Mei 23, 2022

Lakukan Step Berikut, Agar Product Bisnismu Berkembang !

 

Oleh : Senora Dianisa (@T16-Senora)


Product development adalah proses untuk mengembangkan dan melakukan perubahan pada sebuah produk.Mengapa product development penting bagi sebuah perusahaan? Pada dasarnya, zaman terus berkembang. Teknologi dan tren pun terus berganti. Oleh karena itu, kamu pasti jarang menemukan produk yang tidak melakukan perubahan apa pun tetapi tetap laku hingga jangka waktu yang panjang.

Memang, ada saja produk seperti komputer AT&T yang tetap laku dijual selama bertahun-tahun. Namun, tidak banyak perusahaan yang mampu bertahan dengan cara seperti itu, apalagi bisnis-bisnis kecil.

Setiap perusahaan harus menggabungkan kreativitas, penemuan, dan ide untuk mengembangkan sebuah produk yang bisa terus disukai pelanggan. Ketiga hal tersebut tergabung dalam product development.


Tahapan Product Development

1. Mengumpulkan Ide

Tahap pertama dalam melakukan product development adalah mengumpulkan ide. Kumpulkan idemu dan rekan-rekan satu tim. Selain ide produk, kamu juga harus mengumpulkan ide cara mengembangkan produk tersebut untuk keperluan komersial.

2. Evaluasi ide

Setiap orang tentu setuju dengan idenya masing-masing. Namun, dalam product development, kamu dan tim mu harus bisa saling mengevaluasi ide satu sama lain. Berikan pendapat yang objektif tentang ide pengembangan produk yang disampaikan tiap anggota. Selain itu, ada beberapa metode evaluasi lain yang bisa kamu gunakan, seperti Preliminary Innovation Evaluation System (PIES).

3. Menjaga ide

Setelah ide sudah terkumpul dan evaluasi selesai, jagalah ide tersebut baik-baik. Jangan sampai kompetitor mengetahui dan mengikuti idemu. Beberapa cara untuk menjaganya adalah dengan menetapkan copyright, hak paten, dan trade secrecy.

4. Riset dan pengembangan

Tahap product development selanjutnya adalah  riset dan pengembangan  (R&D). Pada tahap ini, kamu perlu menguji kegunaan dan berbagai fitur dari produkmu. Kamu juga perlu menyempurnakan desain hingga sesuai dengan keinginan pelanggan. Kamu juga bisa melakukan test-marketing, beta testing, analisis rencana pemasaran dan proyeksi penjualan, riset biaya, dan lainnya.

5. Promosikan produk

Jika semua tahap sudah kamu lakukan dengan baik, produk terbaru mu siap diluncurkan. Di sini tim marketing akan  menjalankan fungsi mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.