Juni 06, 2022

SEJARAH AWAL MUNCULNYA TRADING FOREX DI INDONESIA & DUNIA

Oleh : Elsania (T04-Elsania)

ABSTRAK

Trading merupakan salah satu aktivitas jual beli di pasar uang dimana bertujuan untuk mendapatkan nilai profit yang besar dalam waktu yang singkat. Trading sendiri memiliki banyak kelebihan seperti kemudahan dalam mengakses dimana trader dapat melakukan aktivitas trading dimana saja maupun kapan saja selama memiliki akses internet yang memadai untuk trading.

 

PENDAHULUAN

Trading adalah melakukan pertukaran barang atau jasa dari satu pihak ke pihak lain. Kegiatan trading mendasari tiap individu untuk menukarkan barang atau jasa hasil produksi mereka dengan kebutuhan pribadi masing-masing. Kegiatan trading paling awal dikenal sebagai barter, bentuk pertukaran paling sederhana sebelum alat tukar seperti uang ditemukan. Setelah ditemukannya mata uang, kegiatan trading mengalami perubahan. Proses pertukaran menjadi jauh lebih efisien dengan munculnya pembagian penawaran (jual) dengan permintaan (beli). Karena peningkatan efisiensi ini, individu memiliki potensi untuk mendapat keuntungan atau profit dibanding modal awalnya.

Ada sejarah panjang sebelum akhirnya kita dapat melakukan trading forex semudah hari ini. Jauh sebelum masyarakat mengenal online trading, kebanyakan masyarakat Indonesia melakukan trading secara manual. Dimana dalam transaksi tersebut kita harus menyertakan transaksi yang melibatkan layanan dari instansi perbankan terlebih dahulu sehingga transaksi trading membutuhkan proses yang panjang.

Namun sekarang, kita dapat mengakses pasar forex dari aplikasi di smartphone atau platform online. Inovasi tersebut membuat kitat bisa melakukan trading dengan nyaman, kapan saja, dan dimana saja.

 

PEMBAHASAN

Trading Forex Di Dunia

Sejarah Trading forex diawali dengan gold standard system. Gold standard system adalah sistem penukaran sejumlah nilai mata uang pada sejumlah emas. Sistem yang muncul pertama kali pada tahun 1875 ini dianggap sebagai momentum penting lahirnya pasar uang dunia. Gold standard system membuat banyak negara menyiapkan cadangan emas untuk melakukan pertukaran mata uang.

Sebelum gold standard system diterapkan, emas dan perak lah yang dijadikan sebagai alat tukar pembayaran internasional. Namun sistem pertukaran ini tidak berlangsung lama karena nilai dari emas dan perak yang tidak stabil. Sayangnya, sama seperti sistem penukaran emas dan perak sebelumnya, gold standard system juga tidak berlangsung lama. Sistem ini harus goyah di awal Perang Dunia I karena negara-negara blok berseteru.

Perseteruan ini kemudian berujung pada inflasi di berbagai negara. Gold standard system terus goyah sampai tidak bekerja sama sekali sampai Perang Dunia I berakhir. Sebelum terjadinya Perang Dunia II, sistem ini sempat dicoba untuk dibenahi, namun tidak berhasil.

Lalu jelang Perang Dunia II berakhir, beberapa negara yang tergabung dalam Blok Barat, seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Jepang memulai satu aliansi untuk membuat sistem moneter yang lebih kokoh, mengingat gold standard system yang sudah tidak bisa diselamatkan.

Di tahun 1944 akhirnya dibuatlah Bretton Woods System yang mewakili sistem pengelolaan moneter internasional. Bretton Woods System mengatur hal-hal penting, seperti metode penggunaan kurs valuta asing tetap, penerapan USD sebagai mata uang utama pengganti dari gold standard system, sekaligus membentuk tiga badan pemantau aktivitas ekonomi internasional.

Yaitu International Monetary Fund, International Bank for Reconstruction and Development, dan General Agreement on Tariffs and Trade. Seiring berjalannya waktu, Bretton Wood System harus kembali hancur karena terlalu berusaha melindungi USD yang menjadi mata uang utama. Momentum masalah terbesar sistem ini dihadapi di tahun 1970 saat cadangan emas Amerika Serikat jadi sangat sedikit.

 

Hal tersebut membuat Departemen Keuangan AS tidak memiliki cukup emas untuk menanggung USD di Bank Sentral dunia. Akhirnya pada tahun 1971, USD resmi tidak lagi menjadi nilai tukar utama, yang sekaligus menjadi tanda runtuhnya sistem Bretton Wood System. Sebagai gantinya, dibuatlah World Trade Organization yang kemudian menjadi cikal bakal dunia trading saat ini.

Trading Pertama di Indonesia

Trading forex di Indonesia pertama kali muncul di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) tahun 1999. BBJ menjadi tempat utama pengendalian trading mata uang asing sekaligus menjadi tempat dilakukannya trading forex dengan cara konvensional. Jadi jika ingin melakukan trading saat itu, Anda harus datang langsung ke BBJ.

Sementara regulasi resmi yang mengatur trading baru menyusul dikeluarkan pada tahun 2000. BBJ adalah gabungan beberapa perusahaan dari 19 sektor komoditas dan 10 perusahaan pasar modal. BBJ mengurus semua jenis perdagangan berjangka, termasuk kelapa sawit, kopi, minyak mentah, dan juga emas.

Transaksi perdagangan komoditi ini dilakukan di bawah pemantauan ketat dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Bappebti adalah badan yang mengatur keuangan secara resmi di Indonesia sejak tahun 1997. Pada saat itu trading forex belum boleh dilakukan.

Sistem trading pada saat itu masih menggunakan sistem Open Outcry dengan offer dan bid. Sistem Open Outcry ini serupa lelang, dimana trading dilakukan di ruang perdagangan khusus dan para trader berada di sana. Para trader melakukan penawaran dan pembelian secara terbuka, prosesnya dilakukan dengan seruan (berteriak) dan memperagakan gerakan tangan khusus. Itu sebabnya harus dilakukan secara langsung.

Karena keputusan mengambil tawaran atau tidak harus dibuat langsung di tempat. Beberapa trader diperbolehkan melakukan trading dengan perangkat elektronik hanya jika sudah mendapatkan izin terlebih dahulu. Sejarah online trading Indonesia sebelum forex adalah trading indeks Hangseng, Nikkei, dan Kospi.

Aset awal yang dijual di sini adalah Dollar Yen atau dikenal dengan sebutan Dex yang memiliki volatilitas yang tidak begitu bagus. Beberapa orang Indonesia yang melakukan trading forex harus menggunakan jasa pialang dari luar negeri karena pialang di Indonesia belum memperdagangkan forex secara resmi. Bahkan saat itu regulasinya pun belum ada.

Dari sinilah masyarakat mulai mengenal trading forex. Trading forex dirasa jauh lebih praktis daripada trading komoditi. Ini juga yang jadi alasan beberapa perusahaan pialang mulai merintis tren trading forex di Indonesia. Akhirnya di tahun 2011, dibentuklah sebuah regulasi untuk mengatur perdagangan valuta asing serta indeks yang dikategorikan dalam komoditas dalam pasar berjangka. Itu sebabnya trading forex tetap berada di bawah pengawasan Bappebti dan Kementerian Perdagangan sampai hari ini.

Trading Forex Indonesia Saat Ini

Trading forex kini sudah jadi aktivitas trading yang sederhana dan mudah dilakukan. Apalagi setelah ada regulasi yang mengatur hal ini, trading forex semakin bertumbuh dengan pesat di Indonesia. Jumlah trader forex dari Indonesia juga terus meningkat sepanjang tahun.

Awalnya trading forex di Indonesia ini hanya dianggap sebagai upaya investasi yang menjanjikan. Namun seiring berjalannya waktu, trading forex tidak hanya dianggap sebagai cara berinvestasi, tetapi juga salah satu cara berbisnis untuk memperoleh profit dalam jumlah besar. Beberapa trader bahkan menjadikan trading forex sebagai pekerjaan utama mereka dalam memperoleh penghasilan.

 

KESIMPULAN

Trading adalah aktivitas yang dilakukan di pasar finansial. Kegiatan ini bukanlah sekadar proses jual beli barang atau jasa biasa. Tujuan aktivitas ekonomi ini adalah melakukan jual beli dalam waktu singkat untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Trading forex saat ini sudah banyak dikenal dan diterima oleh masyarakat. Tidak heran jika banyak orang mulai tertarik untuk mempelajari lebih banyak tentang trading forex, mulai dari cara melakukan trading hingga tips dan trik agar seseorang bisa mendapat profit dari trading forex.

 

DAFTAR PUSTAKA

https://www.gicindonesia.com/jurnal/artikel/sejarah-awal-munculnya-trading-forex-di-indonesia-dunia/

https://www.pelatihanprofitinternasional.com/apa-sih-yang-dimaksud-dengan-trading/

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.