Mei 23, 2022

Tentang Productivity

 Produktivitas

oleh @T14-Septian


Kata produktivitas adalah kata serapan yang diambil dari bahasa Inggris, yaitu productivity. Arti produktivitas adalah suatu bentuk aktivitas yang dilakukan untuk menghasilkan suatu produk barang atau jasa. Sedangkan secara umum produktivitas  adalah kemampuan setiap orang, sistem atau suatu perusahaan dalam menghasilkan sesuatu yang diinginkan dengan cara memanfaatkan sumber daya secara efektif dan juga efisien. Efisiensi yang digunakan untuk menilai ketepatan dalam melaksanakan sesuatu dengan cara menghemat sumber daya yang ada. 


Produktivitas menurut para Ahli

Eddy Herjanto mengatakan bahwa arti produktivitas adalah suatu nilai yang menyatakan bagaimana sebaiknya suatu sumber daya diatur dan juga digunakan guna mencapai sesuatu secara maksimal.

Chen, Lin, dan Blocher berpendapat bahwa arti produktivitas adalah suatu hubungan yang terjalin antara jumlah output yang dihasilkan dan sejumlah output yang diperlukan untuk membuat output tersebut.

Husein Umar menjelaskan bahwa arti produktivitas adalah suatu perbandingan antara output yang diraih dengan memanfaat sumber daya input.

Heny Kuswanti Daryanto berpendapat bahwa arti produktivitas adalah suatu konsep yang merefleksikan hubungan antara hasil produk dengan sumber daya yang diperlukan untuk membuat hasil yang dimaksud.

Muchdarsyah Sinungan mengatakan bahwa arti produktivitas adalah hubungan hasil nyata produk dan input yang sebenarnya.

Ravianto menjelaskan bahwa arti produktivitas berdasarkan konsep akan menunjukan hubungan antara hasil kerja dengan suatu satuan waktu yang diperlukan untuk menciptakan produk dari seorang pekerja.


Siklus produktivitas

Siklus produktivitas adalah suatu proses untuk peningkatan produktivitas yang melibatkan strukur organisasi yang formal dari level atas sampai level terendah. Peningkatan produktivitas perlu dimasukkan dalam program organisasi secara formal karena peningkatan produktivitas memerlukan komitmen yang tinggi dan kontinuitas dala waktu yang lama. Summath (1985) menjelaskan bahwa siklus produktivitas terdiri atas empat tahap, yang sering disingkat menjadi MEPI, yaitu :

1. Pengukuran produktivitas (measurrement).

2. Evaluasi produktivitas (evaluation).

3. Perencanaan produktivitas (planning).

4. Peningkatan produktivitas (improvement).

Siklus produktivitas diawali dengan pengukuran produktivitas, yang hasilnya kemudian dievaluasi. Setelah hasil pengukuran dievaluasi, dilakukan perencanaan langkah-langkah yang akan diterapkan dalam rangka meningkatkan produktivitas, baik dalam rangka meningkatkan produktivitas, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Rencana perbaikan tersebut kemudian dilaksanakan untuk mencapai tingkat produktivitas yang diinginkan. Keempat tahapan ini dilakukan secara berkesinambungan sehingga peningkatan produktivitas dapat dilakukan terus menerus hingga mencapai target yang telah ditetapkan. Setelah target dipenuhi, ditetapkan target produktivitas baru sesuai dengan keadaan.


Terdapat delapan faktor yang mampu mempengaruhi produktivitas di dalam ruang lingkup organisasi, yaitu faktor teknis, faktor produksi, faktor organisasi, faktor personel, faktor finansial, faktor manajemen, faktor lokasi, dan faktor pemerintah.


Manfaat Produktivitas

Vincent Gaspersz dalam bukunya yang berjudul Manajemen Produktivitas Total menjelaskan bahwa ada beberapa manfaat yang didapat perusahaan jika melakukan pengukuran produktivitas, yaitu:

  1. Perusahaan akan mendapatkan informasi dan bisa menilai efisiensi berbagai sumber dayanya.
  2. Upaya proses perencanaan sumber daya tentunya akan menjadi lebih efisien dan efektif.
  3. Perusahaan mampu menyelaraskan kembali tujuan ekonomis serta non-ekonomisnya dengan cara membuat skala prioritas berdasarkan nilai produktivitasnya.
  4. Perusahaan mampu mengubah perencanaan target tingkat produktivitas yang dilakukan dimasa depan dengan berpatokan pada tingkat produktivitas saat ini.
  5. Perusahaan bisa menetapkan strategi untuk memperbaiki kondisi produktivitas dengan berpatokan pada kesenjangan produktivitas yang terdapat dalam tingkat perencanaan dan yang mampu diukur.
  6. Perusahaan bisa mendapatkan informasi terkait nilai produktivitasnya yang dibandingkan dengan kompetitor lain.
  7. Perusahaan bisa segera mengambil tindakan yang kompetitif untuk selalu berusaha dalam meningkatkan produktivitas secara lebih berkelanjutan.
Referensi
http://eprints.umg.ac.id/
https://cimsa.or.id/news/index/productivity-know-your-limit-before-it-turns-toxic
https://accurate.id/bisnis-ukm/arti-produktivitas/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.