September 04, 2022

Mencari sebuah ide dan mengetahui adanya peluang


 

Mencari sebuah ide dan mengetahui adanya peluang



Oleh : Muhammad Agi Bahrul Faiz (@V36-AGI)


Abstrak

kreativitas mahasiswa terhadap strategi mencari peluang bisnis, menganalisis apakah ada pengaruh yang signifikan hubungan antara kreativitas mahasiswa terhadap penciptaan ide bisnis, dan analisis signifikan hubungan antara strategi mencari peluang bisnis dengan penciptaan ide bisnis. kreativitas mahasiswa berpengaruh terhadap strategi mencari peluang bisnis, kreativitas mahasiswa berpengaruh terhadap penciptaan ide bisnis, dan kreativitas siswa yang terkandung dalam strategi untuk mencari peluang bisnis yang berpengaruh terhadap terciptanya ide bisnis. Namun, strategi untuk mencari peluang bisnis tidak memiliki pengaruh pada penciptaan ide bisnis.

 

Kata kunci : Kreativitas, Peluang, ide bisnis

 

Pembahasan

 

Pengertian Kewirausahaan

Kewirausahaan adalah usaha kreatif yang dibangun berdasarkan inovasi untuk menghasilkan sesuatu yang baru dan berbeda dengan yang lain, memiliki nilai tambah, memberi manfaat, menciptakan lapangan kerja dan hasilnya berguna bagi orang lain.

Banyak sekali definisi tentang kewirausahaan yang dikemukan oleh ahli ekonomi misalnya schraam (2006) mendefinisikan kewirausahaan sebagai proses seseorang atau kelompok yang memikul risiko ekonomi untuk menciptakan organisasi baru yang akan mengeksplotasi teknologi baru atau proses inovasi yang menghasilkan nilai untuk orang lain.

 

Pengertian Ide

Lahirnya ide dalam diri seorang wirausaha merupakan langkah awal dari suatu inovasi bisa dilakukan oleh seorang wirausaha bila orang tersebut mampu melahirkan ide atau gagasan bisnis dalam pikirannya. "Definisi ide adalah buah pikir manusia yang muncul karena adanya suatu pengamatan yang secara rasional dianggap logis dan memiliki nilai manfaat baru".

 

A.    Prinsip Melahirkan Sebuah Ide

Beberapa prinsip dalam melahirkan sebuah ide dalam pikiran manusia adalah sebagai berikut:

1.     Selalu Membuka Pikiran

a.      Berpikir bahwa ide kita adalah yang terbaik, karena kondisi tersebut akan membimbing kita menghasilkan ide-ide yang baik.

b.     Perenungan, intopeksi dan umpan baik membantu kita memperoleh ide-ide terbaik.

2.     Selalu Membuka Mata

Melihat keberhasilan dari tindakan-tindakan yang telah dikakukan orang atau perusahaan lain adalah cara terbaik dan lebih efisien.

 

 

B.    Sumber Menggali Ide

Beberapa sumber atau potensi untuk menggali sebuah ide adalah sebagai berikut:

1.   Mencari kebutuhan konsumen 

2.   Mengamati mata rantai saluran distribusi perusahaan 

3.   Kebijakan Pemerintah

4.   Penelitian dan Pengembangan 

5.   Hobby 

6.   Kecendrungan prilaku konsumen 

7.   Kegunaan lain dari barang yang sudah ada (menambah Utility

8.   Peristiwa di suatu wilayah 

9.   Moment kegiatan atau hari-hari besar

Peluang

Sifat wirausahawan adalah selalu mencari dan melihat peluang yang tersembunyi dengan gagasan baru dan bekerja keras untuk merubah peluang menjadi kenyataan. Kreativitas dalam memunculkan ide memiliki peranan penting dalam inovasi produk sebuah usaha. Sutomo (2007) menjelaskan bahwa kreativitas menjadikan peluang sebagai ide praktis yang dapat diterapkan ke pekerjaan sehari-hari memerlukan kemampuan pengembangan ide (divergen) dan kemampuan mengerucutkan ide (konvergen).

Menilai Peluang Usaha Baru

Peluang usaha bisa muncul dari mana-mana. Baik muncul dari diri sendiri melalui intuisi maupun melalui hasi pencarian ide yang dilakukan secara sengaja, maupun muncul sebagai respon terhadap faktor di luar diri (tawaran, lokasi straegis, permintaan pasar, bahan baku melimpah, dsb). Beberapa hal yang perlu diingat oleh seorang wirausaha dalam melihat
peluang adalah (Supriyadi&Widodo, 2002):

1.     Pengalaman dan Objektifitas

Pengalaman akan membantu seorang wirausaha dalam menilai
sebuah peluang usaha. Misalnya pengalaman seseorang berdagang pakaian
batik akan membantunya menilai peluang membuka konveksi pakaian
batik. Pengalaman bisa berasal dari apa yang pernah dilakukannya, bisa
juga melalui konsultasi dengan orang yang lebih berpengalaman. Selain itu objektivitas dalam menilai sebuah peluang juga diperlukan sehingga usaha
yang dijalani sudah diawali dengan perhitungan yang matang.

2.     Kedekatan Pasar

Salah satu kesalahan dalam wirausaha yaitu ada kecenderungan hanya faktor kemampuan berproduksi saja yang diutamakan, sedangkan kemampuan untuk memenuhi keinginan konsumen kurang diperhatikan. Mestinya memproduksi untuk bisa dijual, bukan sekedar memproduksi apa yang dapat dibuat.

3.     Pemahaman Teknis

Kurangnya pemahaman teknis terutama bagi produk baru akan menghambat atau mengakibatkan tertundanya pendirian usaha baru. Sebaiknya saat melihat peluang usaha, seorang wirausaha segera mencari tahu sedetail mungkin persiapan teknis yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha tersebut, sehingga saat usaha dimulai tidak banyak waktu dan biaya terbuang karena faktor teknis.

4.     Kebutuhan Finansial 

Perlu dihitung biaya yang dibutuhkan untuk produk baru, termasuk biaya coba-coba. Pengadaan alat, pelatihan SDM, dan lain-lain. Besarnya kebutuhan ini akan membantu menentukan harga serta kapan dan bagaimana break event point (BEP) dapat dicapai.


Penutup

 

Kesimpulan

1.     Ide-ide yang berasal dari wirausaha dapat menciptakan peluang untuk kebutuhan riil di pasar. Ide-ide itu menciptakan nilai potensial di pasar sekaligus menjadi peluang usaha. Dalam mengevaluasi ide untuk menciptakan nilai-nilai potensial (peluang usaha), wirausaha perlu mengidentifikasi dan mengevaluasi semua resiko yang mungkin terjadi dengan cara.

2.     Agar ide-ide menjadi peluang bisnis yang riil, maka wirausaha harus bersedia melakukan evaluasi terhadap peluang secara terus-menerus. Proses penjaringan ide atau disebut screening merupakan suatu cara terbaik untuk menuangkan ide menjadi produk dan jasa riil

 

Daftar Pustaka

 

 

http://ammadghazali.files.wordpress.com/2008/04/10-03-2008-ide-dan-peluang-dalam-

https://www.studocu.com/id/document/universitas-nusa-cendana/kewirausahaan/makalah-ide-dan-peluang-usaha-kel/20124686

 

Hidayat, A. A. (2022). Modul Perkuliahan Kewirausahaan III : Creativity, Idea, Opportunity, Matching, Future of Tech. Jakarta: Universitas Mercu Buana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.