September 16, 2022

Konsep Kepemimpinan Dalam Kewirausahaan

Oleh : Indah Setyawati(@V10-SETYAWATI) 

Abstrak

Kepemimpinan kewirausahaan bisa dikatakan merupakan sebuah kemampuan seorang pemimpin untuk mengorgnisir sekelompok orang yang bekerja dalam organisasinya untuk mencapai tujuan bersama dalam organisasi dengan menggunakan pendekatan perilaku proaktif kewirausahaan dnegan pendekatan mengoptimalkan Resiko, berinovasi untuk memanfaatkan peluang, mengambil tanggung jawab pribadi dan mengelolah perubahan dalam lingkungan organisasi yang dinamis untuk kepentingan organisasi.

kata kunci : kewirausahaan, konsep, kepemimpinan, karakteristik

Pengertian Kepemimpinan

Menurut Ordway Tead, Kepemimpinan adalah kegiatan untuk mempengaruhi orang-orang agar orang-orang itu bekerjasama mencapai tujuan yang mereka inginkan. Sedangkan menurut George R. Terry, Kepemimpinan merupakan kegiatan untuk mempengaruhi orang-orang agar orang-orang itu mencapai tujuan kelompok. Jadi kepemimpinan adalah proses mengarahkan perilaku orang lain ke arah pencapaian suatu tujuan tertentu. Pengarahan dalam hal ini berarti menyebabkan orang lain bertindak dengan cara tertentu atau mengikuti arah tertentu. Seorang pemimpin dikatakan berhasil jika percaya pada pertumbuhan yang berkesinambungan, efisiensi yang meningkat dan keberhasilan yang berkesinambungan dari perusahaan

Sifat-Sifat Pemimpin

Upaya untuk menilai sukses atau gagalnya pemimpin itu antara lain dilakukan dengan mengamati dan mencatat sifatsifat dan kualitas atau mutu perilakunya, yang dipakai sebagai kriteria untuk menilai kepemimpinannya. Usaha-usaha yang sistematis tersebut membuahkan teori yang disebut sebagai The tritist Theory of leadership (Teori sifat atau kesifatan dari kepemimpinan).

George R. Terry dalam bukunya principal of mangement 1964 menuliskan sepuluh sifat yang unggul yaitu:

1. Kekuatan

2. Stabilitas emosi

3. Pengatahuan tentang relasi insani

4. Kejujuran

5. Objektif

6. Dorongan pribadi

7. Ketrampilan berkomunikasi

8. Kemampuan mengajar

9. Ketrampilan sosial

10. Kecakapan manajerial.

Jadi, dengan demikian diharapkan seorang pemimpin itu harus berbudi luhur dan memiliki sifat-sifat utama, sehingga dia bisa membawa anak buahnya pada keselamatan dan kesejahteraan.

Karakteristik Kewirausahaan

1. Punya rasa percaya diri dan kemandirian yang tinggi.

2. Mencintai kegiatan usahanya dan perusahaannya secara lugas dan tangguh.

3. Mau dan mampu mencari dan menangkap peluang.

4. Mau dan mampu bekerja keras dan menekuni bidang usahanya tanpa kenal menyerah.

5. Mau dan mampu berkomunikasi baik dengan pihak internal maupun eksternal

6. Mau dan mampu bernegosiasi dengan win-win solution.

7. Menghadapi hidup dan menangani usaha dengan terencana, jujur, hemat, dan disiplin.

8. Mau dan mampu meningkatkan kapasitas diri sendiri dan kapasitas perusahaan dengan mengelola dan memotivasi orang lain (leadership/managerialship).

9. Mau dan mampu melakukan perluasan dan pengembangan usaha dgn resiko yang moderat.

10. Berusaha mengenal dan mengendalikan lingkungan serta menggalang kemitraan.

Adapun karakteristik lainnya yaitu:

  •          Memiliki visi dan tujuan yang jelas. Hal ini berfungsi untuk menebak ke mana langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui langkah yang harus dilakukan oleh pengusaha tersebut
  •          Inisiatif dan selalu proaktif. Ini merupakan ciri mendasar di mana pengusaha tidak hanya menunggu sesuatu terjadi, tetapi terlebih dahulu memulai dan mencari peluang sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan.
  •          Berorientasi pada prestasi. Pengusaha yang sukses selalu mengejar prestasi yang lebih baik daripada prestasi sebelumnya. Mutu produk, pelayanan yang diberikan, serta kepuasan pelanggan menjadi perhatian utama. Setiap waktu segala aktifitas usaha yang dijalankan selalu dievaluasi dan harus lebih baik dibanding sebelumnya.
  •          Berani mengambil risiko. Hal ini merupakan sifat yang harus dimiliki seorang pengusaha kapanpun dan dimanapun, baik dalam bentuk uang maupun waktu.
  •          Kerja keras. Jam kerja pengusaha tidak terbatas pada waktu, di mana ada peluang di situ dia datang. Kadang-kadang seorang pengusaha sulit untuk mengatur waktu kerjanya. Benaknya selalu memikirkan kemajuan usahanya. Ide-ide baru selalu mendorongnya untuk bekerja kerjas merealisasikannya. Tidak ada kata sulit dan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan.
  •          Bertanggungjawab terhadap segala aktifitas yang dijalankannya. baik sekarang maupun yang akan datang. Tanggungjawab seorang pengusaha tidak hanya pada segi material, tetapi juga moral kepada berbagai pihak.
  •          Komitmen pada berbagai pihak merupakan ciri yang harus dipegang teguh dan harus ditepati. Komitmen untuk melakukan sesuatu memang merupakan kewajiban untuk segera ditepati dana direalisasikan.
  •          Mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak baik yang berhubungan langsung dengan usaha yang dijalankan maupun tidak. Hubungan baik yang perlu dlijalankan, antara lain kepada : para pelanggan, pemerintah, pemasok, serta masyarakat luas. Undefined

Langkah-Langkah Pengambilan Keputusan

Tiga faktor utama yang mempengaruhi penentuan wiraswastawan tentang perilaku kepemimpinan mana yang akan digunakan untuk membuat keputusan adalah : Kekuatan dalam diri wirausahawan, kekuatan pada bawahan, dan kekuatan dalam situasi kepemimpinan. Keseluruhan butir kepemimpinan wirausaha adalah bahwa dia membangkitkan yang terbaik dari setiap individu, tim dan organisasi.

Proses pengambilan keputusan diawali dengan identifikasi problem yang dihadapi dan berakhir dengan evaluasi dari solusisolusi yang diimplementasi. Kelima macam langkah dalam pengambilan keputusan adalah:

1. Mengidentifikasi dan merumuskan problem yang dihadapi.

2. Mengupayakan dan mengevaluasi solusi-solusi yang mungkin dapat diterapkan.

3. Memilih sebuah pemecahan (solusi) yang diinferensi.

4. Menerapkan solusi tersebut.

5. Mengevaluasi hasil-hasil yang dicapai.

Kriteria Keberhasilan Kepemimpinan dan Kewirausahaan

Keberhasilan pemimpin itu pada umumnya diukur dari produktifitas dan efektifitas pelaksanaan tugas-tugas yang dibebankan pada dirinya. Bila produktifitas naik dan semua tugas dilaksanakan dengan efektif, maka ia disebut sebagai pemimpin yang berhasil. Sedang apabila produktifitasnya menurun dan kepemimpinannya dinilai tidak efektif dalam jangka waktu tertentu, maka ia disebut sebagai pemimpin yang gagal.

Ada beberapa indikator yang dapat kita pakai sebagai petunjuk keberhasilan kepemimpinan dalam suatu organisasi, ialah sebagai berikut:

1. Pengelolaan SDM, alam, dana, sarana dan waktu semakin ekonomis dan efesien.

2. Struktur organisasi sesuai dengan kebutuhan organisasi dan ada integrasi dari semua bagian.

3. Target dan sasaran sesuai dengan ketentuan jadwal waktu.

4. Organisasi cepat dan tepat dapat adaptasi terhadap perkembangan dan perubahan dari luar organisasi (masyarakat, situasi dan kondisi sosial politik dan ekonomis).

5. Semakin meningkatnya aktivitas-aktivitas manusiawi atau aspek sosial yang human sifatnya, antara lain berupa.

6. Ada disiplin kerja, disiplin diri, rasa tanggungjawab, dan moral yang tinggi dalam organisasi.

7. Terdapat suasana saling mempercayai, kerjasama kooperatif dan etik kerja yang tinggi.

8. Komunikasi forma dan informal yang lancar dan akrab.

9. Ada kegairahan kerja dan loyalitas tinggi terhadap organisasi.

10. Tidak banyak terdapat penyelewengan dalam organisasi.

Kesimpulan

  1.         Kepemimpinan dibentuk bertahap, sejalan dengan tumbuhnya usaha. Dari kombinasi pengetahuan, pengalaman, keterampilan, cara mengarahkan, dan penerimaan.
  2.         Keberhasilan pemimpin itu pada umumnya diukur dari produktifitas dan efektifitas pelaksanaan tugas-tugas yang dibebankan pada dirinya. Bila produktifitas naik dan semua tugas dilaksanakan dengan efektif.

Referensi

Hidayat, A.A. (2022). Modul Kewirausahaan III: Advance Business Strategy (Leadership and Management. Universitas Mercu Buana. Jakarta.

J. Winardi, Entrepreneur dan Entrepreneurship, Jakarta: Kencana, 2008.

Dr.Suryana, M. Si. Kewirausahaan. Jakarta Salemba Empat, 2011

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/kepemimpinan-dalam-berwirausaha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.