April 11, 2022

Bagaimana merealisasikan ide bisnis menjadi kenyataan

 Bagaimana merealisasikan ide bisnis menjadi kenyataan

Oleh : Sandy Faizal Harist (@T10-Sandy)

 


Banyak orang mengatakan bahwa “Ide atau gagasan” mahal harganya. Tentunya tidak sembarang ide, tetapi ide yang mempunyai nilai komersial dan ide itu ditulis dalam suatu rencana usaha atau rencana bisnis. Sebenarnya banyak orang mempunyai ide cemerlang, ide yang hebat-hebat serta mempunyai nilai komersial tinggi tetapi ide itu tetaplah hanya sekedar ide bahkan hanya sekedar impian yang numpang lewat, karena ide yang hebat tadi tidak pernah ditulis atau dikomunikasikan kepada pihak lain ataupun diimplementasikan.

 

Salah satu kunci sukses memulai usaha adalah membuat sebuah perencanaan usaha/bisnis yang matang dan realistis. Apapun jenis usaha yang akan kita jalankan. Tulisan ini mencoba menguraikan selangkah demi selangkah bagaimana membuat perencanaan usaha/bisnis. Perencanaan usaha/bisnis sangat berguna untuk menilai apakah usaha/bisnis yang akan kita tekuni layak, profitable dan berjangka panjang/berprospek. Dengan perencanaan usaha/bisnis yang matang, juga sangat berguna apabila kita ingin mengajak mitra bisnis, investor ataupun calon kreditor untuk merealisasi impian kita agar jadi kenyataan.

Perencanaan usaha adalah sebuah selling document yang mengungkapkan daya tarik dan harapan sebuah bisnis kepada penyandang dana potensial. Jadi, perencanaan usaha merupakan dokumen tertulis yang disiapkan oleh seorang wirausaha yang mengembangkan dan menggambarkan semua unsur yang relevan, baik internal maupun eksternal untuk memulai suatu usaha. Di sini seorang wirausaha diharapkan mampu menggarap perencanaan usaha jangka pendek dan dapat merumuskan untuk mencapai sasaran dan tujuannya. Perencanaan usaha itu harus mencakup berbagai jenis kegiatan, di antaranya:

a. Mempelajari dan meramalkan masa depan usaha

b. Menentukan sasaran beserta fasilitas yang diperlukan dalam usaha

c. Membuat program kerja dan perhitungan usaha

d. Menentukan prosedur kerja di dalam usaha

e. Menentukan rencana anggaran usaha

f. Membuat kebijaksanaan usaha


Seorang wirausahawan harus memiliki ide-ide baru yang dihasilkan dari suatu kreativitas. Kreativitas inilah yang akan membawa wirausahawan untuk berinovasi terhadap usahanya.

Kreativitas adalah inisiatif terhadap suatu produk atau proses yang bermanfaat, benar, tepat, dan bernilai terhadap suatu tugas yang lebih bersifat heuristic yaitu sesuatu yang merupakan pedoman, petunjuk, atau panduan yang tidak lengkap yang akan menuntun kita untuk mengerti, mempelajari, atau menemukan sesuatu yang baru.

Inovasi adalah sesuatu yang berkenaan dengan barang, jasa atau ide yang dirasakan baru oleh seseorang. Meskipun ide tersebut telah lama ada tetapi ini dapat dikatakan suatu inovasi bagi orang yang baru melihat atau merasakannya. Perusahaan dapat melakukan inovasi dalam bidang:

a. Inovasi produk (barang, jasa, ide dan tempat).

b. Inovasi manajemen (proses kerja, proses produksi, keuangan pemasaran, dll)

 

Banyak alasan mengapa para pebisnis kerap mengurungkan niat untuk memulai bisnis, salah satunya adalah karena bisnis kerap gagal. Ide yang cemerlang ada di mana-mana, namun tidak semua pebisnis mampu mengembangkannya di arah yang benar. Itulah alasan mengapa masih banyak saja bisnis yang gagal meski baru pada tahap awal. Tetapi ada sistem yang bisa digunakan untuk merealisasikan ide yang hebat menjadi kenyataan.

·         Merancang Konsep

Merancang sebuah konsep adalah hal yang tak kalah penting untuk merancang bagaimana bisnis anda kedepannya. Buatlah konsep yang spesifik dari ide bisnis yang sudah anda pikirkan, Pertimbangkan mulai dari target pasar, nilai pembeda, kelebihan produk, hingga peluang pada bisnis anda. Umumnya seseorang yang akan memulai bisnis kecil-kecilan sudah memiliki ide utamanya, namun ia belum berhasil menyeimbangkannya dengan realita.

·        Mempraktikan ide bisnis

Untuk mengetahui seberapa besar demand dari produk bisnis anda, maka anda harus melakukan uji coba pasar. Cobalah untuk mulai menawarkannya kepada teman atau keluarga anda lalu anda bisa meminta feedback berupa kritik dan saran terkait produk bisnis anda.

·        Membuat catatan

Sebuah bisnis hendaknya memiliki catatan untuk mencatat seluruh proses kegiatan yang ada dalm bisnis tersebut. Data dari hasil pencatatan ini akan sangat menolong anda untuk mengamati perkembangan bisnis, mengetahui jika ada kekurangan dalam bisnis, ataupun mengambil strategi untuk langkah berikutnya.

·        Deadline

Memiliki tenggat waktu atau Deadline sangat berguna untuk mendisiplinkan segala perencanaan dalam bekerja. Dengan Deadline tersebut, anda bisa menentukan pencapaian apa saja yagn telah diperoleh dari waktu-waktu yang telah anda tertapkan.

·        Konsisten

Setelah anda melakukan beberapa hal yang ada diatas, selanjutnya anda harus mealukannya dengan konsisten, meskipun hal yang sederhana, tetapi konsistensi tersebut akan mengarahkan anda menuju kesuksesan dimasa yang akan dating.

·        Fokus

Saat anda membangun sebuah bisnis, tidak selalu anda akan mendapatkan penghasilan yang besar. Ada banyak hal yang harus anda kerjakan agar bisnis anda dapat tumbuh dan berkembang. Untuk itu anda membutuhkan fokus untuk pengembangan bisnis dan fokus kepada tujuan awal didirikannya bisnis tersebut.

·        Evaluasi

Setelah melakukan peluncuran produk bisnis, pastinya anda memerlukan yang namanya evaluasi pada produk bisnis anda. Dengan adanya evaluasi ini, anda bisa mengetahui kekurangan dan kecacatan dari produk tersebut dan bagaimana cara untuk memperbaikinya.

 

Kesimpulan

Kendala yang sering ditemui dalam merealisasikan suatu bisnis adalah sulitnya menemukan ide-ide yang dapat dijadikan proyek bisnis yang menguntungkan. Kendala lahirnya ide-ide kreatif yang punyai nilai ekonomis ini banyak terjadi karena kita sendiri sering kali kurang menyadari bahwa ide adalah hasil proses alam bawah sadar sehingga ide tidak akan hadir berkali-kali. Di sisi lain kita juga sering kurang peka terhadap lingkungan sekitar dan mudah menyerah ketika menghadapi tantangan, padahal ide-ide kreatif, inovatif dan bernilai ekonomis justru sering lahir dari kepekaan kita terhadap lingkungan dan kemampuan kita merubah tantangan menjadi peluang. Padahal kreatifitas dan inovasi berpengaruh secara simultan terhadap realisasi usaha dengan variabel inovasi memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kewirausahaan.

 

Referensi

·       Supriyanto. (2009). Bussines Plan Sebagai Langkah Awal Memulai Usaha. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 6(1), 7383.

·       Hadiyanti, E. (2011). Kreativitas dan Inovasi Berpengaruh Terhadap Kewirausahaan Usaha Kecil. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 13(1), 816.

·       https://www.finansialku.com/merealisasikan-ide-cemerlang/

·       https://www.sketsaonline.com/8-langkah-pasti-dalam-merealisasikan-ide-bisnis-anda-menjadi-kenyataan/

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.