September 12, 2022

Management Modern


Oleh : Muhammad Fikri Aditya  (@V03-FIKRI)


Teori Manajemen Modern

Manajemen modern adalah manajemen yang pada periodenya ditandai dengan sudah dipelajari manajemen sebagai ilmu yang mempunyai dasar-dasar logika ilmiah, sehingga banyak melibatkan ahli manajemen maupun ahli ekonomi untuk melakukan penelitian tentang manajemen yang menghasilkan berbagai teori maupun aliran manajemen.

Teori Manajemen Modern diciptakan sebagai tanggapan langsung terhadap Teori Manajemen Klasik yang menyatakan karyawan hanya dimotivasi oleh uang. Teori Manajemen Modern mengakui bahwa pekerja itu kompleks dan memiliki banyak alasan untuk ingin sukses dalam pekerjaan mereka. Teori Manajemen Modern juga percaya bahwa teknologi yang berubah dengan cepat dapat menyebabkan dan menyelesaikan banyak masalah di tempat kerja. Teori ini menggabungkan analisis matematika dengan pemahaman emosi dan motivasi manusia untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif secara maksimal. Seorang manajer yang menggunakan Teori Manajemen Modern akan menggunakan statistik untuk mengukur kinerja dan produktivitas karyawan dan juga mencoba memahami apa yang membuat karyawan mereka puas dengan pekerjaan mereka.

Keuntungan Manajemen Modern

Manajemen Modern adalah teori manajemen yang hebat untuk dunia modern karena mengakui dan menghormati perubahan yang datang dengan teknologi. Manajemen modern ini memahami bahwa teknologi mengubah tempat kerja dan para pemimpin harus dapat menggabungkan perubahan ini secara efisien. Misalnya, seorang manajer yang menggunakan Manajemen Modern akan melihat perkembangan seperti bekerja dari rumah di dua bidang. Mereka akan menganalisis biaya dan manfaat dari memiliki karyawan bekerja dari rumah, dan mereka juga akan bertanya kepada individu bagaimana bekerja dari rumah menguntungkan gaya hidup mereka sendiri.Pendekatan dua cabang untuk manajemen ini memungkinkan fakta lurus dari data keras, dan pendekatan yang lebih introspektif dan pribadi terhadap kepemimpinan. Manajemen modern memperlakukan karyawan sebagai individu kompleks yang peduli dengan lebih dari sekadar gaji mereka, sementara juga memungkinkan beberapa keputusan perusahaan dibuat dengan analisis rasional dan statistik.

Perintis Manajemen Modern

  • 1.      Robert Owen
  • 2.      Adam Smith
  • 3.      Charles Babbage
  • 4.      Max Weber

Tipe Manajemen Modern

  1. 1. Pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif untuk manajemen menggunakan statistik dan teknik matematika untuk memecahkan masalah yang kompleks. Tergantung pada area bisnis, manajer dapat menggunakan teknik seperti simulasi komputer atau model informasi untuk menilai kinerja. Analisis ini memungkinkan mereka untuk memahami apa yang berhasil dan apa yang tidak ada dalam bisnis, kemudian mengembangkan solusi untuk memecahkan atau meningkatkan masalah yang mereka temukan. Manajer juga dapat menggunakan teknik dan data ini untuk menentukan manfaat atau risiko dari berbagai ide. Pendekatan ini dapat membantu manajer membuat keputusan objektif berdasarkan data dan fakta, daripada pendapat atau perasaan pribadi, yang mendukung bisnis.
  2. 2. Pendekatan kontingensi. Pendekatan manajemen kontinjensi menyatakan bahwa tidak hanya ada satu pendekatan manajemen yang cocok untuk setiap organisasi. Ia percaya bahwa gaya manajemen yang optimal tergantung pada situasinya. Pemimpin yang menggunakan teori ini tidak mengadopsi gaya manajemen tunggal dan sebaliknya harus mengidentifikasi dan menggunakan gaya yang berbeda untuk situasi yang berbeda. Akibatnya, para pemimpin ini juga mengembangkan sifat dan keterampilan tambahan yang memastikan mereka dapat menggunakan berbagai pendekatan manajemen secara efektif. Penggunaan gaya yang beragam dapat membantu membuat para pemimpin ini lebih fleksibel dan mudah beradaptasi di tempat kerja.
  3. 3.Pendekatan sistem. Pendekatan sistem manajemen menyatakan bahwa organisasi mewakili kumpulan kompleks dari berbagai komponen yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Sebuah organisasi terdiri dari banyak subsistem, seperti departemen yang berbeda. Manajer yang menggunakan teori ini memeriksa bagaimana subsistem ini berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain, daripada menganalisisnya secara terpisah. Mereka juga harus mempertimbangkan lingkungan sekitar mereka dan faktor eksternal yang mempengaruhi atau mempengaruhi sistem ini. Pendekatan sistem lebih lanjut mendefinisikan organisasi dengan membaginya menjadi komponen yang berbeda.

 

References

Riantono, I. E. Pengelolaan manejemen modern dalam mewujudkan good corporate governance: optimalisasi pencapaian tujuan perusahaan. Jakarta : Binus University

Indeed team. Modern theory of management.

Glassdoor team. 2021. Modern management. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.