September 18, 2022

KEPEMIMPINAN DALAM KEWIRAUSAHAAN



Oleh : Ryan Setya Rama (@V17-RYAN)

ABSTRAK

Dalam suatu organisasi, kepemimpinan merupakan salah satu faktor utama yang mendukung kesuksesan organisasi dalam mencapai tujuan. Banyak ahli yang mencoba untuk mendefinisikan kepemimpinan. Kepemimpinan adalah seni mempengaruhi dan mengarahkan orang denan cara kepatuhan, kepercayaan, hormat, dan kerja sama yang bersemangat dalam mencapai tujuan bersama. Keberhasilan atau efektifitas kepemimpinan tidak sajalah diukur bagaimana memberdayakan bawahannya tapi uga kemampuannya menjalankan atau melaksanakan kebijakan perusahaan melalui cara atau gaya kepemimpinannya. Pola atau gaya kepemimpinan sangat tergantung pada karakteristik individu pemimpin menghadapi bawahan berdasarkan fungsinya sebagai atasan.

Kata Kunci : pemimpin, kewirausahaan,  kepemimpinan

PENDAHULUAN

Kepemimpinan adalah proses mengarahkan perilaku orang lain kearah pencapaian suatu tujuan tertentu. Pengarahan dalam hal ini berarti menyebabkan orang lain bertindak dengan cara tertentu atau mengikuti arah tertentu. Wirausahawan yang berhasil merupakan pemimpin memimpin para karyawannya dengan baik. Seorang pemimpin dikatakan berhasil jika percaya pada pertumbuhan yang berkesinambungan,  efisiensi yang meningkat dan keberhasilan yang berkesinambungan dari perusahaan.

PEMBAHASAN

Menurut George R. Terry (Iswanto, 2014), kepemimpinan (leadership) adalah Kepemimpinan sebagai keseluruhan kegiatan/aktivitas utnuk mempengaruhi kemauan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. 1 Lindsay dan Patrick dalam membahas “Mutu Total dan Pembangunan Organisasi” mengemukakan bahwa kepemimpinan adalah suatu upaya merealisasikan tujuan perusahaan dengan memadukan kebutuhan para individu untuk terus tumbuh berkembang dengan tujuan organisasi. Perlu diketahui bahwa para individu merupakan anggota dari perusahaan. Peterson at.all mengatakan bahwa kepemimpinan merupakan suatu kreasi yang berkaitan dengan pemahaman dan penyelesaian atas permasalahan internal dan eksternal organisasi. Dari ketiga definisi tersebut dapat dinyatakan bahwa kepemimpinan merupakan suatu upaya dari seorang pemimpin untuk dapat merealisasikan tujuan organisasi melalui orang lain dengan cara memberikan motivasi agar orang lain tersebut mau melaksanakannya, dan untuk itu diperlukan adanya keseimbangan antara kebutuhan individu para pelaksana dengan tujuan perusahaan. Lingkup kepemimpinan tidak hanya terbatas pada permasalahan internal organisasi, melainkan juga mencakup permasalahan eksternal.

Kepemimpinan bagi seorang kewirausahaan merupakan salah satu faktor yang utama, yang sama pentingnya dengan kepercayaan dan kreativitas yang tinggi dalam mendukung kesuksesan usaha dalam mecapai tujuan. Apalagi dengan adanya MEA (masyarakat ekonomi asean) maka dalam dunia usaha dibutuhkan seorang pemimpin yang inovatif dan adaptif, kaya dengan pembaharuan dan tidak mudah dihambat oleh kejadian-kejadian dari luar. Kepemimpinan menggabungkan kreativitas dan kepercayaan menjadi sebuah usaha efektif yang berpengaruh luas dan hidup. Sebelum usaha yang dibangun tanpa kepemimpinan yang kuat hanya akan menjadi usaha kecil yang stagnant (tidak berkembang). Kepemimpinan berperan sangat penting dalam manajemen karena berfungsi sebagai penggerak (actuating) yang mencakup kegiatan memotivasi, komunikasi, pelatihan, dan kepemimpinan dalam bentuk-bentuk pengaruh pribadi lainnya. Fungsi tersebut juga dianggap sebagai tindakan mengambil inisiatif dan mengarahkan pekerjaan yang perlu dilaksanakan dalam sebuah organisasi.

Keterampilan dalam kepemimpinan

Keterampilan yang harus dimiliki seseorang dalam memimpin adalah sebagai berikut:

1.     Technical skills

kemampuan untuk melakukan pekerjaan pekerjaan yang bersifat operasional atau teknis.

2.     Human skills

kemampuan bekerjasama dengan para bawahan dan membangun tim kerja dengan pendekatan kemanusiaan

3.     Conceptual skills

kemampuan menyusun konsep atau berpikir dan mengungkapkan pikirannya.

Cocheu ( Ditjen Dikti 2013) menyarankan agar ketua tim memiliki keterampilan dasar kepemimpinan yang meliputi:

·        mendemonstrasikan kepemimpinan,

·        memfasilitasi interaksi di dalam tim,

·        melakukan negosiasi dalam hal terjadi perbedaan dan konflik,

·        melatih anggota tim,

·        memberikan pengarahan untuk meningkatkan kinerja tim,

·        mempresentasikan gagasan-gagasannya secara persuasif, dan

·        membina hubungan dengan berbagai tingkatan manajemen

 

Sifat-sifat Kepemimpinan

Upaya untuk menilai sukses atau gagalnya pemimpin itu antara lain dilakukan dengan mengamati dan mencatat sifat-sifat dan kualitas atau mutu perilakunya, yang dipakai sebagai kriteria untuk menilai kepemimpinannya. Usaha-usaha yang sistematis tersebut membuahkan teori yang disebut sebagai  The tritist Theory of leadership (Teori sifat atau kesifatan dari kepemimpinan).

Ordway Tead mengemukakan sepuluh sifat kepemimpinan sebagai berikut:

·       Energi jasmaniah dan mental

·       Kesadaran akan tujuan dan arah

·       Antusiasme

·       Keramahan dan kecintaan

·       Intigritas

·       Pengasaan teknis

·       Ketegasan dalam mengambil keputusan

·       Kecerdasan

·       Ketrampilan mengajar

·       Kepercayaan

 

Syarat-Syarat Kepemimpinan

Ada tiga hal penting dalam konsepsi kepemimpinan antara lain :

1.     Kekuasaan

Kekuasaaan adalah otorisasi dan legalitas yang memberikan wewenang kepada pemimpin untuk mempengaruhi dan menggerakkan bawahan untuk berbuat sesuatu dalam rangka penyelesaian tugas tertentu.

2.     Kewibawaan

Kewibawaan merupakan keunggulan, kelebihan, keutamaan sehingga pemimpin mampu mengatur orang lain dan patuh padanya

3.     Kemampuan

Kemampuan adalah sumber daya kekuatan, kesanggupan dan kecakapan secara teknis maupun social, yang melebihi dari anggota biasa. Sementara itu Stodgill yang dikutip James A. Lee menyatakan pemimpin itu harus mempunyai kelebihan sebagai persyaratan, antara lain:

·       Kepastian, kecerdasan, kewaspadaan, kemampuan berbicara, kemampuan menilai.

·       Prestasi, gelar kesarjanaan, ilmu pengetahuan dalam bidang tertentu.

·       Tangggung jawab, berani, tekun, mandiri, kreatif, ulet, percaya diri, agresif.

·       Partisipasi aktif, memiliki stabilitas tinmggi, kooperatif, mampu bergaul.

·       Status, kedudukan social ekonomi cukup tinggidan tenar.

Prinsip Kepemimpinan Kewirausahaan

Berikut ini  10 prinsip dan pelaksanaan yang mengajarkan dan menumbuhkan prinsip kegiatan yang akan mengembangkan atribut kepemimpinan wirausaha kepada seluruh organisasi,yaitu sebagai berikut :

1.      Purposeful (Mmemiliki tujuan yang jelas untuk dicapai)

Memiliki tujuan yang jelas berarti punya pendirian, memiliki fokus, memiliki keyakinan akan keputusannya, memiliki kemampuan memutuskan, dan berdaya tahan, sesungguhnya merupakan kualitas pencapaian yang sukses dan tuntutan tujuan apa pun.

2.      Responsible

Menanamkan akuntabilitas yang sebenarnya membutuhkan evaluasi yang teratur. Kebiasaan memahami tanggung jawab terhadap apa yang dipikirkan dan dilakukan merupakan hal bernilai. Menanamkan akuntabilitas yang sebenarnya pada diri orang lain membutuhkan pujian dan evaluasi kinerja yang teratur. kebiasaan semacam ini  akan mengembangkan loyalitas yang lebih mendalam dan pemahaman yang lebih besar sebagaimana tanggungjawab yang kita harapkan dari orang lain.

3.      Integritas (Nilai yang sejati)

Kualitas yang tidak dapat diabaikan adalah melakukan sesuatu yang benar berdasarkan kesadaran akan kehormatan dan penghargaan pada orang lain. Serta memahami apa yang benar untuk dilakukan dan secara nyata mengerjakannya berarti memilki integritas.

4.      Nonconformity (Ketidakcocokan)

Konformis tidak dilahirkan, mereka dibuat. Sesungguhnya tekanan terus-menerus memborbadir individu dengan maksud bahwa mereka dapat diizinkan untuk mendaki dari tangga penerimaan untuk sukses, datang dari semua sisi, hanya berbeda sedikit dari generasi ke genarasi.

5.      Coureqeous (Keberanian)

Ketika keberanian terhadap pendirian dan keberanian untuk menjadi diri  sendiri dan mengikuti jalan yang dipercaya sebagai yang terbaik merupakan kekuatan sejati yang berkembang secara alami.

6.      Intuitive (Keputusan yang sebenarnya)

Keputusan yang sebenarnya adalah sesuatu yang mempengaruhi masa depan dan keberhasilan. Sedikit orang akan berpendapat bahwa salah satu kemampuan yang terpenting dalam bisnis adalah untuk maju bersama dengan yang lain.

7.      Patience (Kesabaran)

Sabar terhadap sesuatu yang hasilnya sudah tertentu karena dalam kepastian, hanya sedikit ruang untuk kecemasan. Kesabaran merupakan kunci dasar dalam membangun maupun mempertahankan hubungan.ketidak sabaran merupakan pembalasan keadilan dari relasi dengan relasi konsumen.keyakinan dalam apa yang anda kerjakan dan memiliki kepastian bahwa segala sesuatu terjadi pada saat yang tepat dan ditempat yang tepat.[5]

8.      Listen (Mendengarkan)

Mendengarkan merupakan suatu hal vital dalam bisnis, khususnya dalam tiga area utama, namun jarang kita menyediakan waktu untuk mereka satu persatu area pertama berkaitan dengan siapa saja memiliki tanggung jawab besar untuk mengajarkan. Area kedua adalah siapa saja yang terlibat dalam suatu posisi tanggungjawab seharusnya selalu memiliki kemauan untuk mendengarkan ide dan pemikiran kolega –koleganya. Area ketiga berkaitan dengan mendengarkan menggunakan suatu cara hingga meyadari pada kenyataan dipasaran.

9.      Enthusiasm (Antusiasme)

Optimisme dan anthusiasme keduanya saling membantu tidak mungkin ada seseorang yang pesimis sekaligus antusias. Antuasisme satu orang akan berbeda dengan yang lain. Namun, kita akan mengenali ketika orang lain memilikinya. Dia bergairah dalam apa yang mereka kerjakan dan keyakinan mereka menular kepada yang lain.

10.   Service (Layanan)

Layanan produk atau ide haruslah menciptakan nilai tambah, supaya keberhasilan itu dapat bertahan. Kepemimpinan wirausaha melibatkan penciptaan nilai melalui layanan yang maksimal melalui kesempatan /peluang.

 

 

KESIMPULAN

Setelah melihat definisi tersebut,maka bisa disimpulkan bahwa Kepemimpinan adalah proses mengarahkan perilaku orang lain ke arah pencapaian suatu tujuan tertentu. Pengarahan dalam hal ini berarti menyebabkan orang lain bertindak dengan cara tertentu atau mengikuti arah tertentu. Wirausahawan yang berhasil merupakan pemimpin yang berhasil memimpin para karyawannya dengan baik. Seorang pemimpin dikatakan berhasil jika percaya pada pertumbuhan yang berkesinambungan, efisiensi yang meningkat dan keberhasilan yang berkesinambungan dari perusahaan.

Keberhasilan pemimpin itu pada umumnya diukur dari produktifitas dan efektifitas pelaksanaan tugas-tugas yang dibebankan pada dirinya. Bila produktifitas naik dan semua tugas dilaksanakan dengan efektif.

DAFTAR REFERENSI

http://nugraha0215.blogspot.com/2013/09/kepemimpinan-dalam-kewirausahaan.html

https://www.academia.edu/34484901/KEPEMIMPINAN_DALAM_KEWIRAUSAHAAN

https://adoc.pub/queue/kepemimpinan-wirausaha.html#

https://123dok.com/document/zpd55eoz-makalah-kepemimpinan-dalam-kewirausahaan-docx.html

http://kurniawaalex.blogspot.com/2015/05/kepemimpinan-dalam-kewirausahaan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.