September 11, 2022

DALAM KEWIRAUSAHAAN PERLU ADANYA KEPEMIMPINAN, STRATEGI, DAN MANAJEMEN YANG BAIK

 


Laykha Fitriani Az Zahra (@V12-LAYKHA)

ABSTRAK

Artikel ini membahas tentang apa itu kepemimpinan kewirausaan, strategi apa dalam pengembangan kewirausahaan, perspektif manajamen kewirausahan, serta fungsi-fungsi manajemen dalam kewirausahaan karena semakin lakunya perkembangan bisnis kewirausahaan ini semakin tinggi, dan kemimpinan itu sendiri penting bagi bisnis. Kepemimpinan secara umum didefinisikan sebagai proses mempengaruhi karyawan suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi (Esmer dan Dayi, 2016: 157)

 

PENDAHULUAN

Bisnis kewirausahaan berkembang pesat dalam masa kontemporer. Karena laju perkembangan bisnis wirausaha semakin tinggi, maka di masa kontemporer, mulai diselidiki nilai-nilai apa yang sangat dalam wirausaha yang perlu demi kelangsungan bisnis dan usaha. Hal itu tentu diterapkan dalam dunia organisasi perusahaan dan manajemennya. Pada dekade akhir abad ke-20, hal tersebut meluas untuk dunia organisasi manajerial yang umum sampai pada pendidikan. Pada awal abad ke-21, terminologi “Kepemimpinan Kewirausahaan” sudah menjadi salah satu model/gaya kepemimpinan modern. Dalam dunia kewirausahaan saat ini, kepemimpinan menjadi semakin penting bagi bisnis. Para pebisnis harus memperhatikan kepemimpinan untuk mencapai tujuan mereka dan memastikan kesinambungan kerja mereka. kewirausahaan merupakan sebuah penilaian, eksploitasi peluang akan produk dan jasa baru, layanan atau proses produksi; strategi baru dan bentuk organisasi dan pasar baru untuk produk dan input yang sebelumnya tidak ada. Peluang kewirausahaan adalah peluang ekonomi yang tidak terduga, belum dinila dan ada karena agen yang berbeda memiliki ide yang berbeda pada nilai relatif sumber daya atau ketika sumber daya tersebut diubah dari input menjadi output.

 

PEMBAHASAN

Kepemimpinan kewirausahaan

Kepemimpinan kewirausahaan merupakan salah satu gaya kepemimpinan baru dan menjadi titik fokus di antara para peneliti dalam literatur kepemimpinan. Dipercayai bahwa kepemimpinan kewirausahaan berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan organisasi dibandingkan dengan gaya kepemimpinan lainnya. Hal ini disebabkan oleh perilaku pemimpin wirausaha yang selalu mencari peluang wirausaha dan mengatur sumber daya dengan baik untuk pengembangan organisasi.

Pada dasarnya, kepemimpinan kewirausahaan dapat dipraktikkan di semua tingkatan pengawasan karena berfokus pada peluang (Selvaraja dan Pihie, 2017). Para pemimpin wirausaha tidak menghabiskan waktu dalam mengubah pikiran orang, atau mereka menghabiskan waktu mencari peluang. Mereka lebih fokus pada menemukan orang yang berpikiran sama di luar untuk mencapai visi yang ditetapkan oleh mereka. Oleh karena itu, kepemimpinan kewirausahaan tampaknya menjadi kepemimpinan yang efektif untuk dipraktikkan di semua jenis organisasi dan berbagai model telah dikembangkan untuk memahami konsepnya. Kepemimpinan kewirausahaan mengacu pada status kewirausahaan seorang pemimpin. Dengan kata lain, kepemimpinan kewirausahaan dapat digunakan untuk seorang pemimpin yang memiliki karakteristik seperti mengambil risiko, mengevaluasi peluang, menjadi inovatif, produktif, saling menukar dan strategis.

 

Strategi Pengembangan Kewirausahaan

1.        Strategi Bersaing dalam Kewirausahaan

Tidak dapat disangkal lagi bahwa kelangsungan perusahaan sangat bergantung pada ketahanan wirausaha dalam meraih keunggulan dan bersaing melalui strategi yang dimilikinya. Strategi perusahaan adalah cara-cara perusahaan menciptakan nilai melalui konfigurasi dan koordinasi aktivitas multi-pemasaran.

2.        Kompetensi Inti Kewirausahaan

Dalam manajemen perusahaan modern saat ini, telah terjadi pergeseran strategi, yaitu dari strategi memaksimalkan keuntungan pemegang saham (mencari laba perusahaan) menjadi memaksimalkan keuntungan bagi semua yang berkepentingan dalam perusahaan (stakeholder), yaitu individu atau kelompok yang memiliki kepentingan dalam kegiatan perusahaan. Kelompok ini tidak hanya terdiri atas pemegang saham, tetapi juga karyawan, manajemen, pembeli, masyarakat, pemasok, distributor, dan pemerintah. Akan tetapi, konsep laba tidak dapat dikesampingkan dan merupakan alat penting bagi perusahaan untuk menciptakan manfaat bagi para pemilik kepentingan.

Menurut teori strategi dinamis dari Porter (1991), perusahaan dapat mencapai keberhasilan apabila memenuhi tiga kondisi. Pertama, tujuan perusahaan dan kebijakan fungsi-fungsi manajemen (seperti produksi dan pemasaran) harus secara kolektif memperlihatkan posisi terkuat dipasar. Kedua, tujuan dan kebijakan tersebut ditumbuhkan berdasarkan kekuatan perusahaan serta diperbarui terus (dinamis) sesuai dengan perubahan peluang dan ancaman lingkungan eksternal. Ketiga, perusahaan harus memiliki dan menggali kompetensi khusus sebagai pendorong untukmenjalankan perusahaan. Dalam menghadapi persaingan yang semakin kompleks dan krisis eksternal, perusahaan kecil dapat menerapkan teori “strategi berbasis sumber daya” (resources-based strategy). Teori ini dinilai potensial untuk memelihara keberhasilan perusahaan ketika berada dalam situasi eksternal yang bergejolak.

 

Perspektif Manajemen dan Kewirausahaan

Perspektif manajemen ditinjau berdasarkan segi terminologi, menyatakan bahwa manajemen sebagai proses atau kerangka kerja dengan mengarahkan kelompok atau orang-orang agar mencapai tujuan-tujuan organisasi. Proses tersebut terdiri dari pengetahuan tentang segala hal yang wajib dan perlu dilakukan, kemudian menjabarkan bagaimana cara menerapkannya, memberikan arahan bagaimana seharusnya mereka melakukan serta memberikan suatu ukuran yaitu efektif dan tidaknya semua yang telah dikerjakan sedangkan perspektif kewirausahaan merupakan pelaksanaan suatu kegiatan sebagai profesi yang ditekuni oleh seorang wirausaha seperti proses perencanaan, permulaan usaha, usaha menumbuhkan dan mengembangkan usaha yang inovatif yang berperan sebagai filosofi dan landasan kewirausahawan, hal ini sesuai dengan dikemukakan bahwa "Kewirausahaan dianggap sebagai kekuatan penggerak ekonomi, memastikan pertumbuhan ekonomi, inovasi teknologi dan organisasi, dan tempat kerja baru.

kewirausahaan merupakan sebuah penilaian, eksploitasi peluang akan produk dan jasa baru, layanan atau proses produksi; strategi baru dan bentuk organisasi dan pasar baru untuk produk dan input yang sebelumnya tidak ada. Peluang kewirausahaan adalah peluang ekonomi yang tidak terduga, belum dinila dan ada karena agen yang berbeda memiliki ide yang berbeda pada nilai relatif sumber daya atau ketika sumber daya tersebut diubah dari input menjadi output. Seorang manejer wirausaha perlu memiliki daya kreasi dan daya cipta dengan menemukan hal yang baru. Pemikiran ide baru tersebut dijadikan landasan untuk menciptakan sebuah produk baru yang akan diproses di pasar, untuk menjalankan fungsi-fungsi manajemen dannkewirausahaan, adapun fungsi-fungsi yang terdapat dalam manajemen, ialah

1)      Fungsi Perencanaan (Planning)

Yulius Nyerere (mantan Presiden Tanzania) ketika menyampaikan pidato Repelita II Tanzania pada tahun 1969 mengatakan, “Merencanakan berarti memilih.” Artinya, perencanaan merupakan proses memilih diantara berbagai kegiatan yang diinginkan karena tidak semua yang diinginkan dapat dilakukan dan dicapai dalam waktu yang bersamaan.

2)      Fungsi Pengorganisasian (Organizing

Pengorganisasian adalah proses pembentukan kegunaan yang teratur untuk semua sumber daya dalam sistem manajemen.

3)      Fungsi Pengarahan (Actuating)

Fungsi pengarahan (actuating) adalah menggerakkan dan mengarahkan orang-orang yang terlibat dalam organisasi perusahaan agar menjalankan tugas sesuai dengan wewenang yang telah ditentukan atau sesuai dengan uraian tugasnya (job description).

4)      Pengendalian atau Pengawasan (Controlling)

Pengendalian atau pengawasan (controlling) adalah kegiatan untuk melakukan pengukuran terhadap kinerja perusahaan, yaitu pencapaian tujuan sudah sesuai dengan rencana atau standar yang telah ditetapkan.

 

KESIMPULAN

Kepemimpinan Kewirausahaan merupakan model kepemimpinan baru yang sangat aktual dan dapat diaplikasikan dalam dunia manajerial organisasi apa pun, khususnya, dalam konteks studi ini, di bidang pendidikan. Kepemimpinan kewirausahaan pada intinya memiliki nilai-nilai khas yang mutakhir dan adaptif untuk diterapkan oleh seorang pemimpin dalam situasi organisasi apa pun yang kontekstual pada masa kini.

Seorang pelaku wirausaha perlu memiliki daya kreasi dan daya cipta dengan menemukan hal yang baru baik itu pemikiran ide baru yang dijadikan landasan untuk menciptakan sebuah produk baru dan dalam pengelolaannya diperlukan faktor produksi seperti tanah, tenaga manusia (human resources), sumber modal, dan kemampuan pengelolaan yang dimiliki, dalam perspektif manajemen dilihat berbagai perspektif dibagi tiga bagian yaitu manajemen sebagai suatu proses dengan melihat bagaimana cara orang untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu, berikutnya manajemen sebagai suatu kolektivitas manusia, merupakan suatu kumpulan dari orang-orang yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan bersama, dan manajemen sebagai ilmu (science) dan seni (art), melihat bagaimana aktivitas manajemen dihubungkan dengan prinsip-prinsip dari manajemen terkait lainnya seperti perspektif kewirausahaan yang menekankan pada kemampuan menjual, merupakan sifat yang kreatif, inovatif sehingga perspektif dan ruang lingkup manajemen kewirausahaan perlu dipandang dari sisi yang tidak terpisahkan baik dari skala kecil seperti pedagang, skala menengah seperti pengusaha dan skala besar seperti konsep kepemilikan manajemen dan kewirausahaanseperti perorangan, kemitraan dan korporasi perusahaan dalam tingkatperdagangan dunia.

 

DAFTAR PUSTAKA

Dewi, K., Yaspita, H., & Yulianda, A. (2020). Manajemen Kewirausahaan. Deepublish.

Modul Mata Kuliah Kewirausahaan 3. Universitas Mercu Buana. Jakarta.

Pinangkaan, A. A. (2020). Teori dan Model Kepemimpinan Kewirausahaan. Academia. Edu.

Utomo, K. P., Syarief, F., Winardi, M. A., Fadly, R., Widjaja, W., Setyorini, R., ... & Lestiowati, R. (2021). DASAR MANAJEMEN DAN KEWIRAUSAHAAN. Penerbit Widina.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.