September 04, 2022

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESUKSESAN SUATU BISNIS



Oleh : Oliver Gideon Parsaoran (@V21-OLIVER)

Abstrak

Artikel ini membahas tentang faktor apa saja yang mempengaruhi kesuksesan suatu bisnis. Faktor – faktor tersebut, yaitu kreativitas, ide, peluang, kecocokan, dan teknologi.

Kata kunci: bisnis, inovasi, teknologi

Abstract

This article discusses what factors affect the success of a business. These factors, namely creativity, ideas, opportunities, compatibility, and technology.

Keywords: business, innovation, technology

 

PENDAHULUAN

Dalam dunia wirausaha, pasti ada saja jenis bisnis yang memiliki kesamaan. Namun, beberapa hal yang dapat membuat bisnis – bisnis tersebut bertahan adalah inovasi, keunikan, kreativitas, dan lainnya yang ada di bisnis tersebut. Sebagai pebisnis, penting sekali diperlukan adanya inovasi atau perubahan atau pembaharuan dalam jangka waktu tertentu agar bisnis bisa berkembang dan lebih maju. Mengapa? Karena seiring berjalannya waktu, zaman terus berubah dan saat ini, percepatan perubahan trend itu sangat cepat, yang di mana hal itu mempengaruhi demand atau kebutuhan orang – orang. Maka dari itu, tidak hanya kreativitas dan ide yang dibutuhkan untuk berbisnis atau mungkin berinovasi, namun juga peluang dan kecocokan mulai dari momen hingga kebutuhan calon konsumen, dan semua itu dikolaborasikan dengan teknologi untuk menjadi satu kesatuan yang kuat.

 

PEMBAHASAN

Dalam dunia wirausaha, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi suatu usaha atau bisnis, yaitu kreativitas, ide, peluang, kecocokan, dan teknologi. Berikut ini adalah penjelasannya.

1)     Kreativitas

Menurut Wikipedia, kreativitas atau yang bisa disebut daya cipta adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau anggitan baru, atau hubungan baru antara gagasan dan anggitan yang sudah ada. Menurut Widayatun, kreativitas adalah kemampuan memecahkan masalah yang memberikan individu mampu menciptakan ide-ide asli atau adaptif fungsi kegunaannya secara penuh untuk berkembang. Menurut Chaplin (1989), pengertian kreativitas adalah kemampuan menghasilkan bentuk baru menggunakan metode-metode baru.

            Definisi dari kreativitas sangatlah beragam. Namun, menurut saya, dapat disimpulkan bahwa kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik yang benar-benar merupakan hal baru atau sesuatu ide baru yang diperoleh dengan cara menghubungkan beberapa hal yang sudah ada dan menjadikannya suatu hal baru. Lalu, untuk membuat suatu bisnis dan membuatnya berkembang adalah dengan kreativitas, sehingga bisa selalu menciptakan sesuatu yang baru, sesuai dengan kebutuhan pasar.

2)     Ide

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ide diartikan sebagai rancangan yang tersusun di dalam pikiran; atau perasaan yang benar-benar menyelimuti pikiran. Menurut plato, ide merupakan sesuatu yang bersifat kekal atau yang absolut, ide terlepas dari objek-objek inderawi sehingga ide menjadi landasan bagi pengetahuan yang sejati, namun ide juga tidak pernah lepas dari objek-objek inderawi dalam mencapai ilmu pengetahuan sejati.

            Sebenarnya, ide dan kreativitas adalah satu kesatuan. Karena di dalam sebuah kreativitas ada ide, dan dalam ide ada sebuah kreativitas. Lahirnya ide dalam diri seorang wirausaha merupakan langkah awal dari suatu inovasi bisa dilakukan oleh seorang wirausaha bila orang tersebut mampu melahirkan ide atau gagasan bisnis dalam pikirannya.

3)     Peluang

Peluang berarti kesempatan dan usaha berarti upaya untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan berbagai daya yang dimiliki. Sifat wirausahawan adalah selalu mencari dan melihat peluang yang tersembunyi dengan gagasan baru dan bekerja keras untuk merubah peluang menjadi kenyataan. Kreativitas dalam memunculkan ide memiliki peranan penting dalam inovasi produk sebuah usaha.

4)     Kecocokan

Faktor ini diperlukan bagi para wirausaha maupun pangsa pasar. Faktor kecocokan ini penting diselaraskan dengan potensi diri serta karakter wirausaha agar bisnis yang direncanakan bisa berjalan dengan baik, tanpa adanya beban, dan bisa terus berkembang. Kecocokan juga harus diselaraskan dengan kebutuhan/demand konsumen. Hal ini dikarenakan apabila tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen, maka siapa yang akan rela membeli atau membayar produk atau jasa yang ditawarkan nantinya.

5)     Teknologi/Teknopreneurship

Menurut Tata Sutabri (2010), technopreneurship merupakan proses dan pembentukan usaha baru yang melibatkan teknologi sebagai basisnya, dengan harapan bahwa penciptaan strategi dan inovasi yang tepat kelak bisa menempatkan teknologi sebagai salah satu faktor untuk pengembangan ekonomi nasional.

Wirausahawan sepantasnya memanfaatkan era industri 4.0 sebaik mungkin. Jangan sampai pelaku bisnis dan wirausaha di nusantara terlambat mengantisipasi dan beradaptasi dengan gelombang revolusi industri 4.0. Perubahan ini dapat menjadi tantangan sekaligus peluang baru bagi pelaku wirausaha.

 

KESIMPULAN

Untuk bisa menciptakan suatu bisnis, bahkan hingga membuat bisnis tersebut berkembang, wirausaha memerlukan kreativitas, ide, peluang, kecocokan, dan semua itu dikolaborasikan dengan teknologi. Seiring berjalannya waktu, semakin ke depan, perubahan budaya dan gaya hidup mengalami percepatan yang begitu dahsyat, sehingga sebaiknya setiap bisnis yang baru akan dimulai atau yang sudah ada perlu melakukan update atau inovasi.

 

REFERENSI

Agnes Sri Harti. 2018. Konsep Dasar dan Prinsip-Prinsip Kewirausahaan.

https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5893951/pengertian-peluang-usaha-tujuan-dan-ciri-cirinya

https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-kewirausahaan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.