September 18, 2022

KEPEMIMPINAN, MANAJEMEN, & ORGANISASI/PERUSAHAAN

Oleh

Oliver Gideon Parsaoran (@V21-OLIVER)

41620010026

 

Abstrak

Artikel ini membahas tentang definisi dari kepemimpinan, manajemen, organisasi, serta pentingnya kepemimpinan dan manajemen dalam sebuah organisasi/perusahaan.

 

Kata Kunci: Kepemimpinan, manajemen, organisasi

Abstract

This article discusses the definition of leadership, management, organization, and the importance of leadership and management in an organization/company.

 

Keywords: Leadership, management, organization

 

PENDAHULUAN

Organisasi adalah hubungan antara beberapa orang dimana didalamnya ada pengarahan dari pimpinan agar apa yang menjadi tujuan bersama bisa tercapai. Menurut Stephen P. Robbins, organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar dengan batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai tujuan bersama. Pada dasarnya, organisasi terbagi menjadi dua bentuk, yaitu :

1)     Organisasi Formal. Organisasi formal merupakan organisasi yang berisi sistem pekerjaan, hubungan wewenang, tanggung jawab, dan pertanggungjawaban yang dirancang oleh manajer.

2)     Organisasi Informal. Organisasi informal merupakan hubungan pribadi atau sosial yang memungkinkan adanya hubungan dengan suatu wewenang formal. Organisasi ini ada di setiap perusahaan, karena munculnya pergaulan manusia sebagai makhluk sosial. Meskipun sifatnya informal, namun bentuk organisasi ini lebih efektif dalam penyampaian informasi untuk melakukan pekerjaan demi tercapainya tujuan dari perusahaan.

Organisasi tidak hanya fokus pada tercapainya visi dan misi perusahaan atau organisasi saja, namun juga peningkatan penghasilan yang melebihi biaya produksi. Inilah yangmembedakan organisasi profit dan non-porift. Di bawah ini adalah beberapa tujuan organisasi :

1)     Tujuan Organisasi Jangka Pendek

Tujuan jangka pendek harus tercapai dalam waktu cepat dan berkala, biasanya dalam enam bulan hingga satu tahun. Memiliki tujuan jangka pendek bisa menjadi acuan untuk mencapai tujuan jangka menengah dan jangka panjang. Biasanya, periode waktu tujuan jangka pendek bisa disesuaikan dengan periode keuangan sebuah organisasi, biasanya per enam bulan atau per tahun atau biasa disebut tujuan operasional. Misalnya, peningkatan omset hingga 50% dalam waktu enam bulan.

2)     Tujuan Organisasi Jangka Menengah

Ini merupakan tujuan yang harus tercapai dalam waktu menengah atau lebih lama dari tujuan jangka pendek, dan biasanya mencapai satu tahun hingga tiga tahun. Tujuan ini merupakan rangkaian pencapaian tujuan organisasi jangka pendek. Biasa disebut dengan tujuan taktis, seperti peningkatan pangsa pasar sebesar 25% dalam waktu satu tahun.

3)     Tujuan Organisasi Jangka Panjang

Ini merupakan tujuan akhir yang ingin dicapai sebuah organisasi yang dapat terealisasi setelah melakukan misi organisasi. Biasanya tujuan ini dilakukan untuk misi 3 tahun hingga 5 tahun. Tujuannya untuk mencapai tujuan jangka menengah. Tujuan ini biasa disebut tujuan strategis.

Untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan, diperlukannya kepemimpinan serta manajemen perusahaan yang baik dan benar. Artikel ini akan membahas mulai dari apa itu definisi dari kepemimpinan dan manajemen, bagaimana kepemimpinan dan manajemen yang baik dalam sebuah perusahaan, dan sebagainya.

 

PEMBAHASAN

A. Definisi Kepemimpinan

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian kepemimpinan adalah cara memimpin atau perihal pemimpin. Secara harfiah, kepemimpinan berasal dari kata “pimpin” yang artinya mengarahkan, membina, mengatur, menuntun, menunjukkan, atau memengaruhi.

Kepemimpinan merupakan sebuah kemampuan seseorang dalam mempengaruhi orang lain atau mengarahkan pihak tertentu untuk mencapai tujuan suatu kelompok, organisasi, maupun perusahaan. Menurut Wahjosumidjo (1987:11), kepemimpinan pada hakikatnya adalah suatu hal yang melekat pada seorang pemimpin yang memiliki sifat tertentu, seperti kepribadian, kemampuan, dan kesanggupan. Menurut Fiedler, kepemimpinan merupakan pola hubungan antara individu-individu yang menggunakan wewenang dan pengaruhnya terhadap kelompok orang agar bekerja bersama demi tercapainya tujuan organisasi.

Pemimpin bukan sekadar memerintah orang di bawahnya. Sosok pemimpin membantu diri mereka sendiri dan orang lain untuk melakukan hal yang benar. Mereka menetapkan arah, membangun visi yang menginspirasi, dan menciptakan sesuatu yang baru. Kepemimpinan adalah tentang memetakan ke mana Anda harus pergi untuk berhasil sebagai tim atau organisasi. Dan ketika seorang pemimpin menetapkan tujuan, mereka juga harus menggunakan keterampilan manajemen mereka untuk membimbing orang-orang mereka ke tujuan yang tepat, dengan cara yang efektif dan efisien.

B. Fungsi Kepemimpinan

Dari berbagai macam pengertian kepemimpinan dari para ahli, maka dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan memiliki fungsi-fungsi yang bersifat penting dalam terlaksananya manajemen kantor demi tercapai tujuan bersama.

1)     Fungsi Instruktif

Fungsi instruktif menempatkan pemimpin sebagai pengambil keputusan dan pemberi tugas kepada anggotanya untuk menjalankan semua instruksi yang telah diberikan.

2)     Fungsi Delegasi

Kepemimpinan juga memiliki fungsi delegasi, yakni memiliki arti perwakilan atau utusan dengan proses penunjukkan secara langsung maupun musyawarah. Penunjukkan ini bertujuan untuk mengutus seseorang menjadi salah satu perwakilan suatu kelompok atau lembaga.

3)     Fungsi Partisipasi

Fungsi partisipasi ini menempatkan seorang pemimpin yang mampu mendorong semua anggota atau pengikutnya untuk berpartisipasi dan berinisiatif dalam suatu proyek bersama.

4)     Fungsi Pengendalian

Fungsi pengendalian dalam kepemimpinan ini artinya pemimpin mampu untuk mengendalikan semua aktivitas atau pekerjaan anggotanya yang dikerjakan secara efektif guna mencapai tujuan dan tidak keluar dari aturan yang ditetapkan sebelumnya.

5)     Fungsi Konsultatif

Fungsi kepemimpinan konsultatif menempatkan para anggota organisasi atau bawahan dapat melakukan konsultasi dengan pemimpinnya untuk mencari solusi terbaik dalam mencapai tujuan bersama.

C. Tujuan Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah proses di mana seseorang dapat mengarahkan, membimbing dan mempengaruhi perilaku dan pekerjaan orang lain menuju tujuan tertentu dalam situasi tertentu. Kepemimpinan adalah kemampuan seorang manajer untuk mendorong orang yang dia pimpin untuk bekerja dengan percaya diri dan semangat.

Oleh karena itu, salah satu tujuan kepemimpinan yaitu menjadi sarana untuk mencapai sebuah tujuan. Melalui kepemimpinan, setiap individu dapat memperhatikan cara seorang pemimpin untuk mewujudkan tujuan atau keinginannya. Dengan begitu, kepemimpinan bisa digunakan sebagai tolok ukur dalam mencapai tujuan tersebut.

Selain itu, kepemimpinan juga memiliki tujuan untuk memberi motivasi kepada orang lain. Hal ini sangat diperlukan sebagai salah satu cara untuk mempertahankan dan meningkatkan semangat kerja yang ada dalam diri orang yang dipimpinnya.

D. Karakteristik Kepemimpinan Yang Baik

1)     Memiliki Pendirian Teguh

Sebagai pemimpin harus memiliki karakter pemimpin yang teguh akan pendirian, dan tidak mudah terpengaruh oleh perkataan orang lain. Pemimpin yang memiliki pendirian yang teguh akan menjadi pemimpin yang berjalan sesuai dengan visi dan tujuannya, tanpa terpengaruh oleh setiap orang yang disekitarnya. Sebagai pemimpin harus memiliki komitmen terhadap keputusan dan tindakan yang Anda lakukan, jika Anda menerapkan karakter tersebut terhadap diri Anda, maka bawahan/karyawan Anda akan memiliki tanggung jawab yang penuh atas setiap pekerjaan yang Anda berikan.

2)     Jujur

Memiliki karakter pemimpin yang jujur sangat penting dalam kepemimpinan. Karakter pemimpin yang baik harus selalu jujur kepada anggota tim atau kliennya atas setiap resiko yang dialami pemimpin, baik itu mengenai kerugian ataupun keuntungan yang dia alami oleh pemimpin tersebut. Sebagai pemimpin harus bisa memiliki sikap yang terbuka dalam setiap kondisi yang dialami, justru dengan Anda bersikap seperti itu, justru akan mempererat relasi Anda, dan dengan begitu Anda dapat mendapatkan setiap pendapat yang mungkin saja dapat membantu Anda keluar dari situasi yang sedang Anda alami.

3)     Adil

Sebagai pemimpin, sikap adil sangatlah dibutuhkan dalam kepemimpinan Anda. Karakter pemimpin yang adil membuat setiap para karyawan Anda merasa akan keadilan yang Anda miliki terhadap mereka. Jangan sampai ada kecemburuan sosial antar karyawan yang dapat menyebabkan ketidak lancaran bisnis yang sedang Anda jalani. Pemimpin yang adil akan mengerti dan tahu terhadap pekerjaan apa saja yang pantas kepada karyawannya sesuai dengan batas kemampuan yang dimiliki masing-masing karyawan tersebut. Dengan karakter pemimpin yang bersikap adil, seorang pemimpin akan lebih dihargai dan dihormati terhadap karyawan-karyawannya.

4)     Cerdas

Sebagai pemimpin harus memiliki pengetahuan yang luas, karakter pemimpin seperti ini sangatlah harus dimiliki. Sebab sebagai pemimpin, Anda juga harus memberikan ilmu pengetahuan Anda terhadap setiap karyawan Anda, dan mengajarkan mereka kepada pengetahuan yang mungkin belum mereka mengerti.

5)     Mampu Bersikap Tenang Dalam Kondisi Apapun

Di dalam dunia bisnis, tentu setiap pemimpin akan merasakan masa dimana mereka mengalami jatuh dan bangun ketika membangun sebuah usaha. Dalam situasi seperti itulah karakter pemimpin yang tenang dalam menghadapi situasi seperti itu sangat diperlukan.

6)     Komunikasi Yang Baik

Membangun komunikasi yang baik merupakan karakter pemimpin yang harus diterapkan kepada setiap karyawannya. Dengan Anda sering berkomunikasi dengan karyawan Anda, maka akan lebih mempermudah karyawan Anda untuk  mengerti akan maksud dan tujuan yang Anda berikan.

7)     Bertanggung Jawab

Sebagai pemimpin sikap taggung jawab dan mental merupakan suatu hal yang harus diterapkan dalam setiap karakter pemimpin. Sebagai pemimpin harus siap menerima resiko yang mungkin saja terjadi pada bisnis yang sedang mereka jalankan. Dan dalam situasi seperti itulah sikap tanggung jawab tersebut sangatlah dibutuhkan dalam seorang pemimpin.

8)     Menginspirasi

Sebagai pemimpin Anda juga harus menjadi ispirasi bagi setiap karyawan Anda, karakter pemimpin yang dapat menginspirasi juga berdampak positif terhadap karyawan Anda, dengan begitu secara langsung Anda dapat memotivasi bawahan Anda maupun orang lain yang mendengarkanya, hal ini merupakan kebiasaan pengusahaan sukses yang harus ditiru.

9)     Keyakinan

Untuk menjadi pemimpin yang efektif, Anda harus memiliki karakter pemimpin yang cukup percaya diri untuk memastikan bahwa orang lain atau karyawan Anda mengikuti perintah Anda. Jika Anda tidak yakin tentang keputusan dan kualitas Anda sendiri, maka bawahan Anda tidak akan pernah mengikuti Anda.

10) Empati

Memiliki rasa empati terhadap bawahan atau karyawan Anda, itu merupakan karakter pemimpin yang mempunyai rasa kepedulian terhadap karyawannya. Pemimpin harus memiliki tingkat kepekaan tinggi terhadap lingkungan kerja disekitarnya. Kondisi para karyawan harus mendapatkan perhatian khusus. Rasa empati terhadap masalah yang sedang dialami para karyawan merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Mencoba untuk mengerti kondisi bahawan tersebut merupakan bentuk rasa kepedulian pemimpin terhadap mereka.

E. Definisi Manajemen Perusahaan

Secara umum, pengertian manajemen perusahaan adalah serangkaian unsur dalam perusahaan sebagai proses memimpin, mengarahkan dan mengadministrasikan sumber daya yang dimiliki perusahaan. Dari definisinya tersebut kita dapat melihat bahwa manajemen adalah unsur penting yang harus dimiliki oleh sebuah perusahaan atau bisnis. Dalam sebuah perusahaan, manajemen merupakan komponen penting yang harus dimiliki perusahaan untuk mewujudkan visi dan misi yang ingin dicapai. Tanpa adanya pengelolaan yang baik atau struktur organisasi yang jelas, tujuan perusahaan akan sulit dicapai dan justru menimbulkan ketidakjelasan pekerjaan dan tanggung jawab setiap anggota atau timnya.

Menurut George R. Terry (1997) manajemen di perusahaan adalah suatu proses yang berbeda terdiri dari perencanaan (planning), penyusunan (organizing), pengarahan (actuating), dan pengendalian (controlling) dimana dilakukan untuk mencapai tujuan utama perusahaan dengan melibatkan manusia dan sumber daya lainnya.

Menurut Wilson Bangun, manajemen perusahaan adalah serangkaian tindakan dan upaya anggota perusahaan untuk mencapai sasaran atau target bisnis yang dinaungi perusahaan tersebut dimana proses tersebut dicapai melalui aktivitas yang sistematis.

F. Fungsi Manajemen Perusahaan

1)     Memimpin (Leading)

Tugas seorang manajer adalah agar orang lain bertindak untuk tujuan organisasi, fungsi ini meliputi:

a)     mengambil keputusan (decision maker)

b)     melakukan komunikasi (communicating)

c)     memberikan motivasi (motivating)

d)     memilih orang-orang (selecting people)

e)     mengembangkan orang lain (developing people) melalui penilaian hasil kinerja, memberikan saran dan pemberian latihan atau training

2)     Merencanakan (Planning)

Tugas dan kegiatan utama pencanaan meliputi:

a)     Forecasting atau meramalkan untuk waktu yang akan datang

b)     Membuat target dan sasaran (seat goal or targeting)

c)     Programming (membuat acara) membuat rencana urutan kegiatan yang diperlukan untuk pencapaian target

d)     Schedulling (mengatur urutan waktu pelaksanaan atau time table)

e)     Budgeting (menyusun rencana anggaran biaya)

f)      Membuat Standard Operating Procedure (SOP) tentang pelaksanaan pekerjaan

g)     Estabilishing and Interpreting Policies (menetapkan dan menafsirkan kebijakan kebijakan pelaksanaan pekerjaan)

3)     Menyusun (Organizing)

Kegiatan mengatur dan menghubungkan suatu pekerjaan sehingga dilaksanakan lebih efektif dan efisien meliputi:

a)     Design Organization Structure (Desain Struktur Organisasi)

b)     Menentukan job description dari masing-masing jabatan untuk mencapai sararan organisasi

c)     Delegating Responsibility and Authority (mendelegasikan tanggung jawab dan wewenang) menetapkan pertangungjawaban untuk hasil yang dicapai

d)     Estabilishing Relationship (menetapkan hubungan-hubungan yang membedakan antara atasan dan staff)

e)     Mendeskripsikan hal-hal yang dianggap efektif sehubungan dengan pemanfaatan sumber daya manusia guna pencapaian sasaran.

4)     Mengawasi (Controlling)

Melakukan pengawasan, pengendalian dan pengamatan meliputi:

a)     Developing Performance Standard (perkembangan pekerjaan)

b)     Measuring Performance (pengukuran hasil pekerjaan)

c)     Taking Corrective Action (melakukan tindakan perbaikan dan mengoreksi kesalahan)

G. Tujuan Manajemen Perusahaan

1)     Mendapatkan Hasil Maksimal Dengan Upaya Minimum

Tujuan utama manajemen adalah untuk mengamankan hasil maksimum dengan upaya & sumber daya minimum.  Manajemen pada dasarnya berkaitan dengan berpikir & memanfaatkan sumber daya manusia, material & keuangan sedemikian rupa sehingga akan menghasilkan kombinasi terbaik. Kombinasi ini menghasilkan pengurangan berbagai biaya.

2)     Meningkatkan Efisiensi Faktor-faktor Produksi

Melalui pemanfaatan berbagai faktor produksi yang tepat, efisiensinya dapat ditingkatkan hingga taraf yang dapat diperoleh dengan mengurangi pembusukan, pemborosan, dan semua jenis kerusakan, yang pada gilirannya mengarah pada penghematan waktu, usaha dan uang yang penting untuk pertumbuhan & kemakmuran perusahaan.

3)     Kesejahteraan Maksimum Untuk Pimpinan & Karyawan

Manajemen memastikan kelancaran dan terkoordinasi fungsi perusahaan Ini pada gilirannya membantu dalam memberikan manfaat maksimum kepada karyawan dalam bentuk kondisi kerja yang baik, sistem upah yang sesuai, rencana insentif di satu sisi dan keuntungan yang lebih tinggi bagi pimpinan di sisi lain.

4)     Perbaikan Manusia & Keadilan Sosial

Manajemen berfungsi sebagai alat untuk peningkatan serta perbaikan masyarakat. Melalui peningkatan produktivitas & pekerjaan, manajemen memastikan standar kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat. Ini memberikan keadilan melalui kebijakan seragamnya.

H. Pentingnya Kepemimpinan & Manajemen Dalam Organisasi

Pentingnya kepemimpinan dalam suatu organisasi:

1)     Memulai inisiasi.

Pemimpin adalah orang yang memulai pekerjaan dengan mengkomunikasikan kebijakan dan rencana kepada bawahan dari mana pekerjaan sebenarnya dimulai

2)     Memberikan bimbingan

Seorang pemimpin tidak hanya mengawasi tetapi juga memainkan peran untuk membimbing bawahannya. Bimbingan di sini berarti menginstruksikan pada bawahan bagaimana cara mereka harus melakukan pekerjaan mereka secara efektif dan efisien.

3)     Menciptakan kepercayaan

Percaya diri merupakan faktor penting yang dapat dicapai melalui apresiasi upaya kerja bawahan, menjelaskan peran mereka dengan jelas dan memberi mereka pedoman untuk mencapai tujuan secara efektif.

4)     Membangun moral

Moral menunjukkan kesediaan karyawan terhadap pekerjaan mereka dan membuat mereka percaya diri sekaligus untuk memenangkan kepercayaan mereka. Seorang pemimpin dapat menjadi pendorong moral dengan mencapai kerjasama penuh sehingga mereka tampil dengan kemampuan terbaik saat bekerja.

5)     Membangun lingkungan kerja

Lingkungan kerja yang efisien membantu pertumbuhan yang sehat dan stabil. Oleh karena itu, hubungan antar manusia harus diperhatikan oleh seorang pemimpin. Dia harus memiliki kontak pribadi dengan karyawan dan harus mendengarkan masalah mereka dan membantu menyelesaikannya. Dia harus memperlakukan karyawan dengan istilah kemanusiaan.

6)     Koordinasi

Koordinasi dapat dicapai melalui rekonsiliasi kepentingan pribadi dengan tujuan organisasi. Sinkronisasi ini dapat dicapai melalui koordinasi yang tepat dan efektif yang seharusnya menjadi motif utama seorang pemimpin.

Pentingnya manajemen dalam organisasi:

1)     Mencapai tujuan, karena dengan manajemen dapat mempermudah pencapaian tujuan organisasi dan pribadi.

2)     Menjaga keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang saling bertentangan, dengan manajemen yang baik dapat menyeimbangkan tujuan-tujuan dan kegiatan-kegiatan yang saling bertentangan di antara pihak-pihak yang berkepentingan dalam organisasi (stakeholders) seperti karyawan, masyarakat, dinas/instansi lain dan lain-lain.

3)     Mencapai efisiensi dan efektifitas, efisiensi dan efektifitas merupakan ukuran prestasi organisasi.

 

KESIMPULAN

Kepemimpinan adalah yang menentukan arah, sedangkan manajemen berusaha untuk mewujudkan agar arah tadi bisa tercapai. Manajemen lebih peduli kepada pemilihan metoda, cara-cara agar tujuan itu bisatercapai secara efektif. 

Manajer/Pemimpin disebut juga orang yang karena pengalaman, pengetahuan, dan keterampilannya diakui oleh organisasi untuk memimpin, mengatur, mengelola, mengendalikan dan mengembangkan kegiatan organisasi dalam rangka mencapai tujuan.Kemampuan intelektualnya yang tinggi, telah membentuk gaya kepemimpinan gagasan, organisasi hanyalah alat atau instrumen dari sebuah pemikiran yang dibahas bersama sama, dipahami, dan disepakati bersama sama.

 

REFERENSI

https://bahan-ajar.esaunggul.ac.id/esa142/2020/01/31/manajemen-dan-organisasi/

https://www.bola.com/ragam/read/4555498/pengertian-organisasi-unsur-ciri-bentuk-dan-jenisnya-yang-perlu-diketahui

Prof Dr H Veithzal Rivai, Pemimpin dan Kepemimpinan dalam Organisasi

https://www.simulasikredit.com/apa-yang-membuat-seorang-pemimpin-menjadi-good-leader/

https://qwords.com/blog/manajemen-perusahaan-dan-tingkatannya/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.