kita.

REFERENSI : 
https://duta.co/mengelola-keuangan-yang-baik-di-masa-pandemi-covid-19

https://kumparan.com/nadila-azza-nur-prasetya/pengelolaan-manajemen-keuangan-ditengah-pandemi-covid-19-1tPLg6JiGKS/full

https://www.tagar.id/cara-mengelola-keuangan-saat-masa-pandemi-covid19




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.