April 11, 2022

Menyusun Realisasi Usaha Kopi Sederhana

Oleh : Rizky Dana Wahyu Putra

(@T09-Dana)


Semakin rinci kita menyusun rencana, biasanya akan semakin mempengaruhi tubuh dan pikiran kita untuk bekerja dengan lebih fokus sampai target-target yang dituangkan pada rencana tersebut bisa tercapai. Rencana Usaha adalah rute perjalanan yang telah kita pilih setelah membuka tebaran peta yang luas. Kita mesti sadar dimana titik awal keberangkatan kita memulai, dan kemana pula kita ingin menuju atau titik destinasi kita. Banyak jalan menuju Roma. Jadi, di dalam rencana usaha, tak cukup kita hanya menentukan destinasi, tapi juga rute mana yang akan kita pilih untuk mencapai tujuan tersebut.

Latar Belakang

Bagian awal yang harus diperhatikan secara matang sebelum membuat business plan adalah background atau sebagian orang menyebutnya dengan Executive Summary. Pada bagian ini, Anda harus dapat menuliskan alasan mengapa Anda ingin menghadirkan bisnis jasa Kedai Kopi Nusantara. Isinya harus mencakup ide invensi, keunggulan dibandingkan tempat lain, prospek masa depan seperti apa. Berikut contohnya, Kedai kopi Nusantara adalah bisnis potensial yang mengutamakan pemilihan jenis kopi lokal di Indonesia, dari kopi Gayo hingga Wamena. Kedai kopi ini rencananya akan dibuka di Jalan Gajah Mada, Surabaya. Disini akan ada menu kopi robusta dari biji kopi pilihan dan berkualitas yang diolah oleh barista handal dan profesional. Agar bisnis plan yang Anda buat bisa lebih meyakinkan, Anda juga bisa menambahkan literature review atau petikan hasil penelitian tentang kopi dari berbagai sumber terpercaya.

Pendahuluan

Merumuskan visi dan misi membuka usaha. Bagian ini harus dibuat dengan jelas agar mudah dipahami oleh calon investor. Begini contohnya, Visi: Menciptakan kedai kopi berkualitas yang bisa diterima semua pihak. Misi: Memberikan cita rasa kopi yang terbaik dan nikmat, memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan yang datang. Banyak sekali calon pelaku bisnis yang masih bingung mengenai apa saja yang harus mereka lakukan ketika menyusun bisnis plan. Oleh karena itu berikut adalah rincian penjelasannya yang perlu diperhatikan.

Pembahasan

A. Pengertian

Realisasi Usaha adalah Suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan memperoleh hasil berupa keuntungan, upah, atau laba usaha. Maka dari dua penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan realisasi usaha dalam Islam adalah proses atau pelaksanaan kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh hasil berupa keuntungan dengan menggunakan prinsip-prinsip Islam.

B. Langkah Penyusunan Usaha

1. Tentukan apa tujuan usaha

Pertama-tama, Anda perlu menentukan apa tujuan usaha Anda. Tujuan usaha berfungsi untuk memproyeksikan apa target masa depan yang ingin dicapai saat Anda baru di tahap awal. Buatlah tujuan usaha yang spesifik, bukan sekadar “ingin dapat untung yang banyak.”

Contohnya, Anda bisa menetapkan tujuan seperti mendapat pendapatan bersih Rp200 juta per bulan dalam 2 tahun ke depan atau berhasil buka 1 toko cabang di tahun depan.  Tentukan tujuan dan buat peta jalan untuk mengetahui dengan tepat bagaimana Anda akan mencapai tujuan tersebut. Nah, Anda juga perlu menentukan visi dan misi usaha Anda. Visi merupakan gambaran besar tentang apa yang ingin Anda capai, sedangkan misi merupakan pernyataan umum tentang bagaimana Anda akan mencapai visi. Manfaatnya adalah Anda bisa bisa meningkatkan semangat untuk terus bekerja keras mencapai target usaha.

2. Mengecek kondisi pasar 

Analisis pasar merupakan penilaian kualitatif dan kuantitatif dari suatu pasar yang melihat kondisi pasar secara lebih dalam. Lewat analisis pasar, Anda bisa lebih mudah mendapatkan konsumen.  Datangi usaha sejenis yang ada di sekitar Anda, perhatikan produk dan pelayanan yang diberikan. Catat segala kelemahan dan kelebihan kompetitor, lalu Anda juga bisa tanya ke warga sekitar. Misalnya untuk usaha ayam goreng, mungkin saja banyak warga yang menginginkan varian menu ayam goreng yang lebih sehat dan kurang berminyak. 

3. Susun profil usaha

Profil usaha merupakan deskripsi ringkas yang mencerminkan kualitas dan fokus kerja usaha. Dengan menyusun profil usaha, Anda akan memberikan gambaran umum tentang bisnis dan sekilas rencana bisnis Anda. Profil usaha ini mencakup nilai, tujuan, serta menunjukkan keahlian dan kekuatan usaha. Anda harus mempunyai profil usaha yang baik jika ingin bisnis Anda mendapatkan perhatian orang banyak.

4. Catat apa saja keperluan dalam usaha

Langkah-langkah penyusunan perencanaan usaha selanjutnya adalah mencatat apa saja keperluan dalam usaha. Tentukan seberapa banyak SDM yang Anda butuhkan, lengkap dengan rangkaian peralatan yang diperlukan. Beda jenis usaha, beda juga kebutuhan SDM dan peralatannya. Sehingga, keperluan dalam usaha perlu Anda sesuaikan dengan jenis usaha.

Contoh, usaha kecil seperti jasa jahit mungkin tidak membutuhkan SDM karena masih bisa Anda kerjakan sendiri. Peralatannya juga sederhana, utamanya adalah mesin jahit dan beberapa perlengkapan menjahit lainnya. Sementara itu, jika Anda ingin membuka usaha kedai makan, Anda akan membutuhkan sejumlah SDM dan peralatan yang berbeda.

5. Hitung rincian modal

Modal awal merupakan sejumlah dana yang dikeluarkan saat Anda memulai sebuah usaha. Modal awal ini terdiri dari tiga jenis, antara lain:

1.      Modal investasi: mencakup uang yang dipakai untuk membeli barang modal dengan harapan uang tersebut bisa kembali. 

2.      Modal kerja: uang untuk membiayai semua kegiatan bisnis agar dapat berjalan sesuai rencana. 

3.      Modal operasional: uang yang setiap bulan harus Anda keluarkan untuk operasional usaha, terlepas dari barang dagangan laku atau tidak.

Besarnya jumlah modal perlu dihitung secara rinci agar usaha dapat berjalan dengan lancar. Jika memulai usaha tanpa memperhitungkan modal operasional misalnya, usaha Anda bisa gulung tikar di tengah jalan karena tidak cukup modal. 

6. Rencanakan strategi pemasaran

Strategi pemasaran merupakan sebuah upaya memasarkan dan mengenalkan produk kepada konsumen. Fungsi strategi pemasaran sendiri adalah untuk menambah angka penjualan, menggaet lebih banyak pembeli, serta menjadi acuan bagi usaha Anda soal langkah apa selanjutnya yang harus diambil. Contoh, jika ada permintaan konsumen yang tinggi, strategi pemasaran mampu membuat koordinasi antara produksi dan distribusi agar kebutuhan konsumen dapat terpenuhi.

7. Atur jadwal evaluasi

Mengatur jadwal evaluasi usaha penting dilakukan agar bisnis dapat semakin bertumbuh. Pertama, Anda perlu melakukan evaluasi apakah produk atau jasa yang ditawarkan mempunyai nilai jual yang tidak dimiliki oleh pesaing.

C. Kemudahan saat Menyusun Realisasi Usaha

1. Untuk internal pemilik sebagai pengelola usaha, akan merasa lebih fokus, lebih punya arah, sehingga bisa menetapkan prioritas untuk menggunakan waktu dan pikiran. Tak kalah penting, akan bisa menjadi pemimpin yang lebih baik karena bisa mendelegasi atau membagi tugas kepada karyawan dengan jelas dan bisa lebih adil dalam menilai kinerja mereka.

2. Untuk internal perusahaan, rencana usaha dapat memberi arah kerja bagi keseluruhan tim; rencana usaha juga dapat menjadi landasan ditetapkannya beberapa peraturan perusahaan dengan lebih relevan. Misalnya pada Rencana Usaha sudah ditargetkan akan dicapai target omset sejumlah X, untuk itu diperlukan peningkatan kualitas produk dan layanan. Implikasinya pada kebijakan perusahaan adalah yang tadinya tidak ada pengecekan kualitas produk sebelum dikemas, sekarang pengecekan kualitas sebelum pengemasan akan menjadi standar kontrol mutu yang harus diterapkan perusahaan.

3. Untuk eksternal, rencana usaha dapat meningkatkan rasa percaya para calon mitra bisnis – khususnya calon investor yang akan memberi dukungan modal (baik berupa pinjaman maupun saham), untuk bermitra dan mendukung bisnis kita. Hal ini karena rencana usaha yang tertulis itu merupakan wujud nyata dari sebuah keseriusan mengelola usaha. Dokumen tertulis juga memudahkan proses pengecekan kualitas kinerja usaha, dimana pada setiap akhir tahun, realisasi capaian perusahaan dengan mudah dapat dibandingkan dengan yang pernah tertulis di dokumen tersebut.

Pendeknya, setiap pelaku UMKM yang ingin naik kelas jelas perlu menyusun Rencana Usaha (Business Plan) ini. Di beberapa kasus, saya sudah melihat sendiri bahwa adanya dokumen rencana usaha ini membuat pihak ketiga (khususnya investor) berani memberikan dukungan modal bagi suatu usaha, walaupun usaha tersebut atau pemiliknya tidak punya aset berharga yang cukup untuk dijadikan jaminan, lho! Inilah bentuk manfaat nyata dari dokumen rencana usaha ini. Dia adalah alat untuk membangun kepercayaan (trust). Ketika rasa percaya sudah terbangun, aset sebagai jaminan pun bisa jadi tak terlalu penting lagi. Kembali saya tekankan, itulah fungsinya punya Rencana Usaha!

Referensi

https://gobiz.co.id/pusat-pengetahuan/langkah-langkah-penyusunan-perencanaan-usaha/

https://pintek.id/blog/contoh-bisnis-plan/

https://www.ukmindonesia.id/baca-artikel/237


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.