September 04, 2022

Memanfaatkan Techopreneurship dalam Berwirausaha

 


Oleh: Seisha Milanisti (@V32-SEISHA)

ABSTRAK

            Technopreneurship menjadi salah satu bagian dari perkembangan berwirausaha (entrepreneur) memberikan gambaran berwirausaha dengan menggunakan inovasi basis technologi. Konsep technopreneurship didasarkan pada basis tekhnologi yang dijadikan sebagai alat berwirausaha. Technopreneurship harus dimanfaatkan oleh para wirausahawan dalam mengembangkan usahanya karena dengan technopreneurship membuat wirausahawan melakukan brainstorming untuk menemukan ide-ide kreatif, sehingga timbul gagasan atau peluang baru. Peluang atau gagasan baru ini menjadi solusi bagi para konsumen yang menginginkan produk dengan cara efektif, efisien, dan praktis. Technopreneurship juga memberikan manfaat bagi para wirausahawan. Salah satu manfaatnya, yaitu meningkatkan produktivitas dan mampu membentuk budaya baru yang lebih produktif dan berkontribusi dalam memberikan solusi pada penyelesaian masalah-masalah sosial.

Kata kunci: Teknologi, Wirausaha, Technopreneurship


PENDAHULUAN

         Kemampuan berwirausaha adalah salah satu keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh seseorang. Keterampilan ini merupakan kemampuan untuk mengubah setiap peluang menjadi tantangan yang bernilai ekonomi. Wirausahawan dipandang sebagai seseorang yang berpotensi menjadi tolak ukur keberhasilan tingkat perekonomian terutama dalam hal menciptakan lapangan pekerjaan dan membuat kemakmuran bagi negara maju dan berkembang. Kegiatan wirausaha harus didorong dengan keberanian dan keuletan serta tekad yang kuat, karena berwirausaha identik dengan ketidakpastian, dalam hal keberhasilan maupun kegagalan.

            Saat ini, teknologi semakin berkembang dan dipastikan semua aktivitas yang manusia lakukan akan berhubungan dengan teknologi. Secara umum, kata teknologi digunakan untuk merujuk pada penerapan praktis ilmu pengetahuan ke dunia industri atau sebagai kerangka pengetahuan yang digunakan untuk menciptakan alat-alat, untuk mengembangkan keterampilan, dan mengekstraksi materi guna memecahkan persoalan yang ada. Technopreneurship berasal dari gabungan kata “technology” dan “entrepreneurship” (Depositario, et al., 2011). Sudarsih dalam Prosiding KNIT RAMP-IPB (2013:57) mengemukakan bahwa technopreneurship adalah proses dan pembentukan usaha baru yang melibatkan teknologi sebagai basisnya dengan harapan bahwa penciptaan strategi dan inovasi yang tepat kelak bisa menempatkan teknologi sebagai salah satu faktor untuk pengembangan ekonomi nasional.

 

PERMASALAHAN

            Dengan semakin berkembangnya teknologi, para wirausaha diharuskan untuk memanfaatkan teknologi dalam usahanya. Perkembangan teknologi ini menjadikan konsumen atau pembeli memerlukan cara  efektif, efisien, dan praktis dalam memperoleh produk yang diinginkan. Oleh karena itu, wirausaha harus menjadikan teknologi sebagai alat untuk mengembangkan usaha. Dengan adanya technopreneurship, para wirausaha bisa mengendalikan kebutuhan pasar, solusi permasalahan, perbaikan efektivitas dan efisiensi produksi, serta modernisasi.

 

PEMBAHASAN

           Kata “Technopreneurship” merupakan gabungan dari kata “Technology” dan “Entrepreneurship” yang dapat diartikan sebagai proses pembentukan dan kolaborasi antara bidang usaha dan penerapan teknologi sebagai pendukung dan sebagai dasar dari usaha itu sendiri, baik dalam proses, sistem, pihak yang terlibat, maupun produk yang dihasilkan. Dalam perkembangan dunia modern seperti saat ini, para wirausaha harus memanfaatkan technopreneurship dalam usahanya karena dengan technopreneurship, wirausaha dapat melakukan inovasi dengan menciptakan ide-ide kreatif dan dapat mewujudkan ide-ide tersebut menjadi peluang dalam usahanya.

            Menurut Suprano et al (2008), technopreneurship dapat memberikan manfaat atau dampak, baik secara ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Karena technopreneurship tidak hanya bermanfaat dalam pengembangan industri-industri besar dan canggih, tetapi juga dapat diarahkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat maupun UMKM. Manfaat-manfaat dengan adanya technopreneurship, yaitu:

1. Meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

2. Mampu membentuk budaya baru yang lebih produktif dan berkontribusi dalam memberikan solusi pada penyelesaian masalah-masalah sosial.

3. Menggerakkan dan menciptakan peluang bisnis pada sektor-sektor ekonomi yang lain.

4. Menjawab permasalahan dan memenuhi karakteristik kebutuhan masyarakat.

5. Memberikan performasi solusi lebih baik.

 

KESIMPULAN

            Berwirausaha merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh setiap orang dikarenakan dengan berwirausaha, dapat mengubah tantangan menjadi gagasan baru atau peluang. Segala aktivitas yang dilakukan pada saat ini tidak terlepas oleh adanya teknologi. Dengan menggabungkan teknologi dan entrepreneur, melahirkan sebuah gagasan baru, yaitu technopreneurship. Technopreneurship dapat diartikan sebagai kewirausahaan yang aktivitas usahanya berbasis pada teknologi. Dengan memanfaatkan technopreneurship, wirausaha akan semakin termotivasi untuk selalu menciptakan ide-ide kreatif, sehingga menciptakan sebuah inovasi dan peluang baru bagi usahanya. Selain itu, technopreneurship juga memiliki banyak manfat bagi para wirausaha. Salah satunya adalah mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan produktivitas.

 

DAFTAR ISI

Afia Hidayat, Atep. (2022). Modul Perkuliahaan Kewirausahaan III. Jakarta:Universitas Mercu Buana.

Liu, F. T. (2018). 96. Technopreneurship. Thirty Years Hundred Stories, 205–206. https://doi.org/10.1355/9789814695350-101

Marti’ah, S. (2017). Kewirausahaan Berbasis Teknologi (Technopreneurship) dalam Perspektif Ilmu Pendidikan. Edutic - Scientific Journal of Informatics Education, 3(2), 75–82. https://doi.org/10.21107/edutic.v3i2.2927

Nurhayati, D., Machmud, A., & Waspada, I. (2020). Technopreneurship Intention: Studi Kasus Pada Mahasiswa Dipengaruhi Entrepreneurial Learning. Jurnal Ekonomi Pendidikan Dan Kewirausahaan, 8(1), 79. https://doi.org/10.26740/jepk.v8n1.p79-92

Sakti, A. B., & Prasetyo, A. (2018). Potensi Peningkatan Produktivitas Kewirausahaan Berbasis Model Penguatan Teknopreuner Pada Hasil Inovasi Di Kota Magelang. Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan), 3(1), 60–73. https://doi.org/10.31002/rep.v3i1.793

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.