September 04, 2022

MENINGKATKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN DENGAN TEKNOLOGI DAN BELAJAR BAGAIMANA MENJADI TECHNOPRENEUR




Oleh : Nur Qalby Nabila Haswadi (@V30-NABILA)

ABSTRAK 

    Wirausaha adalah pengembangan ide baru menjadi sebuah usaha. Keinginan untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan khususnya di kalangan muda dikarenakan ingin mengubah mindset mereka agar bisa membuat ide atau inovasi baru dan

    kemudian dikembangkan menjadi sebuah usaha. Selain memperoleh keuntungan, dengan wirausaha kita juga bisa mengembangkan ide, meningkatkan perekonomian, menciptakan lapangan pekerjaan dan merekrut pekerja, dan menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat. Di era sekarang ini dimana semua sudah serba teknologi, seharusnya kalangan muda lebih mengerti dan bisa memanfaatkan digital technology. Dengan menggabungkan inovasi yang telah diciptakan, teknologi, dan kewirausahaan maka akan tercipta keuntungan bagi penciptanya dan penggunanya. Dengan ini, pemerintah dan beberapa instansi sangat mendukung untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan muda khusunya, selain karena mampu menciptakan lapangan pekerjaan, juga meningkatkan perekonomian Indonesia.

Kata Kunci: Ide, Kewriausahaan, Teknologi Digital.


PENDAHULUAN 

Meningkatnya perekembangan dunia teknologi digital dalam beberapa tahun terakhir menjadikan, internet menjadi alat komunikasi yang paling diminati oleh masyarakat. Hal inilah yang melatarbelakangi perubahan komunikasi yang konvensional menjadi modern dan serba digital. Perkembangan inipun menjadi semakin pesat setelah internet mulai dapat diakses melalui telepon seluler dan muncul istilah telepon cerdas (smartphone). Peran sosial media semakin diakui dalam mendorong kinerja bisnis. Sosial Media sejatinya memang sebagai media sosialisasi dan interaksi, serta menarik orang lain untuk melihat dan mengunjungi tautan yang berisi mengenai produk dan informasi lain lain. Melakukan pemasaran di internet dapat menjaring pembeli lebih luas lagi tidak ada batasan waktu dan tempat. 


Wirausahawan adalah orang kreatif dan inovatif yang selalu mengembangkan diri untuk penemuan baru, orang-orang berbakat akan mampu menjadi wirausahawan sukses karena memiliki skill yang dibutuhkan untuk aktivitas yang kreatif, wirausahawan yang berhasil adalah yang memiliki sifat kreatif dan ingin tahu. Terdapat hubungan erat antara kreatifitas dan kewirausahaan. Kewirausahaan tidak akan sukses tanpa kreatifitas, dan kreatifitas membutuhkan implementasi nyata dalam pengembangannya. 


PERMASALAHAN 

Globalisasi sekarang ini menuntut kita sebagai sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi. Mempunyai kemampuan akademik yang tinggi saja tidak cukup untuk bersaing di era global saat ini. Proses globalisasi yang sedang terjadi saat ini menuntut perubahan perekonomian Indonesia yang tadinya berbasis sumber daya menjadi berbasis pengetahuan. Di indonesia saat ini karyawan atau pegawai kantoran masih dipandang terhormat jika dibandingkan dengan pengusaha, sampai saat ini sebagian besar lulusan perguruan tinggin di Indonesia masih memiliki jiwa kewirausahaan yang lemah. Faktanya, suatu negara dapat dikatakan maju jika setidaknya memiliki 2% masyarakatnya berprofesi sebagai wirausaha atau entrepreneur. 


PEMBAHASAN

Technopreneurship dianggap sebagai salah satu konsep yang merupsksn turunan dari entrepreneurship, yang dimana memiliki prinsip mencari keuntungan sebanyak mungkin namun menitikberatkan pada sutau bisnis yang mengaplikasikan suatu teknologi tertentu. Teknologi merupakan bagian dari solusi yang diperlukan untuk memenuhi peluang, jadi teknologi hanya salah satu dari lima aspek entrepreneurship yang diperlukan.

Teknologi merupakan cara atau metode untuk mengolah sesuatu agar terjadi efisiensi biaya dan waktu juga energi sehingga dapat menghasilkan produk yang lebih berkualitas. Yang mendasari penciptaan dari teknologi adalah kebutuhan pasar, solusi atas permasalahan, efesiensi produksi, dan modernisasi. 

Technopreneurship adalah proses pembentukan dan kolaborasi antara bidang usaha dan penerapan teknologi sebagai insturmen pendukung dan sebagai dasar dari usaha itu sendiri, baik dalam proses, sistem, pihak yang terlibat, maupun produk yang dihasilkan. Menurut Hartono (2011) technopreneurship adalah sebuah kolaborasi antara penerapan teknologi sebagai isntrumen serta jiwa usaha mandiri sebagai kebutuhan dan merupakan suatu karakter integral antara kompetensi penerapan teknologi serta spirit membangun usaha. Dengan menjadi seoramg technopreneur artinya kita turut meningkatkan tingkatan hidup masyarakat Indonesia dengan menghasilkan lapangan pekerjaan dan membangun perekonomian sekaligus teknologi Indonesia. 

Untuk menjadi seorang technopreneur kita diminta untuk memhami teknologi sekaligus menanamkan jiwa entrepreneurship, menjadi seorang technopreneurship yang berhasil, setidaknya harus menguasai yang pertama adalah teknologi. Seorang technopreneur tak hanya cukup mempelajari satu atau dua teknologi saja, melainkan harus peka terhadap inovasi teknologi dan dibutuhkan ide kreatif untuk mendukungnya. Yang kedua adalah entrepreneurship, untuk mengembangkan jiwa entrepreneurship dibutuhkan beberapa tahapan, antara lain : tahapan penanaman jiwa entrepreneurship melalui konstruksi pengetahuan tentang jiwa kewirausahaan (internalization), perubahan paradigma umum (paradigm alteration), inisiasi dengan memberikan bantuan berupa modal awal yang disertai monitoring selanjutnya (spirit initation), sigap dalam sebuah kompetisi untuk tidak ketinggalan (competition). 


KESIMPULAN 

Technopreneurship tidak hanya bermanfaat dalam pengambangan industri besar dan canggih saja, tetapi juga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lemah dan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan demikian, technopreneurship diharapkan bisa mendukung pembangunan berkelanjutan. Era global sekarang kita dituntuntut untuk bisa menjadi sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi, salah satunya dengan menjadi technopreneur. 


DAFTAR PUSTAKA 

(Hartono.w, 2011) Pengambangan technopreneurship : upaya peningkatan daya saing gsa di era global

(Drucker. P. F, 1996) Inovasi dan kewirausahaan praktek dan dasar dasar. Jakarta : Erlangga 

Suryana. 2003. Kewirausahaan: Pedoman Praktis, Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Gramedia. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.