September 25, 2022

PERAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN

 


Oleh : Umi Nurul Solikhah (@V08-UMI)

ABSTRAK

Kewirausahaan bertujuan meningkatkan daya saing, menyediakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Perkembangan kewirausahaan yang terus meningkat harus diimbangi dengan aspek dan strategi serta peran pemerintah yang dapat mengoptimalkan potensi kewirausahaan. Untuk menumbuhkembangkan dan menghadapi tantangan perlu kebijakan dan strategi dari pemerintah yang memberikan perhatian bagi para wirausaha dalam meningkatkan daya saing dan kualitas kewirausahaan dalam menghadapi krisis finansial global.

Kata Kunci : Kewirausahaan, Perkembangan, Strategi dan Kebijakan

PENDAHULUAN

Pengembangan usaha merupakan proses yang digunakan untuk mengidentifikasi, memelihara, memperoleh klien baru dan peluang bisnis guna meningkatkan pertumbuhan dan profitabilitas perusahaan dalam jangka panjang. Pada dasarnya setiap aktivitas atau ide dalam pengembangan usaha bertujuan untuk membuat usaha semakin baik dari waktu ke waktu baik untuk bisnis, pelanggan, pasar, dan relasi bisnis. Pengembangan usaha telah lama menjadi bagian dari fungsi pemasaran yang difokuskan untuk memperoleh relasi serta saluran pemasaran baru. Pemasaran adalah proses menciptakan dan memberikan penawaran bagi pelanggan atau klien bisnis. Sementara dalam prosesnya pengembang usaha akan mencari cara untuk menarik target pasar.

Strategi pengembangan usaha bisa menjadi sebuah kunci keberhasilan atau bahkan kegagalan pada suatu perusahaan. Untuk menentukan target yang tepat dan strategi pengembangan usaha mana yang harus digunakan untuk mencapai tujuan bisnis bisa menjadi keputusan berisiko. Ketika bisnis memiliki strategi yang kuat, selaras dengan tujuan bisnis, dan diimplementasikan dengan baik, maka strategi tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan dan profitabilitas yang tinggi.

PERMASALAHAN

Untuk menumbuhkembangkan dan menghadapi tantangan perlu kebijakan dan strategi dari pemerintah yang memberikan perhatian bagi para wirausaha dalam meningkatkan daya saing dan kualitas kewirausahaan dalam menghadapi krisis finansial global.

PEMBAHASAN

Peran dan Strategis Kewirausahaan

Sebagai bagian dari pengembangan kewirausahaan, perkembangan UKM perlu terus didorong. Untuk dapat memaksimalkan peran kewirausahaan dan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kewirausahaan mengacu pada kondisi dan keadaan dalam perekonomian di masa yang akan datang, perlu diperhatikan beberapa kriteria kewirausahaan untuk dapat berhasil dan sukses seperti yang dikemukakan oleh (Timmon, Smollen dan Dingee, 1985) adalah :

1.     Memiliki kreatifitas yang melahirkan inovasi, sehingga mampu menciptakan nilai tambah.

2.     Kemampuan melihat peluang usaha, mengetahui atau memahami sebelumnya tentang seluk beluk usaha yang akan dilaksanakan, pengetahuan tersebut didasarkan pada pengalaman dan kemampuan melihat peluang usaha yang didukung oleh ketersediaan sumberdaya dan pasar.

3.     Keberaniannya menanggung resiko kerugian yang memungkinkan mereka bisa memperkirakan jenis dan besar resiko yang akan timbul.

4.     Kemampuan manajerial yang menghasilkan efisiensi sumberdaya yang relatif, dalam hal perencanaan dan kemampuan dalam merencanakan kegiatan bisnisnya.

Strategi Pengembangan Kewirausahaan

1.     Meningkatkan kemampuan kewirausahaan

Untuk meningkatkan kemampuan kewirausahaan dilakukan melalui langkah langkah:

a.     Mengembangkan kewirausahaan bagi para pengusaha dan calon pengusaha untuk meningkatkan kinerja perusahaan terutama melalui peningkatan etos kerja, kreativitas dan inovasi, produktivitas, kemampuan membuat keputusan dan mengambil risiko, serta kerjasama yang saling menguntungkan dan dengan menerapkan etika bisnis.

b.     Meningkatkan kinerja perusahaan yang bermanfaat bagi masyarakat dan perekonomian nasional terutama melalui; penciptaan lapangan kerja baru, penciptaan barang dan jasa yang lebih bermutu dan atau lebih beragam, peningkatan daya saing perusahaan, baik di pasar dalam negeri ataupun di pasar Internasional.

c.     Mengembangkan kewirausahaan masyarakat luas yang diharapkan akan mendorong peningkatan kegiatan dan kinerja usaha dan ekonomi masyarakat melalui peningkatan etos kerja, disiplin efisiensi, dan produktivitas nasional.

2.     Membudayakan kewirausahaan

Membudayakan kewirausahaan ialah mengarahkan wirausaha terutama kepada kegiatan ekonomi yang rasional, menguntungkan, berkelanjutan, dan dapat ditiru oleh masyarakat. Langkah untuk pencapaiannya dilakukan melalui:

a.     Kegiatan ekonomi yang rasional terutama kegiatan-kegiatan yang ditangani atau diorganisasikan dalam perusahaan. Dengan demikian, sifat rasional dari kegiatan tersebut dapat diukur dengan ukuran kinerja yang lazim.

b.     Menawarkan kegiatan pada masyarakat yang menguntungkan bagi peserta program dan masyarakat pada umumnya.

c.     Menawarkan kegiatan yang berkelanjutan dan dapat ditiru oleh masyarakat. Di samping itu membudayakan kewirausahaan harus secara intensif, komprehensif, dan terpadu.

3.     Memberdayakan sumber daya

Mendayagunakan sumberdaya adalah menggunakan sumber daya yang tersedia, baik yang ada pada Departemen maupun Instansi yang terkait dan masyarakat serta teknologi informasi. Langkah-langkah yang dilakukan:

a.     Sumberdaya yang tersedia di berbagai Departemen/Instansi Pemerintah berupa aparat pembina (termasuk penyuluh, konsultan dan widyaswara), sarana dan prasarana, serta anggaran perlu dikerahkan dan didayagunakan dengan baik untuk melaksanakan dan menunjang pengembangan kewirausahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

b.     Sumberdaya utama untuk membudayakan kewirausahaan pada para pengusaha kecil dan koperasi pada khususnya adalah para pengusaha itu sendiri melalui upaya pengembangan diri sambil melaksanakan kegiatan usaha atau learning by doing.

4.     Memberdayakan Koperasi Simpan Pinjam dan Lembaga Keuangan Mikro

Dalam upaya mempermudah akses calon wirausaha baru terhadap sumber-sumber permodalan untuk modal kerja, sebaiknya lembaga keuangan mikro dan koperasi simpan pinjam diberdayakan. Dengan tersebarnya koperasi-koperasi diharapkan kesulitan permodalan yang dihadapi oleh wirausaha. Oleh karena itu lembaga keuangan mikro perlu diberdayakan agar lebih mampu melayani calon anggota, dan anggotanya.

KESIMPULAN

Kebijakan kewirausahaan adalah salah satu bentuk intervensi pemerintah yang berperanan positif dalam pengembangan kewirausahaan, yang tidak hanya memberi perhatian pada wirausaha yang sudah jadi, tetapi juga kepada wirausaha yang dengan serius sedang mempertimbangkan untuk memulai suatu usaha. Untuk menjadi wirausaha perlu mempunyai modal dasar yang kuat, konsep dan strategi dalam menghadapi situasi sulit untuk dapat bersaing dalam menghadapi tantangan terutama dalam perekonomian saat ini maupun yang akan datang. Strategi pengembangan kewirausahaan dilakukan melalui Meningkatkan kemampuan kewirausahaan, Membudayakan kewirausahaan, Memberdayakan sumber daya, Memberdayakan koperasi simpan pinjam dan lembaga keuangan mikro.

DAFTAR PUSTAKA

Afiah Nur Nunuy. 2009. Peran Kewirausahaan Dalam Memperkuat UKM Indonesia Menghadapi Krisis Finansial Global. Bandung

Joewono, Handito, 2011. Strategi Pengembangan Kewirausahaan Nasional. Infokop. Vol. 19 – Juli 2011

Modul Mata Kuliah Kewirausahaan 3. Universitas Mercu Buana. Jakarta


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.