April 02, 2022

Pentingnya Berfikir Visioner Dalam Berwirausaha

 

Pentingnya Berfikir Visioner Dalam Berwirausaha

Oleh : Ilyassa Muhammad Raflye Radian (@U42-ILYAS)

 

Abstrak

        Salah satu sikap yang wajib dimiliki oleh seorang pemimpin hebat adalah visioner. Sikap tersebut seringkali dijadikan sebagai acuan ketika memilih seorang pemimpin karena berkaitan erat dengan kemampuannya dalam melihat segala kemungkinan yang bisa saja terjadi di masa depan. 

Pendahuluan

            Sikap malas, manja, egois, dan perilaku serba instant merupakan beberapa sikap negatif yang melekat pada mayoritas manusia milenial. Tidak banyak dari mereka akhirnya memutuskan untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri sebagai seorang kewirausahaan. Hal tersebut tidak membuat mereka bermalas-malasan, namun membuat mereka lebih semangat karena mampu mengendalikan dan memimpin perusahaannya sendiri. Beberapa contoh adalah William Tanuwidjaya yang sukses dengan platform Tokopedia, Nadiem Makarim yang sukses dengan Go-Jek, serta masih banyak yang lainnya. Kedua orang tersebut merupakan pemimpin yang sukses pada era generasi milenial. Kesuksesan mereka tidak luput dari sikap kepemimpinan yang diterapkan pada masing-masing organisasi perusahaannya.

 

            Kepemimpinan adalah proses mengarahkan perilaku menuju pencapaian tujuan tertentu. Dalam hal, kepemimpinan menyebabkan orang lain bertindak ke arah tertentu. Pengusaha dikatakan sukses apabila pemimpin berhasil memimpin karyawannya dengan baik. Seorang pemimpin yang sukses, mereka percaya akan pertumbuhan yang berkelanjutan, peningkatan efisiensi dan sukses yang berkelanjutan untuk perusahaan. Wirausahawan memiliki prinsip kepemimpinan yang berbeda, mereka mengembangkan keterampilan kepemimpinan mereka sendiri sesuai dengan karakter masing-masing dalam memajukan perusahaan atau bisnisnya.

 

            Zaid (2011) mengungkapkan bahwa hampir 62,5% efektivitas organisasi / perusahaan dapat ditentukan oleh kepemimpinan yang visioner. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pemimpin visioner harus mengadopsi visi yang lebih menarik dan efektif serta pandai dalam penyampaiannya kepada anak buahnya untuk memperoleh dukungan dari para pemangku kepentingan dan secara langsung mendedikasikan diri untuk berpartisipasi dalam implementasi visi yang mereka harapkan bermanfaat.

 

            Kepemimpinan pada era milenial memiliki pendekatan yang khas karena digitalisasi yang merambah dunia kewirausahaan tidak lagi memungkinkan pemimpin untuk bertindak secara konvensional. Adapun dalam hal pola kepemimpinan, kepemimpinan milenial perlu memahami dan memakai pola komunikasi generasi milenial yang dipimpinnya. Di samping itu, kepemimpinan milenial perlu mendorong inovasi, kreativitas, dan jiwa entrepreneurship generasi baru. Semua saluran inovasi, kreativitas dan entrepreneurship harus dirancang dengan baik dan konkrit. Tidak hanya berisi wacana saja, tetapi juga terdapat proses yang benar-benar dapat dinikmati oleh generasi milenial untuk mengembangkan dirinya.

 

Pengertian Visioner

            Visioner adalah salah satu kepribadian atau sikap yang mampu dijadikan sebagai acuan dalam memilih seorang pemimpin. Secara sederhana, yang dimaksud dengan visioner adalah skill atau kemampuan dalam memanfaatkan peluang yang mungkin terjadi di masa depan. 

 

            Orang yang memiliki gaya kepemimpinan visioner selalu mampu melihat segala potensi organisasi atau perusahaan yang mungkin tak mampu dilihat atau disadari oleh orang lain. Kemudian, setelah mengetahui potensi atau peluang yang mungkin terjadi di masa depan tersebut, pemimpin visioner akan langsung melahirkan berbagai ide yang mampu meningkatkan kemampuan organisasi atau perusahaan dalam persaingan dengan para kompetitornya. 

 

            Dari kemampuan tersebut dipercaya bahwa pemimpin visioner mampu menggapai visi dan misi, ataupun cita-cita perusahaan di masa mendatang. Akan tetapi, tentu saja diperlukan dukungan serta komitmen penuh dari seluruh anggota organisasi terhadap pemimpinnya agar cita-cita tersebut akhirnya mampu dicapai.

 

Cara Menjadi Seorang Pemimpin Visioner

            Pada kenyataannya, seorang pemimpin tak langsung mempunyai kemampuan tersebut. Dalam praktiknya, seseorang memerlukan proses guna sikap visioner bisa dipelajari serta dilatih agar kemudian bisa didapatkan.

 

            Jika kamu saat ini merasa belum memiliki sikap visioner, maka sekaranglah waktu yang tepat untuk menguasai kemampuan tersebut. Tidak perlu ragu, pada dasarnya semua orang mampu menjadi seorang yang visioner asal mengetahui caranya. Berikut adalah beberapa tips menjadi seorang pemimpin visioner yang dapat kamu terapkan. 

1. Pandai Menjaga Hubungan Baik
Hal pertama yang perlu dilakukan agar bisa menjadi seorang pemimpin visioner adalah mampu menjalin hubungan yang baik dengan pihak manapun. Khususnya dalam hal berbisnis, pandai menjaga hubungan dengan orang lain adalah cara paling efektif untuk mendapatkan kepercayaan mereka. 


           
Barulah setelah kepercayaan tersebut didapatkan, kamu mampu menggali lebih jauh mengenai apa yang sebenarnya dibutuhkan serta apa yang mampu membuat hidup orang lain lebih mudah. Tanpa adanya jalinan hubungan yang baik serta kepercayaan, siapa pun tak akan mampu menggapai hal-hal yang ingin diraihnya ketika berbisnis.

2. Mampu Membangun Suatu Nilai
           
Selanjutnya, kamu perlu mewujudkan impian dengan cara pembentukan sebuah nilai. Pemimpin visioner harus mampu meyakinkan orang yang bakal menjalani bisnis dengannya bahwa mereka pasti mampu memperoleh keuntungan atas layanan atau produk yang ditawarkan. 
Cara membentuk nilai ini bisa melalui memahami keinginan pelanggan. Untuk mengetahuinya, kamu bisa langsung bertanya pada pelanggan terkait hal-hal apa saja yang diinginkan atau diperlukannya. 


           
Cara lainnya bisa melalui survei yang dilakukan di berbagai platform. Sebagai contoh, media sosial, lalu melakukan diskusi bersama sumber terkait. Dengan mengetahui apa yang konsumen inginkan, barulah pemimpin mampu memulai untuk membentuk suatu nilai. 

         Lihai Mengatasi Masalah pada Bisnis
Langkah yang ketiga untuk menjadi seorang pemimpin visioner adalah kamu harus mampu mengatasi bermacam-macam hambatan yang menghampiri.  Dalam berbisnis, inti tujuan yang harus diraih adalah kemampuan dalam memenuhi apa yang dibutuhkan oleh pelanggan. Namun, yang menjadi masalah adalah bisnis biasanya perlu dimulai dengan cara berbagi ide dengan orang lain agar mampu membuat mereka setuju serta menerima penawaran yang diberikan. Di lain sisi, kamu juga perlu memberanikan diri dan bertanya alasan yang membuat mereka menolak tawaran yang diberikan. Oleh karena itu, sebagai seorang yang visioner, kamu perlu mengatasi hal tersebut dan mencari jalan keluarnya.

 

         Terbiasa Berpikir Secara Dinamis
Pemimpin dengan sikap visioner tak akan pernah meninggalkan sebuah diskusi sebelum segala hal yang dibahas di dalamnya jelas dan dimengerti. Ketika diskusi tersebut telah melahirkan persetujuan, kamu perlu memahami dengan jelas mengenai langkah seperti apa yang selanjutnya perlu diambil. Sebagai seorang pemimpin visioner, kamu perlu menyampaikan segala informasi dengan jelas serta mampu tetap teguh bertahan terhadap nilai yang akan ditawarkan. Itulah mengapa sikap visioner harus dibarengi dengan kemampuan untuk terus berpikir secara dinamis dan memikirkan langkah selanjutnya yang perlu dilakukan. Bahkan, ketika tujuan atau target yang ingin diraih akhirnya terwujud, kamu masih harus terus berkembang dan berusaha. Dengan begitu, tujuan serta cita-cita selanjutnya yang lebih besar bisa ditentukan dan juga berhasil diraih.

 

         Memiliki Kemampuan Manajemen Risiko
Karena sudah memikirkan banyak hal dengan matang, seseorang dengan model leadership visioner umumnya mempunyai kemampuan ini. Risk management atau manajemen risiko adalah sebuah proses dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, menganalisis, mengendalikan, serta berupaya untuk menghindari, menghilangkan, atau meminimalkan risiko yang tak bisa diterima. Melalui manajemen risiko seorang pemimpin mampu mengecilkan potensi kerugian terhadap risiko yang mungkin dihadapi oleh organisasi atau perusahaan yang dipimpinnya. 


Ciri Orang yang Memiliki Sikap Visioner

Menjadi seorang pemimpin visioner harus memiliki kemampuan untuk menciptakan visi serta tujuan jelas berkaitan dengan pemahaman dalam meraih peluang. Tidak hanya itu, ia juga harus mahir merealisasikan beragam upaya dalam meningkatkan mutu serta kualitas dengan lebih terarah. 

 

            Dengan pemikiran yang lebih kreatif demi kebaikan bisnis serta teraihnya visi, pemimpin visioner memiliki beberapa ciri yang bisa dicermati. Berikut adalah beberapa ciri seorang pemimpin visioner. 

           Dapat merumuskan serta menjual visi dan mengelola organisasi atau perusahaan secara profesional. 

           Mampu meraih kepercayaan dan respek dari para anggota kelompok guna merealisasikan rencana.

           Mempunyai integritas, konsistensi, loyalitas, kompetensi, dan sikap terbuka. 

           Mengesampingkan ego serta kepentingan individu dan kelompok demi mewujudkan visi organisasi.

           Mempunyai human skill, khususnya dalam upaya memecahkan konflik yang terjadi di antara anggotanya, dan mempunyai kemampuan dalam menyampaikan maksud dengan masuk akal dan terstruktur. 


Daftar Pustaka

[1] http://repository.upnjatim.ac.id/449/1/muhammad%20auliyaul%20k.PDF

[2] https://www.cermati.com/artikel/visioner-pengertian-ciri-dan-cara-memilikinya

[3] https://www.gramedia.com/literasi/visioner/

[4] https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwj2maSp0fD2AhXXUGwGHf7wBFUQFnoECD8QAQ&url=https%3A%2F%2Fmedia.neliti.com%2Fmedia%2Fpublications%2F23379-ID-pemimpin-visioner-dalam-perubahan-organisasional.pdf&usg=AOvVaw16TWSiw47rTIQTvHN1ieCX


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.