April 11, 2022

Pentingnya kepemimpinan dalam berwirusaha

Pentingnya kepemimpinan dalam berwirusaha


Oleh : Muhammad Azfar Anas (@T06-Azfat)

 


Kepemimpinan Wirausaha

Menjadi seorang wirausahawan sebenarnya adalah orang yang mampu memimpin diri sendiri dan juga perusahaan tempat ia memimpin para bawahannya. Kepemimpinan merupakan suatu pengaruh yang diberikan kepada orang lain untuk mempengaruhi tindakan mereka melalui komunikasi. Demi mencapai suatu tujuan dalam proses kepemimpinan, diperlukan usaha untuk membujuk orang lain untuk bekerja sama.

Dalam suatu kepemimpinan terdapat 2 unsur di dalamnya, yaitu unsur subjek sebagai pemimpin dan objek sebagai yang dipimpin. Dalam suatu organisasi, kata pemimpin menunjuk pada sebuah posisi formal seseorang dan memiliki status yang didapatkan oleh karena pemilihan, pengangkatan, keturunan, revolusi dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, kepemimpinan merupakan suatu pengaruh yang diberikan oleh pemimpin kepada orang-orang yang dipimpinnya demi mencapai suatu tujuan tertentu dalam sebuah organisasi atau kelompok tertentu.

Dalam suatu usaha atau perusahaan pasti memiliki seorang pemimpin. Pemimpin tersebut memegang peranan yang sangat penting terhadap keseluruhan usaha  atau perusahaan yang dimiliki, sehingga pemimpin harus memiliki sikap “kepemimpinan”. Sikap ini adalah salah satu kunci yang harus dimiliki sehingga usaha yang dibangun dapat bertahan dalam persaingan.

“Leadership” dalam wirausaha bisa dimaknai sebagai kemampuan seseorang dalam memimpin orang lain. Bukan hanya memimpin tetapi juga harus bisa memahami, karena dengan bisa memahami orang tersebut maka kita mengerti dan bisa untuk memimpinnya. Yang tak kalah pentingnya adalah seorang pemimpin harus bisa memahami dan bisa untuk memimpin dirinya sendiri, karena ketika pemimpin tidak bisa memahami dirinya sendiri maka pemimpin tersebut tidak bisa memimpin orang lain dengan baik yang akan diterapkan pada kineja dari usaha yang dijalani sendiri. Dengan kata lain, seorang pemimpin bukan harus memimpin didepan saja tetapi juga harus memimpin di belakang.

Sebagai seorang pemimpin kita tidak boleh untuk egois, maksudnya adalah tidak ingin tergantikan. ketika kita ingin usaha yang kita bangun memiliki umur yang panjang, jangan pernah memiliki pemikiran tersebut. Karena kira adalah manusia yang dapat menghadiri pertemuan dan masa depan, maka kita sebagai pemimpin harus mempersiapkan pemimpin selanjutnya. 

Sebagai pemimpin, kita juga memiliki kekurangan, dan kekurangan tersebut tidak bisa untuk kita hilangkan, tetapi kita dapat untuk menutupi kekurangan yang kita miliki dalam berbisnis. Jadilah pemimpin yang profesional dalam pengertian bahwa pemimpin tidak akan mencampurkan urusan prbadi dengan urusan pekerjaan. Sama halnya ketika seorang pemimpin sedang memarahi karyawannya. Seorang pemimpin yang berhasil bisa dilihat ketika pemimpin sedang sangat marah kepada karyawannya. Seorang pemimpin tidak selalu benar karena pemimpin tidak hanya didengar tetapi juga mendengar. Ketika dalam suatu pertemuan diskusi atau pertemuan, sebagai seorang pemimpin jangan memposisikan diri anda sebagai pemimpin, tetapi posisikan anda dengan karyawan lain sebagai satu tim sehingga dalam pertemuan tersebut semua orang bebas untuk mengungkapkan pendapatnya dan bisa membuat pertemuan meeting yang berlansung memperoleh hasil yang maksimal. 

Sebagai seorang pemimpin, kita juga harus menjalin hubungan yang baik dengan karyawan. Dengan demikian, secara psikologis karyawan tersebut akan merasa senang untuk bekerja dan kita akan memperoleh hasil kerja yang maksimal. Hal-hal tesebut merupakan beberapa aspek yang perlu untuk memiliki sebagai seorang pemimpin, sehingga usaha atau perusahaan yang dibangun dapat bertahan dari waktu ke waktu, seorang pemimpin yang sangat penting dalam suatu perusahaan maka jika pemimpin berhasil maka usaha atau perusahaannya dapat sukses.

Menjadi seorang pemimpin pada dasarnya harus memiliki fungsi, diantaranya adalah mengarahkan, membina, mendelegasi, mengatur, mengevaluasi orang-orang yang dipimpin untuk mencapai suatu tujuan sesuai dengan visi, misi dan arahan dari pemimpin. Kegagalan dalam mencapai hasil, sasaran dan tujuan dari organisasi atau kelompok tersebut merupakan kegagalan dari proses kepemimpinan itu sendiri mengingat setiap arahan terpusat pada pimpinan.

Kepemimpinan yang baik adalah perhatian pemimpin kepada karyawannya. Semakin besar perhatian kepada karyawan, maka semakin keras mereka akan bekerja untuk pemimpinnya. Gaya dan cara kepemimpinan setiap orang berbeda-beda tergantung dengan karakter, kepribadian, pengalaman dan proses pembelajaran dari pemimpin tersebut. Kepemimpinan yang berorientasi juga kepada kesejahteraan dari para karyawan, dapat memberi nilai lebih dalam proses kepemimpinan terutama demi mencapai visi, misi dan tujuan keberhasilan yang dicapai dari organisasi atau kelompok tersebut.

Beberapa karakter yang perlu dimiliki oleh para wirausahawan dalam memimpin setiap karyawannya, antara lain:

·       Keberanian untuk Bertindak

·       Membangun Tim yang Solid

·       Menjadi pendengar yang baik

·       Berani mengambil resiko

·       Pikiran yang terbuka

·       Memiliki kepercayaan diri

Referensi

Muchlisin Riadi. Kepemimpinan Wirausaha. Kajianpustaka.com – https://goo.gl/v6bWWp

Kusuma, Riza Perdana. 2018. Modern Leadership. Jakarta: Inspigo

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.