Maret 10, 2022

Menganalisa Baik dan Buruknya Sebuah Peluang Usaha

 

Menganalisa Baik dan Buruknya Sebuah Peluang Usaha

Oleh : Fikri Aulia Rahman (@U41-FIKRI)




I. Abstrak

              Berwirausaha adalah suatu kegiatan usaha yang melibatkan kemampuan untuk melihat kesempatan-kesempatan usaha yang kemudian mengorganisisr, mengatur, mengambil resiko, dan mengembangkan usaha yang diciptakan tersebut guna meraih keuntungan.

 

II. Latar Belakang

              Seorang wirausaha harus pandai mencari peluang usaha yang akan menguntungkan. Bukan hanya peluang, ia pun harus pandai membuat perencanaan yang matang. Peluang dan perencanaan adalah dua hal yang saling berkaitan. Saar peluang muncul, maka langkah selanjutnya adalah membuat perencanaan usaha. Dalam berwirausaha perencanaan usaha yang matang dan terarah menjadi modal keberhasilan usaha. Perencanaan merupakan hal yang paling mendasar dalam membangun sebuah usaha. Namun, membuat suatu perencanaan bukanlah hal yang mudah, perlu pengetahuan yang mumpuni tentang hal tersebut. Banyak perusahaan yang mengalami kegagalan karena kesalahan dalam membuka peluang dan juga kesalahan dalam pembuatan perencanaan.

 

III. Pembahasan

              Untuk mengenal lebih jauh apa yang dimaksud dengan peluang usaha, dan juga risiko usaha, mari kita membahasnya bersama.

A. Peluang dan Risiko Usaha

1. Peluang Usaha

Apa yang dimaksud dengan peluang usaha? Istilah ini menunjuk pada adanya suatu kesempatan untuk melakukan usaha. Dalam bahasa inggris kata "Peluang” disebut dengan opportunity memiliki arti "Kesempatan”. Secara sederhana, peluang diartikan sebagai kesempatan muncul atau terjadi pada satu peristiwa Sedangkan usaha memiliki pengertian berbagai daya untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Jika dilihat dari dua pengertian tersebut, kata bisa menyimpulkan bahwa secara terminologis, pengertian peluang usaha adalah kesempatan yang dapat dimanfaatkan seseorang untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, seperti keuntungan, kekayaan, ataupun uang dengan memanfaatkan berbagai faktor, baik internal maupun eksternal.

Peluang usaha dapat bersumber dari banyak hal. Berikut penjelasan sumber-sumber peluang usaha.

a. Sumber-sumber Peluang Usaha

1. Peluang Internal

   Bagi orang yang kreatif apapun bisa dijadikan peluang usaha, termasuk hal-hal yang ada dalam dirinya. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan peluang internal? Peluang internal merupakan peluang yang muncul dari apa yang sudah ada di dalam diri kita. Mungkin bagi sebagian orang hal tersebut tidak terpikirkan, tapi bagi seorang wirausaha justru peluang yang ada dalam dirinya bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Berikut adalah peluang usaha yang terdapat di dalam diri kita.

a. Hobi

   Bagi orang yang kreatif hobi bisa dijadikan peluang usaha yang menjadi sumber penghasilan. Bahkan, banyak wirausaha yang memulai usahanya dari sekedar hobi, dan akhirnya menjadikannya seorang pengusaha sukses.

b. Keahlian

   Bagi yang memiliki keahlian tertentu, hal tersebut dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. Yang penting ada tekad kuat dan keinginan untuk mencoba. Misalnya, seseorang yang terampil menjahit, ia bisa mengembangkan keahliannya dengan membuka usaha jahitan, kemudian saat modal usaha bertambah,tidak menutup kemungkinan untuk membuat usaha garmen. Tentunya, dengan ketekunan, kerja keras, kreativitas, dan kesabaran sebuah peluang usaha dapat berkembang menjadi usaha yang sukses.

   Salah satu wirausaha muda yang sukses mengembangkan usahanya berdasarkan keahliannya, yaitu Ferry Unardi, pendiri situs traveloka.com Awalnya, ia seorang engineering yang memiliki keahlian dalam bidang rekayasa perangkat lunak (software engineering) dan bisnis. Dia menggabungkan kedua keahlian sebut menjadi bisnis online yang berkecimpung di bidang pemesanan tiket transportasi.

c. Latar Belakang Pendidikan dan Pengetahuan

   Pendidikan dan pengetahuan yang diperoleh seseorang bisa dijadikan peluang usaha. Namun, bukan hanya latar belakang pendidikan dan pengetahuan saja, tetapi dibutuhkan pula kreativitas dan kemauan yang kuat untuk memulai mengembangkan peluang usaha. Latar belakang pendidikan dan pengetahuan sangat potensial untuk dijadikan peluang usaha



2. peluang eksternal

      Peluang eksternal merupakan peluang yang terdapat di luar dari calon wirausaha. Peluang ini bisa bersumber dari berbagai hal, antara lain sebagai berikut :

a. Lingkungan keluarga

b. Lingkungan rumah

c. Peluang usaha dari perubahan yang terjadi

d. Peluang dari konsumen

e. Peluang dari gagasan orang lain

f. Peluang dari informasi yang diperoleh

 

b. Ciri-ciri peluang Usaha

Peluang usaha yang baik akan memiliki ciri-ciri tertentu. Hal ini penting kita ketahui agar usaha yang akan dijalankan menjadi lebih baik. Berikut adalah ciri-ciri peluang usaha yang baik.

1. Bersifat orisinil

Bersifat orisinil artinya usaha tersebut benar-benar asli berdasarkan ide atau gagasan asli wirausaha yang bersangkutan. Usaha yang orisinil atau asli atas ide sendiri dan belum ada orang yang menjalankan usaha tersebut biasanya akan lebih baik, karena belum ada saingan.

2. Bersifat menjangkau ke depan

Salah satu ciri peluang usaha yang baik adalah dapat menjangkau ke depan. Artinya, peluang usaha tersebut dapat mengantisipasi perubahan, persaingan, dan kebutuhan pasar di masa yang akan datang.

3. Bersifat kreatif dan inovatif

Ciri peluang usaha yang baik harus bersifat kreatif dan inovatif. Artinya, peluang usaha tersebut berbeda dari yang lain, dan dapat memenuhi keinginan masyarakat. Seorang wirausaha harus memiliki ide yang kreatif, artinya ia harus mampu mencipta atau menawarkan sesuatu yang berbeda dari yang sudah ada. Selain itu, peluang usaha yang baik harus bersifat inovatif, artinya peluang tersebut merupakan hal-hal yang bersifat asli, memiliki fungsi yang khas bagi seorang wirausaha.

 

2. Risiko Usaha

Risiko usaha merupakan naik turunnya usaha yang terjadi karena adanya ketidakpastian. Risiko usaha yang terberat adalah kerugian hingga kebangkrutan, akibat melesetnya pencapaian dari target yang ditetapkan. Oleh sebab itu, setiap wirausaha harus memerhatikan juga risiko dari usaha yang akan atau sedang digelutinya. Bagaimana pun juga setiap usaha tentu ada sejumlah pengorbanan yang harus dikeluarkan wirausahawan.

a. Macam-macam Risiko Usaha

1. Risiko Murni

Risiko murni, yaitu risiko yang diakibatkan oleh hal-hal yang bukan disengaja, dan bukan akibat kesalahan pemilik usaha, karena kejadiannya di luar jangkauan wirausahawan. Artinya, kerugian yang dialami wirausaha bisa permanen, tapi bisa juga hanya sementara waktu.

2. Risiko spekulatif

Risiko spekulatif adalah resiko yang sengaja ditimbulkan oleh yang bersangkutan agar memberikan keuntungan bagi pihak tertentu. Risiko spekulanf ini bisa menimbulkan dua peluang, yaitu peluang kerugian, dan juga peluang keuntungan. Contohnya, wirausaha membeli saham di bursa ciek Contoh lainnya utang piutang, dan perdagangan berjangka.

3. Risiko fundamental

Risiko fundamental adalah risiko yang penyebabnya tidak dapat dilimpahkan kepada seseorang dan yang menderita cukup banyak. Risiko ini bisa terjadi karena sifat masyarakat tempat kita hidup, dan bisa juga akibat peristiwa-peristiwa di luar kehendak manusia, seperti banjir, angin topan, dan bencana alam lainnya.

 

B. Analisis Peluang Usaha


Analisis peluang usaha dapat diartikan sebagai cara meneliti atau mengidentifikasi sebuah peluang usaha dilihat dari berbagai aspek agar usaha yang dijalankan berhasil sesuai target yang diharapkan. Untuk itu, seorang wirausaha harus melakukan langkah-langkah nyata dalam menganalisis peluang usaha yang akan dijalankannya.

Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan seorang wirausaha.

1. Meneliti berapa luas usaha yang akan dilakukannya.

2. Memilih bentuk usaha apa yang akan dilakukannya, dalam langkah ini, seorang wirausaha pun harus sudah menyiapkan berbagai surat izin usaha

3. Memilih jenis usaha apa yang akan ditekuninya, langkah ini dapat dilakukan dengan membuat sketsa usaha yang akan ditekuninya, penyediaan modal usaha, tenaga kerja, bahan baku, termasuk menetapkan lokasi usaha.

4. Mencermati berbagai informasi yang diterima olehnya, termasuk melihat peluang pasar dan saingan dalam bidang usaha yang sejenis

5. Mengamati ada tidaknya peta peluang usaha yang menguntungkan, termasuk mencari mitra usaha.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.