Mei 16, 2022

Etika dan Tanggung Jawab Sosial dalam Wirausaha

Oleh : Pasca Fitri Pratama (@T19-Pasca)


-       Etika dalam Wirausaha

Setiap manusia harus memiliki sikap yang sopan, menghormati orang lain, jujur dan sebagainya. Hal ini tidak lain dan tidak bukan adalah etika. Tak terkecuali seorang wirausahawan. Yang dimana, dalam berwirausaha, wirausahawan tentu tidak sendirian dalam menjalankan usahanya.

Seorang wirausahawan harus memiliki serta menunjukkan sikap, tingkah laku yang baik, sopan, jujur, menghormati orang lain ataupun yang lainnya, yang menunjukkan bahwa kita menghormati orang lain. Ini karena seorang wirausahawan tidak terlepas dari bantuan orang lain yang ada dalam usahanya, semisal rekan, bawahan, konsumen, bahkan vendor pun termasuk kedalam kriteria yang harus dijaga etika berwirausaha. Etika atau norma-norma ini digunakan agar para pengusaha tidakmelanggar aturan yang telah ditetapkan dan usaha yang telah dijalankan memperolehsimpati dari berbagai pihak.

Beberapa contoh etika wirausahawan secara umum dalam masyarakat adalah :

-       Memiliki sikap dan perilaku seorang wirausahawan harus mengikuti norma atau aturan yang berlaku di lingkungan tempat usahanya

-       Penampilan seorang wirausahawan haruslah disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi, semisal berkunjung ke rumah-rumah warga sekitar tempat usaha juga dengan pakaian yang sopan

-       Cara berbicara dan harus mencerminkan sopan, penuh tata karma, tidak menyinggung orang lain

-       Gerak-gerik yang harus dijaga sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dan juga perasaan mengganggu orang lain.

Selain itu, etika atau norma yang harus melekat dalam diri seorang wirausahawan antara lain adalah :

1.    Kejujuran

Seorang pengusaha harus selalu bersikap jujur, baik, dalam berbicara maupunbertindak. Jujur ini perlu agar berbagai pihak percaya terhadap apa yang akandilakukan. Tanpa kejujuran, usaha tidak akan maju dan tidak di percaya konsumen atau mitra kerjanya.

2.    Bertanggung Jawab

Pengusaha harus bertangungjawab terhadap segala kegiatan yang dilakukan dalam bidang usahanya. Kewajiban terhadap berbagai pihak harus segera diselesaikan.Tanggung jawab tidak hanya terbatas pada kewajiban, tetapi juga kepada seluruhkaryawannya, masyarakat dan pemerintah.

3.    Menepati Janji

Pengusaha dituntut untuk selalu menepati janji, misalnya dalam hal pembayaran,pengiriman barang atau penggantian. Sekali seorang pengusaha ingkar janji hilanglah kepercayaan pihak lain terhadapnya. Pengusaha juga harus konsisten terhadap apa yang telah dibuat dan disepakati sebelumnya.

4.    Disiplin

Pengusaha dituntut untuk selalu disiplin dalam berbagai kegiatan yang berkaitandengan usahanya, misalnya dalam hal waktu pembayaran atau pelaporan kegiatanusahanya.

5.    Taat Hukum

Pengusaha harus selalu patuh dan menaati hukum yang berlaku, baik yang berkaitan dengan masyarakat ataupun pemerintah. Pelanggaran terhadap hukum dan peraturan telah dibuatkan berakibat fatal dikemudian hari. Bahkan, hal itu akanmenjadi beban moral bagi pengusaha apabila tidak diselesaikan segera.

6.    Suka Membantu

Pengusaha secara moral harus sanggup membantu berbagai pihak yangmemerlukan bantuan. Sikap ringan tangan ini dapat ditunjukan kepada masyarakatdalam berbagai cara. Pengusaha yang terkesan pelit akan dimusuhi oleh banyakorang.

7.    Komitmen dan Menghormati

Pengusaha harus komitmen dengan apa yang mereka jalankan dan menghargaikomitmen dengan pihak-pihak lain. Pengusaha yang menjungjung komitmen terhadap apa yang telah diucapkan atau disepakati akan dihargai ol;eh berbagaipihak.

8.    Mengejar Prestasi

Pengusaha yang sukses harus selalu berusaha mengejar prestasi setinggi mungkintujuannya agar perusahaan dapat terus bertahan dari waktu ke waktu. Prestasi yangberhasil dicapai perlu terus ditingkatkan. Disamping itu, perusaha juga harus tahanmental tidak mudah putus asa terhadap berbagai kondisi dan situasi yang dihadapi.


-       Tanggung Jawab Sosial dalam Kewirausahaan

Salah satu tujuan berwirausaha adalah untuk menghasilkan keuntungan. Namun keuntungan ini juga harus dibarengi dengan tanggung jawab perusahaan dalam bagian kelangsungan bisnis ataupun perekonomian, hal ini tak terlepas juga dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk memberikan dampak yang positif bagi masyarakat sekitar (sosial).

Tanggung Jawab Sosial adalah sebuah program wirausaha berdasarkan etika dengan tujuan, memberikan manfaat lebih atau kontribusi yang positif kepada masyarakat. Program ini juga bermaksud sebagai sebuah kesadaran perusahaan akan pentingnya kode etik dan etika kepada masyarakat sekitar tempat usaha. Tanggung jawab sosial terhadap masyarakat ini memiliki tujuan seperti memberikan program pelatihan keterampilan, program pemberdayaan masyarakat, program pelestarian lingkungan, beasiswa bagi anak, amal dan lainnya.

Selain untuk membangun hubungan yang positif antara organisasi usaha dan masyarakat, tanggung jawab sosial ini juga dapat memberikan dampak positif untuk image atau reputasi perusahaan. Karena menjadi salah satu media untuk promosi dan melebarkan sayap usaha sehingga konsumen akan melihat bahwa sebuah badan usaha pernah melakukan program tanggung jawab sosial.


Selain kepada masyarakat sekitar, sebuah usaha juga memiliki tanggung jawab sosial kepada pemegang kepentingan perusahaan

Lingkup dari tanggung jawab sosial sebuah usaha adalah sebagai berikut :

1.    Tanggung Jawab Terhadap Lingkungan

Bentuk tanggung jawab pengusaha terhadap lingkungan dapat diwujudkan dengan meminimalkan polusi dan kerusakan lingkungan yang dihasilkan oleh perusahaan.

2.    Tanggung Jawab Terhadap Konsumen

Bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap konsumen dapat diwujudkan dengan menyediakan produk yang berkualitas dan dengan harga yang sesuai. Konsumen memiliki hak untuk memperoleh produk yang aman, memperoleh informasi mengenai produk yangdigunakan, hak untuk didengarkan dan hak untuk memilih apa yang hendak dibeli. Tanggung jawab perusahaan terhadap konsumennya juga termasuk dengan memperhatikan etika dalam beriklan, antara lain dengan tidak membuat janji-janji tentang sebuah produk yang tidak ditepati oleh perusahaan.

3.    Tanggung Jawab Terhadap Karyawan

Bentuk tanggung jawab yang dapat diberikan perusahaan kepada karyawan adalahdengan melakukan berbagai aktivitas, seperti rekruitmen, pelatihan, promosi dan kompensasi sesuai dengan hak-hak yang harus diperoleh karyawan.

4.    Tanggung Jawab Terhadap Investor

Tanggung jawab terhadap investor dapat dilakukan misalnya dengan memberikanlaporan keuangan dengan jujur dan sesuai keadaan, tidak memberikan informasi kepada investor-investor tertentu saja, dan memberikan laporan keuangan sesuai dengan aturandalam laporan keuangan yang berlaku.

Referensi :

https://accurate.id/bisnis-ukm/tanggung-jawab-sosial-perusahaan/

https://duanyam.com/tanggung-jawab-sosial-perusahaan/#:~:text=Pada%20dasarnya%2C%20tanggung%20jawab%20sosial,memberikan%20kontribusi%20positif%20terhadap%20masyarakat.

https://www.pelajaran.co.id/penjelasan-etika-yang-harus-dimiliki-setiap-wirausaha/

https://www.ayoksinau.com/etika-bisnis-dan-berwirausaha/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.